Mengenal Musik Jazz lebih Dekat Melalui Komunitas Musik Jazz Indonesia - MLDSPOT
  • Music News
  • Mengenal Musik Jazz lebih Dekat Melalui Komunitas Musik Jazz Indonesia

Mengenal Musik Jazz lebih Dekat Melalui Komunitas Musik Jazz Indonesia

Tue, 15 August 2017
Komunitas musik jazz Indonesia

Sebagai salah satu wujud kebudayaan masyarakat yang mencintai seni, musik adalah bagian yang tidak terpisahkan yang selalu berkembang waktu demi waktu. Di dalamnya, komunitas musik menjadi motor penggerak utama yang memegang andil dalam berkembangnya suatu genre musik tertentu. Adanya komunitas musik di berbagai daerah memungkinkan perkembangan musik tetap berjalan, Urbaners!

 

Komunitas Musik Jazz di Indonesia

Komunitas musik merupakan hal yang sangat baik, khususnya bagi suatu aliran musik tertentu. Musik jazz pada dasarnya bukan aliran yang paling banyak didengarkan di Indonesia. Namun, para penikmat musik jazz tetap ada dan bertahan dari masa ke masa. Untuk itu, komunitas musik jazz merupakan salah satu jalan keluar yang terbaik untuk menjaga perkembangan musik tersebut. Di Indonesia, kini telah banyak terdapat komunitas musik jazz di berbagai daerah. Setiap penikmat musik jazz memiliki banyak pilihan untuk bisa bergabung dan belajar banyak hal tentang musik jazz dari setiap komunitas tersebut.

Misalnya ada Klab Jazz dari kota Bandung. Komunitas yang diawali dari segelintir pencinta musik jazz ini mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan dan memasyarakatkan musik jazz di kota tersebut. Hasilnya, kini tidak sedikit lapisan masyarakat yang mengenal, menikmati, dan ikut mengembangkan musik jazz ini.

Lainnya, ada TwoSix, komunitas Jazz di kota Pahlawan Surabaya. Misi yang diemban komunitas ini, juga adalah jazz untuk semua orang. Musik jazz yang dulunya dikenal sebagai musik kalangan atas dan hanya dinikmati oleh golongan tertentu saja, kini telah mulai merambah jiwa-jiwa muda kota Surabaya tanpa batasan status sosial. Entah kaya atau miskin, tua muda, semua bisa menikmati aliran musik jazz di dalam sanubarinya.

Di antara komunitas musik tersebut, Komunitas Jazz Kemayoran (KJK) adalah salah satunya yang hadir sebagai pemuas dahaga bagi para penikmat musik jazz di Jakarta. Komunitas ini bertujuan untuk memperkenalkan musik jazz di masyarakat sekaligus sebagai ajang kumpul musisi jazz tanah air untuk saling bertukar pikiran. Seperti apa kegiatan dari Komunitas Jazz Kemayoran?

 

Ajang Jazz Setiap Minggu

Ajang Jazz Setiap Minggu - Komunitas musik jazz Indonesia

Di rumah yang terletak di Jalan Kampung Irian 1 No. 31 10/16, Kemayoran, Jakarta Pusat, berdiri markas Komunitas Jazz Kemayoran (KJK), di mana para anggotanya selalu berkumpul untuk bersilaturahmi. Tempat tersebut merupakan rumah dari pendiri KJK, Beben Supendi Mulyana atau kerap disapa Beben Jazz, yang juga seorang dosen seni musik di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Setiap Kamis malam, pukul 8-11 tepatnya, selalu diadakan event jazz yang menarik. Acara yang bertajuk ‘Kamisan’ ini merupakan ajang kumpul para anggota. Tidak hanya sekadar berbincang, ada pula unsur edukasi di setiap Kamisan. Yang menarik, setiap Kamisan selalu memiliki tema khusus sehingga para anggota tidak melulu melakukan hal yang sama.

Tidak hanya pecinta jazz saja yang bisa bergabung di ajang Kamisan. Urbaners yang merupakan penikmat musik aliran selain jazz,  orang-orang dari berbagai kalangan, mahasiswa atau karyawan, bisa main musik atau tidak, bisa turut bergabung di ajang tersebut.

