Frau, Suara Surga dari Jogja

Fri, 07 April 2017

Namanya Leilani Hermiasih. Biasa dipanggil Lani. Lahir di Yogyakarta, kota istimewa yang banyak menghasilkan seniman besar. Lani bisa dibilang perempuan biasa-biasa saja. Bahkan cenderung sosok yang pemalu. Bicaranya pun terkesan kaku.

Tapi cobalah saksikan saat ia di atas panggung. Seperti hilang kesadaran melihat kelincahan jemarinya bergerak di sekujur tuts keyboard. Belum lagi jika suaranya mulai didendangkan. Urbaners seperti dibawa ke dimensi lain. Damai dan menenangkan seperti surga.

Usianya masih muda, 26 tahun. Tapi bakat dalam dirinya luar biasa. Anak seorang pemain dan pembuat gamelan ini pandai bernyanyi, memainkan piano, dan menulis syair. Banyak menyebutnya sebagai “permata” musik Indonesia yang punya masa depan cerah.

Jalan hidup Lani berubah setelah diundang program Kick Andy Metro TV pada tahun 2009. Bersama band indie papan atas Indonesia seperti White Shoes & The Couples Company, Lani sukses membius seisi studio lewat penampilannya.

Suaranya teduh, menenangkan hati. Jemarinya lincah memijit lembut tuts piano elektrik di depannya yang diberinya nama Oskar. Lani melantunkan lagu dengan syair yang indah dalam “Mesin Penenun Hujan”, sebuah nomor cantik yang mengorbitkan namanya.

Pada kesempatan itu, Lani menggunakan nama Frau karena merasa lebih sreg. "Frau berarti Nyonya dalam bahasa Jerman. Bagi saya, dalam kata itu tersirat tiga makna: perempuan, dewasa, dan tegas. Ini doa," ungkap gadis berdarah campuran Indo-Jepang ini.

Sejak itu, Frau langsung mencuri hati banyak penyuka musik. Lewat sejumlah lagu ciptaannya yang cuma menggabungkan vokal dan piano, Frau banjir pujian banyak media dan kritikus musik.

Meski banyak pujian, Frau tak mau ambil pusing. Ia mengungkapkan apa yang sudah diciptakannya hanyalah buah kecintaannya terhadap musik, kesenangannya membuat lagu, dan keinginannya berbagi kepada penyuka musik. Ia tak punya impian muluk-muluk untuk jadi penyanyi besar.

"Kalau jadi musisi enggak, tapi kalau dalam hal lain mungkin iya. Musik buat ku itu hobi. Misalnya jadi peneliti di bidang musik mungkin bisa, tapi kalau aku membuat musik untuk beli susu anakku enggak," ujar Frau.

Kemampuan Frau memainkan tuts-tuts piano bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja secara instan. Kecintaan itu kepada piano sudah tumbuh sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar.

Lingkungan keluarga, terutama ayah dan ibunya, yang banyak memainkan alat musik tradisional gamelan, semakin menumbuhkan jiwa musikal yang kuat dalam diri perempuan kelahiran Yogyakarta pada 2 Mei 1990 itu.

"Ayah saya seorang pemain dan pembuat gamelan dan ibu saya datang ke Indonesia untuk belajar gamelan. Jadi, saya kira, sejak beberapa hari setelah lahir pun saya sudah berkenalan dengan musik," ungkap Frau.

Proses panjang putri kedua pasangan Suhirdjan dan Joan Miyo Suyenaga dalam berekspresi dan berkreasi dengan Oskar-nya kemudian melahirkan sejumlah lagu. Sumber inspirasinya dari kehidupan sehari-hari.

Frau menyatakan, ia dengan Oskar-nya akan terus berlanjut hingga waktu yang tidak dibatasi olehnya. "Tidak ada target khusus. Saya hanya ingin bisa terus berekspresi lewat medium ini sampai kapan pun," tegasnya. Terus berkarya Frau.

 

 

Source: Rollingstone.co.id

Grup Musik Populer yang Akan Comeback di Tahun 2020

Tuesday, December 31, 2019 - 14:47
Personil My Chemical Romance berdiri berdampingan, masing-masing mengenakan jaket warna berbeda

Banyak momen seru yang terjadi pada industri musik global selama tahun 2019, mulai dari TikTok yang viral sampai berbagai lagu yang sukses pecahkan rekor Billboard. Sebagai music lovers, tentunya lo berharap tahun 2020 nanti bakal memberikan berbagai kejutan musik yang nggak kalah seru. Sepertinya harapan lo bakal terkabul, Urbaners, karena ada sejumlah grup musik ternama yang dikabarkan bakal comeback pada tahun 2020 nanti!

 

Pussycat Dolls

Para anggota Pussycat Dolls dalam kostum bertema warna hitam, putih, dan merah, di salah satu event

Rumor bahwa Pussycat Dolls bakal comeback tentunya nggak muncul begitu saja. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, girlband asal Amerika ini tampil bersama di panggung. Mereka menjadi bintang tamu di acara X Factor yang tayang pada 30 November 2019 kemarin. Nggak cuma membawakan medley lagu-lagu hits mereka terdahulu, Pussycat Dolls juga menampilkan cuplikan lagu terbaru mereka, React. Karena penampilan di X Factor ini, banyak fans menebak kalau Pussycat Dolls bakal comeback pada 2020.

 

Fifth Harmony

Keempat anggota Fifth Harmony berdiri berdampingan di salah satu event

Grup musik jebolan X Factor ini memang belum terlalu lama hiatus, tepatnya pada tahun 2018 lalu. Hebatnya, sebelum vakum mereka tetap memutuskan buat jalan berempat sebagai grup setelah ditinggal oleh salah satu personilnya, Camila Cabello. Setelah vakum, masing-masing personil Fifth Harmony cukup sibuk dengan karya masing-masing. Namun, banyak yang memperkirakan bahwa mereka bakal comeback pada tahun 2020.

 

Fun

Tiga personil Fun, dalam kostum kemeja warna-warni

Masih ingat dengan lagu Some Nights yang dibawakan oleh Fun? Walaupun mungkin terkesan sebagai lagu one hit wonder karena setelahnya Fun seolah menghilang, sebetulnya Fun nggak pernah break-up. Fun adalah grup musik asal Amerika yang terdiri dari 3 anggota, yaitu Jack, Nate, dan Andrew. Memutuskan vakum sejak Februari 2015, Fun tetap memberi update kepada fans melalui website, bahwa mereka sedang mencoba untuk membuat karya baru. Siapa tahu bakal rilis pada 2020, kan?

 

My Chemical Romance

My Chemical Romance saat reuni manggung di Los Angeles, terlihat sang vokalis mengenakan kemeja hijau

Setelah 7 tahun, akhirnya My Chemical Romance (MCR) kembali tampil di atas panggung membawakan lagu-lagu hits mereka seperti Welcome to The Black Parade dan I’m Not Okay (I Promise). Reuni MCR ini diadakan di Los Angeles, California, pada 20 Desember 2019. Tahun depan, mereka juga sudah mengantongi jadwal manggung di 3 negara, yaitu Jepang, Australia, dan New Zealand. Banyak orang berspekulasi bahwa MCR bakal membuat album baru setelahnya.

 

Kalau memang 4 grup musik tersebut benar-benar bakal comeback, bisa dipastikan skena musik global jadi lebih seru. Dari deretan grup musik di atas, mana yang paling lo tunggu comeback-nya, Urbaners?

 

 

Sources: nme.com, huffingtonpost.co.uk, idntimes.com, loudersound.com