• Music News
  • Jasmine Thompson, YouTuber yang Sukses Jadi Penyanyi

Jasmine Thompson, YouTuber yang Sukses Jadi Penyanyi

Wed, 28 December 2016

Bagi lo yang suka musik-musik YouTube, mungkin lo nggak asing dengan nama Jasmine Thompson. Wanita bersuara merdu ini memang memulai karirnya dari YouTube dan menjadi bintang di usia muda. Hingga bulan Agustus 2016, channel YouTube miliknya sudah di-subscribe oleh 2,36 juta orang dari seluruh dunia dengan jumlah penonton hingga 350 juta views.

 

Jutaan subscriber

Jasmine Ying Thompson adalah penyanyi asal Inggris yang memulai karirnya dengan merekam dirinya sendiri bernyanyi di depan kamera dan menguploadnya di YouTube. Ya, Jasmine merupakan salah satu penyanyi YouTube yang sedang naik daun saat ini. Ketik saja nama ‘Jasmine’ di kotak pencarian YouTube, maka namanya yang akan muncul di atas sendiri.

Penyanyi berparas oriental ini memiliki suara yang lembut. Tak jarang orang menjuluki suara Jasmine seperti layaknya bidadari yang bernyanyi.

Hebatnya, hingga bulan Agustus 2016, kanal pribadi miliknya sudah di-subscribe hingga 2,36 juta pengguna. Jangan kaget melihat jumlah viewer video miliknya yang sudah mencapai lebih dari 350 juta views.

 

Ada dua album

Salah satu video yang paling populer dari Jasmine Thompson adalah video cover lagu berjudul Ain’t Nobody milik Chaka Khan. Versi cover akustik ini bahkan masuk ke nomor 32 di UK Singles Chart. Lagu ini bahkan di-remix kembali oleh DJ Felix Jaehn di tahun 2015 bahkan menjadi hit besar yang nangkring di urutan kedua.

Jadi YouTuber bukan berarti tak punya album. Di tahun 2013, Jasmine sempat merilis album berjudul Bundle of Tantrum. Album ini merupakan album yang dirilisnya secara indie, dengan komposisi lagu-lagu cover antara lain La La La (Naughty Boy), Let Her Go (Passenger), dan Titanium (David Guetta). Tak lupa juga lagu cover andalannya, Ain’t Nobody dari Chaka Khan. Di tahun yang sama, Jasmine juga sempat mendukung konser tur akustik penyanyi Australia fenomenal, Cody Birmingham.

Album ini dilanjutkan dengan album kedua berjudul Another Bundle of Tantrum yang isinya juga seputar lagu-lagu cover. Salah satunya adalah Ain’t Nobody, lagi.

 

Penasaran dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Jasmine? Langsung saja mampir ke YouTube dan mencari lagu cover Ain’t Nobody dan Titanium. Lo pasti langsung jatuh cinta dengan suara lembutnya serta paras cantiknya yang bermata sayu.

Pecinta Musik Wajib Datangi Museum Musik Indonesia di Malang

Monday, February 17, 2020 - 15:41
: Bagian depan dari Gedung Museum Musik Indonesia

Kota Malang memang menjadi salah satu kota paling populer di Indonesia. Selain memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik, di kota ini rupanya juga memiliki museum musik yang wajib didatangi oleh para pecinta musik. Museum Musik Indonesia yang terletak di Jalan Nusakambangan No. 19, Kota Malang ini merupakan satu-satunya museum seni musik yang ada di Indonesia.

 

Punya Banyak Koleksi yang Menarik

Museum Musik di Kota Malang ini memiliki banyak koleksi yang sangat menarik. Sejak tahun 2009 sampai tahun 2018 lalu Museum Musik ini diketahui memiliki lebih dari 26 ribu koleksi yang berhubungan dengan dunia musik. Mulai dari kaset, leaflet, CD, poster, buku musik, piringan hitam, peralatan audio hingga alat musik koleksi dari para musisi. Menariknya, di museum musik ini juga terdapat kostum dari koleksi para musisi.

Koleksi yang ada di Museum Musik ini rupanya sebagian besar didapatkan dari sumbangan masyarakat baik dari Malang ataupun luar Malang. Selain itu, juga terdapat beberapa musisi yang rela turut menyumbangkan barang-barangnya untuk dijadikan koleksi di museum yang satu ini. Sekitar 60 sampai 70 persen dari koleksi yang ada di museum ini berasal dari musisi Tanah Air. Sedangkan sisanya berasal dari musisi luar negeri. Koleksi di museum ini juga terdiri dari cukup banyak genre mulai dari lagu daerah, jazz, pop, rock, latin hingga lagu anak-anak.

 

Baru Diresmikan pada Tahun 2016 Lalu

Meskipun telah memiliki jumlah koleksi yang cukup banyak, Museum Musik ini baru diresmikan pada tahun 19 November 2016 lalu. Peresmian tersebut langsung dihadiri oleh pihak Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan bertempat di Gedung kesenian Gajayana lantai 2 di Jalan Nusakambangan No. 19 Malang.

Museum Musik ini juga telah didaftarkan ke Kementrian Hukum dan Ham. Pemerintah Kota Malang juga telah memberikan izin kepada pengelola museum untuk menempati Gedung Kesenian Gajayana. Jadi Gedung Kesenian Gajayana telah resmi menjadi lokasi dari Museum Musik tersebut. Sebelum menempati gedung tersebut, Museum Musik ini cukup sering berpindah tempat.

Sejarah Berdirinya Museum Musik

Koleksi di museum musik yang tertata rapi di display

 

Sejarah dari Museum Musik ini cukup menarik lho, Urbaners. Berawal dari koleksi yang dimiliki oleh salah satu pendirinya, Hengki Herwanto, kemudian museum ini bisa berkembang menjadi lebih besar. Sejak sekitar tahun 2009 lalu Hengki Herwanto berencana untuk mendirikan Galeri Malang Bernyanyi dan hanya memiliki sekitar 250 koleksi saja. Koleksi yang terdiri dari CD, kaset hingga piringan hitam itu merupakan milik dari Hengki Herwanto dengan teman-temannya.

Kemudian koleksi tersebut disimpan di garasi rumah Hengki Herwanto yang berada di jalan Citarum. Galeri koleksi musik itu pun semakin dikenal luas sehingga pada tahun 2013 mereka memindahkannya di sebuah rumah kontrakan di Griya Santa. Setelah itu, baru di tahun 2016 galeri musik itu pindah ke Gedung Kesenian Gajayana dan resmi disebut sebagai Museum Musik Indonesia.

Itulah sedikit ulasan mengenai Museum Musik Indonesia yang terletak di Malang. Apakah lo berencana untuk mampir ke tempat ini saat berkunjung ke Malang?

 

Sources: jawapos.com, kumparan.com, goodnewsfromindonesia.id