• Music News
  • Get Ready For MLDARE2PERFORM Season 2!

Get Ready For MLDARE2PERFORM Season 2!

Tue, 04 October 2016

Lo tentunya masih ingat dengan MLDARE2PERFORM dari MLDSPOT kan? Ajang pencarian bakat para musisi muda ini memang tidak bisa dianggap enteng, karena terbukti, MLDARE2PERFORM melahirkan musisi yang luar biasa. Sebut saja MLD Jazz Project Season 1 dengan personil Kiara Riz pada vokal, Agil pada bass, Michael Setiawan pada keyboard, Mikail pada gitar, Rizal pada saxophone dan Karel William pada drum ini telah menjadi musisi yang diperhitungkan di blantika musik jazz Indonesia. Kini mereka tidak hanya manggung di gigs jazz, tetapi juga panggung yang bertaraf internasional!

Ingin menjadi seperti mereka? Tenang saja, Urbaners, MLDARE2PERFORM akan kembali lagi untuk memberikan kesempatan para musisi muda berbakat untuk menunjukkan kemampuannya dan bersaing dengan musisi profesional lainnya! Audisi MLDARE2PERFORM Season 2 akan diadakan lebih panjang dan tentunya lebih luas.

Untuk mekanisme MLDARE2PERFORM season 2 ini kurang lebih hampir sama dengan tahun lalu, tetapi kali ini dikemas lebih besar dan meriah. Terdapat 2 cara registrasi yang bisa lo lakukan, yakni online registration dan offline registrasion. Untuk online registrasion lo bisa medaftar dimanapun dengan mengupload video lo di Youtube dan meng-embednya di MLDspot.com/MLDare2Perform. Pendaftaran sudah dibuka, jadi lo udah mulai bisa ikutan ya!

Nah, kalau offline registration lo bisa mengambil formulir di beberapa tempat atau mendownload di MLDSPOT.com/MLDare2Perform. Offline audition hanya bisa dilakukan di beberapa kota yakni Jakarta, Jogja, Bandung, dan Surabaya pada akhir Oktober sampai awal November 2016.

Event MLDARE2PERFORM season 2 ini bekerja sama dengan beberapa sekolah musik di berbagai kota. Jakarta: Farabi Music School dan Chic Music School, Surabaya: Farabi Music School.

Masih sama dengan tahun lalu, proses penyeleksian MLDARE2PERFORM Season 2 akan melibatkan musisi-musisi jazz legendaris Indonesia, yakni Syaharani – Vocal, Nikita Dompas – Gitar, Adra Karim – Keyboard, Indro Hardjodikoro – Bass, Devian Zikri – Saxophone, Aksan Sjuman – Drum. Nantinya mereka akan menjadi juri sekaligus mentor para peserta yang lolos audisi.

Menarik banget kan? Makanya jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi musisi jazz profesional, siapa tau saja karir kalian nanti menjadi seperti mereka!

Pecinta Musik Wajib Datangi Museum Musik Indonesia di Malang

Monday, February 17, 2020 - 15:41
: Bagian depan dari Gedung Museum Musik Indonesia

Kota Malang memang menjadi salah satu kota paling populer di Indonesia. Selain memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik, di kota ini rupanya juga memiliki museum musik yang wajib didatangi oleh para pecinta musik. Museum Musik Indonesia yang terletak di Jalan Nusakambangan No. 19, Kota Malang ini merupakan satu-satunya museum seni musik yang ada di Indonesia.

 

Punya Banyak Koleksi yang Menarik

Museum Musik di Kota Malang ini memiliki banyak koleksi yang sangat menarik. Sejak tahun 2009 sampai tahun 2018 lalu Museum Musik ini diketahui memiliki lebih dari 26 ribu koleksi yang berhubungan dengan dunia musik. Mulai dari kaset, leaflet, CD, poster, buku musik, piringan hitam, peralatan audio hingga alat musik koleksi dari para musisi. Menariknya, di museum musik ini juga terdapat kostum dari koleksi para musisi.

Koleksi yang ada di Museum Musik ini rupanya sebagian besar didapatkan dari sumbangan masyarakat baik dari Malang ataupun luar Malang. Selain itu, juga terdapat beberapa musisi yang rela turut menyumbangkan barang-barangnya untuk dijadikan koleksi di museum yang satu ini. Sekitar 60 sampai 70 persen dari koleksi yang ada di museum ini berasal dari musisi Tanah Air. Sedangkan sisanya berasal dari musisi luar negeri. Koleksi di museum ini juga terdiri dari cukup banyak genre mulai dari lagu daerah, jazz, pop, rock, latin hingga lagu anak-anak.

 

Baru Diresmikan pada Tahun 2016 Lalu

Meskipun telah memiliki jumlah koleksi yang cukup banyak, Museum Musik ini baru diresmikan pada tahun 19 November 2016 lalu. Peresmian tersebut langsung dihadiri oleh pihak Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan bertempat di Gedung kesenian Gajayana lantai 2 di Jalan Nusakambangan No. 19 Malang.

Museum Musik ini juga telah didaftarkan ke Kementrian Hukum dan Ham. Pemerintah Kota Malang juga telah memberikan izin kepada pengelola museum untuk menempati Gedung Kesenian Gajayana. Jadi Gedung Kesenian Gajayana telah resmi menjadi lokasi dari Museum Musik tersebut. Sebelum menempati gedung tersebut, Museum Musik ini cukup sering berpindah tempat.

Sejarah Berdirinya Museum Musik

Koleksi di museum musik yang tertata rapi di display

 

Sejarah dari Museum Musik ini cukup menarik lho, Urbaners. Berawal dari koleksi yang dimiliki oleh salah satu pendirinya, Hengki Herwanto, kemudian museum ini bisa berkembang menjadi lebih besar. Sejak sekitar tahun 2009 lalu Hengki Herwanto berencana untuk mendirikan Galeri Malang Bernyanyi dan hanya memiliki sekitar 250 koleksi saja. Koleksi yang terdiri dari CD, kaset hingga piringan hitam itu merupakan milik dari Hengki Herwanto dengan teman-temannya.

Kemudian koleksi tersebut disimpan di garasi rumah Hengki Herwanto yang berada di jalan Citarum. Galeri koleksi musik itu pun semakin dikenal luas sehingga pada tahun 2013 mereka memindahkannya di sebuah rumah kontrakan di Griya Santa. Setelah itu, baru di tahun 2016 galeri musik itu pindah ke Gedung Kesenian Gajayana dan resmi disebut sebagai Museum Musik Indonesia.

Itulah sedikit ulasan mengenai Museum Musik Indonesia yang terletak di Malang. Apakah lo berencana untuk mampir ke tempat ini saat berkunjung ke Malang?

 

Sources: jawapos.com, kumparan.com, goodnewsfromindonesia.id