 

Konsep “Jazz untuk Semua”

Konsep “Jazz untuk Semua” - Komunitas musik jazz Indonesia

Dari pertemuan Kamisan yang hanya dihadiri oleh empat belas orang, saat ini tidak kurang dari seribu orang tergabung dalam KJK. Yang membanggakan, sudah ada setidaknya seratus grup band jazz yang lahir dari komunitas ini. Tidak salah bila setiap tahunnya selalu ada wakil dari KJK pada setiap event jazz nasional.

Komunitas ini dibentuk sejak tanggal 17 Maret 2004 dan Beben Jazz ingin agar komunitas jazz memiliki hubungan yang erat dengan visi dan misi, antara lain silaturahmi lewat jazz, edukatif, serta bermanfaat. Dari sinilah dibentuk program Belajar Jazz Gratis, di mana para anggota bisa berlatih bermain alat musik ala musisi jazz profesional. Beben ingin agar konsep “Jazz Untuk Semua” benar-benar digalakkan dan menjadi suatu budaya di Indonesia.

komunitas musik jazz

Bergabung dengan sebuah komunitas musik jazz Indonesia tidak sulit. Asalkan Urbaners punya ketertarikan yang dalam tentang musik jazz dan punya komitmen dan dedikasi untuk menjadi bagian dari komunitas tersebut, maka lo bisa bergabung dalam komunitas ini. Di dalam komunitas ini, Urbaners bisa ikut berkembang dan mengembangkan musik jazz itu seiring waktu!

Jelas, manfaat dari bergabung dengan komunitas musik jazz Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Dengan bergabung dalam komunitas musik, Urbaners bisa mengenal musik jazz lebih dalam lagi. Urbaners bisa belajar banyak dari mereka-mereka yang tahu jazz lebih banyak dan lo juga bisa berbagi dan bertukar pikiran tentang jazz lewat cara yang santai.

 

Sources:
komunita.id/2016/07/12/komunitas-jazz-kemayoran-wadah-para-penikmat-musik-jazz/
wartajazz.com/category/komunitas/jakarta-jazz-society
bebenjazz.com/kjk-about.php
generation-g.id/styleofnewgeneration/post/the-unity-of-jazz-community
infobdg.com/v2/klab-jazz-komunitas-pecinta-musik-jazz-di-bandung/
miner8.com/id/7470

Kupas Tuntas Sejarah Gitar dan Perkembangnya

Tue, 13 April 2021
sejarah gitar

Buat lo penggemar musik akustik pasti udah akrab dengan alat musik yang satu ini, gitar. Gitar memang menyimpan ciri khasnya tersendiri ya, bro. Dengan rangkaian senar yang tepat, bisa menghasilkan irama harmonis dan bernada merdu. Para musisi juga mengakui kalo gitar adalah salah satu instrumen yang nggak bisa dihilangkan saat tengah bermain musik.

Alat musik petik ini memang banyak digemari karena gampang dimainkan, namun masih banyak yang belum tau asal usul gitar. Pasalnya, alat musik ini menyimpan sejarah berliku dan mengalami perubahan dari tiap zaman. Biar makin tau sejarah gitar dan perkembangannya, baca tuntas artikel ini ya, bro.

Sejarah Alat Musik Gitar

sejarah gitar

Credit image - unsplash

Sebenarnya asal usul alat musik petik ini masih menjadi bahan perdebatan bagi sejumlah pengamat musik. Banyak yang meyakini gitar berasal dari negara Spanyol pada abad ke-16 dari guitarra latina, alat musik abad pertengahan dengan desain berlekuk, serta dilengkapi empat senar berpasangan yang bisa menghasilkan bunyi berbeda-beda.

Pada masa itu, gitar hanya memiliki nada dasar, yaitu C – F – A – D’, penyeteman dari empat bagian tengah lute dan vihuela. Gitar abad ke-16 juga memiliki ukuran relatif lebih kecil, serta lubang suara yang belum melebar seperti gitar masa kini.

