Home Scoop Nyali Teddy Adhitya

Nyali Teddy Adhitya

Monday, May 8, 2017 - 14:55
Bagikan
Facebook Twitter Email

Penampilannya penuh percaya diri, bisa membayar kepercayaan untuk main di panggung utama Kampoeng Jazz 2017. Kerja keras terasa sekali dalam setiap detik penampilannya.

Nama Teddy Adhitya, bukanlah anak kemarin sore. Kendati baru saja merilis debut album solo, namanya sudah malang melintang di banyak cerita musik. Karena percaya dengan kemampuannya, ia mencoba berbagai macam kesempatan di industri musik. Mulai dari label seorang Youtuber sampai penyanyi solo yang baru saja merilis album solo berjudul Nothing Is Real yang kental dengan aura soul.

Nothing Is Real yang berisi sembilan lagu adalah buah kerja kerasnya yang tidak sungkan untuk jatuh bangun menentukan nasibnya sendiri. Album itu dirilis secara independen. Teddy pun, misalnya, tidak ragu untuk menjual albumnya dari tangan ke tangan. Persis seperti apa yang ia lakukan di sela-sela kunjungannya ke Kampoeng Jazz.

Dengan mudah, ia memberitahu publik di mana ia sedang berada dan kemudian membiarkan mereka mendatanginya dan langsung menjual album ini. Cara sederhana ini, tentu saja membuat fanbasenya berkembang dengan sangat organik.

Dari segi materi, apa yang ia rekam di debut albumnya, bisa dipindahkan dengan baik ke atas panggung. Kualitas musiknya bagus. Dan disertai dengan rasa percaya diri yang baik, menyaksikannya di atas panggung seolah seperti melihat sebuah penyanyi sangat berbakat sedang menjalani tahapan dasar karirnya.

Penonton menikmati apa yang disajikan oleh Teddy di atas panggung. Yang menarik, ia sempat melakukan kesalahan di tengah-tengah setnya. Tapi, dengan kesigapannya untuk mengubah kesalahan itu dengan baik, seolah penonton tidak merasakan masalah penting akan kejadian itu. Showmanshipnya, tersaji dengan baik. Ia bisa meliuk-liuk dengan mudah mengikuti beat lagu tanpa menganggapnya sebagai sebuah persoalan penting.

Yang paling menarik adalah kendati dimainkan dalam Bahasa Inggris, lagu-lagu Teddy Adhitya mudah diterima oleh orang banyak. Groove-groove manis bisa muncul dari sejumlah materi yang ia mainkan di atas panggung.

Tidak heran jika kemudian, banyak penyanyi secara terbuka memberi dukungan padanya. Endorsement dari orang-orang seperti Tulus, misalnya, tentu saja akan lebih mudah mempertemukan Teddy Adhitya dengan orang-orang yang bisa menikmati musiknya. Ia benyali untuk bernyanyi.