Home Music Produktivitas Mondo Gascaro di Industri Musik Indonesia
Produktivitas Mondo Gascaro di Industri Musik Indonesia

Produktivitas Mondo Gascaro di Industri Musik Indonesia

Friday, September 14, 2018 - 11:02
Bagikan
Facebook Twitter Email

Siapa aja musisi Indie asal tanah air yang lo tahu, Urbaners? Nama Mondo Gascaro mungkin masih terdengar asing di telinga penikmat musik Indonesia. Padahal sebenarnya Gascaro udah cukup lama berkecimpung di industri musik tanah air, lho. Ia merupakan salah satu pendiri band Sore. Gascaro bahkan juga udah berulang kali membuat komposisi musik untuk berbagai film!

 

Mundur dari Sore

Mundur dari Sore

Beberapa dari lo mungkin ada yang mengenal Mondo Gascaro sebagai salah satu pendiri band Sore. Namun, pada 2012, musisi berdarah campuran Jepang dan Indonesia ini memutuskan untuk mundur dari band tersebut. Saat itu, Gascaro sudah merilis dua album bertajuk Centralismo (2005) dan Ports of Lima (2008).

Selepas dari Sore, Gascaro pun memilih untuk bersolo karir dalam bidang musik. Pada akhir 2014, ia memulai proyek solonya dengan merilis dua single berjudul Saturday Light dan Komorebi. Nggak cuma dalam bentuk digital, Gascaro juga merilisnya dalam format vinyl.

 

Laris di Jepang

Laris di Jepang

Pada 2015, Saturday Light dan Komorebi dirilis dalam bentuk kaset eksklusif 100 pieces dan sold out sampai habis di acara Record Store Day. Dua lagu inilah yang jadi awal pembuktian Gascaro bahwa ia tetap bisa berkarya di bidang musik dengan baik meski tidak bergabung lagi dengan grup band Sore. Nggak hanya rilis di Indonesia, piringan hitam 2 lagu ini juga dirilis di Jepang dan langsung laris dalam waktu 90 menit!

 

Pembuat musik film dan produser

Tak hanya berkutat dengan proyek karya musik Solo, Gascaro ternyata juga cukup aktif membuat komposisi musik untuk sejumlah film Indonesia. Sebut saja Quickie Express (2007), Berbagi Suami (2006), dan Pintu Terlarang (2008).

Dan, Urbaners, tahu nggak sih lo bahwa Gascaro juga menjadi produser musik untuk salah satu album Payung Teduh, yaitu Dunia Batas (2012)? Ada pula Morning Sugar (2013) milik Ayushita dan Angin Kencang (2015) milik Noh Salleh yang juga diproduksi Gascaro.

 

Nah, bagi yang belum pernah mendengarkan musik Mondo Gascaro, lo bisa segera buka Spotify atau Apple Music, Urbaners. Dijamin lo bakal ketagihan!

 

Source : mondogascaromusic.com, cnnindonesia.com, matamata.com