Selain itu, terdapat empat rangkaian senar yang membentang dari pegbox mirip biola ke jembatan tegangan yang direkatkan ke papan suara, atau belly penopang tarikan langsung dari senar. Di bagian perut gitar terdapat lubang suara melingkar, yang biasanya dihiasi dengan ukiran kayu mawar.

Proses Reinkarnasi yang Panjang

Seiring perkembangan zaman, gitar mengalami banyak perubahan pada instrumennya. Senar kelima ditambahkan sebelum tahun 1600, lalu pada akhir abad ke-18, berjumlah enam senar dengan sistem penyeteman yang masih sangat standar. Dari sinilah, lo bisa mengenal beberapa kunci nada seperti E – A – D – G – B – E’.

Sementara di abad ke-19, sekrup logam diganti dengan pasak penyetelan. Fret awal yang diikat diganti dengan fret gading atau logam bawaan pada abad ke-18. Fingerboard gitar juga dinaikkan sedikit di atas tingkat perut dan dibuat melebar hingga ke tepi lubang suara. Bagian tubuh gitar pun dibuat lebih luas dan lebih dangkal dengan papan suara yang sangat tipis, sehingga menghasilkan peningkatan sonoritas.

Secara internal, batang melintang yang memperkuat papan suara diganti dengan batang radial yang menyebar di bawah lubang suara. Pada bagian leher gitar yang sebelumnya dipasang pada balok kayu, dibentuk menjadi menyerupai penahan atau sepatu yang menonjol ke dalam tubuh, dan direkatkan ke belakang fungsinya untuk memberikan stabilitas terhadap tarikan senar.

Inovasi Besar pada Abad 19

sejarah gitar

Credit image - unsplash

Selama abad ke-17, keberadaan gitar semakin dikenal karena popularitas lute dan vihuela menurun. Pada saat itu juga ada beberapa gitaris virtuoso menjadi terkenal di Eropa, diantaranya; Gaspar Sanz (1674-an), Robert de Visée (1650–1725), Fernando Sor (1778–1839), dan Joseph Kaspar Mertz (1806–56).

Namun akhir abad ke-19 popularitas gitar justru menyusut, tapi untungnya ada perubahan besar melalui tangan Antonio Torres, ia berhasil membuat perkembangan gitar semakin pesat. Instrumen yang dihasilkan adalah gitar klasik, dirangkai dengan tiga gut dan tiga senar sutra yang dipintal logam.

Buat lo yang belum tau, sebagian inovasi gitar pada abad ke-19 merupakan hasil karya Torres, bro. Ia menggunakan bahan nylon atau plastik untuk menghasilkan suara lebih nyaring dan merdu. Jenis gitar yang dihasilkan yaitu gitar 12-senar atau double-course, jaranan Meksiko dan charango Amerika Selatan, keduanya gitar kecil dengan five-course. Seiring berkembangnya zaman, alat musik gitar juga semakin beragam, mulai dari ukulele, gitar akustik, gitar listrik, sampai bass. Perubahan besar dimulai dari sini, bro!

Perkembangan Gitar di Indonesia

Pasti lo juga penasaran bagaimana alat musik gitar masuk ke Indonesia kan, bro? Untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia mengenal gitar dari orang-orang Portugis yang saat itu menjadi tawanan kolonial Belanda. Biar nggak bosan di dalam tahanan, mereka berbicara dengan musik dan alat musik yang digunakan adalah gitar.

Sejak saat itu, perkembangan gitar di Indonesia semakin popular dan mulai dimainkan bersama dengan kesenian tradisional lainnya, termasuk musik keroncong. Setelah kemerdekaan, muncul beberapa gitaris tanah air seperti Linda Sukamta dan Andre Irawan, mereka berhasil memenangkan The First South East Asian Guitar Festival pada tahun 1977 dan 1978.

Meski kolonialisme meninggalkan rasa sakit, tapi melahirkan sebuah karya seni. Well, sebelum menjadi alat musik popular dan berpengaruh di dunia musik, gitar harus melalui perjalanan yang cukup panjang dan rumit ya, bro. Nah, sekarang lo udah tau kan bagaimana asal usul sejarah gitar?

 

Featured image - unsplash