• News
  • Ada Kios Pecel Lele Di Tengah Java Jazz Festival 2020

Ada Kios Pecel Lele Di Tengah Java Jazz Festival 2020

Thu, 06 February 2020
Tampak depan MLDSPOT Art & Sound Experience 2018

Pernah kepikiran nggak kenapa spanduk pecel lele selalu sama di mana pun? Mulai dari logo, font sampai ukuran pun seragam. Fenomena unik ini yang membuat spanduk pecel lele bisa dibilang merupakan salah satu ciri khas dari Indonesia. Nah, dengan mengadaptasi konsep spanduk pecel lele tersebut, Thinking Room berkolaborasi dengan MLDSPOT akan membuat instalasi MLDSPOT Art & Sound Experience yang out of the box di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 dengan bertemakan “Tenda Harmoni”.

Bagian depan MLDSPOT Art & Sound Experience 2019

MLDSPOT Art & Sound Experience sendiri adalah instalasi yang dibuat secara khusus oleh MLDSPOT untuk meramaikan Jakarta International BNI Java Jazz Festival setiap tahunnya. Dengan tema yang berbeda-beda, membuat MLDSPOT Art & Sound Experience cukup ditunggu oleh pengunjung setia pagelaran jazz tersebut.

Pas baru pertama masuk lo akan disambut dengan tulisah Mampir, Lihat, Dengar dengan desain yang menyerupai spanduk pecel lele. Suasana instalasi yang kental dengan warna biru tua, dipadukan dengan elemen-elemen desain yang unik, membuat lo seperti masuk dalam tenda sirkus dengan vibe street food legendaris tersebut. Eits, nggak cuma suasananya dong, akan ada banyak juga aktivitas menarik yang ada di dalamnya. Mau tau apa aja? Ini dia hint-nya, Urbaners!

Pemuda Sinarmas sedang menggunakan headphone dan sweater Adidas

 

Ber-koplo Ria Bersama Pemuda Sinarmas

Instalasi ini akan menjadi hal yang paling berbeda! Pasalnya kalau yang lain berlomba-lomba berkaitan dengan jazz, di Tenda Harmoni lo malah bisa ber-koplo ria bareng seorang Cassette Jockey yang lagi naik daun, siapa lagi kalau bukan Pemuda Sinarmas. Dan yang lebih unik lagi, konsepnya lo akan Silent Koplo dengan playlist yang akan membuat lo seperti ada di Jalur Pantura. Pemuda Sinarmas akan main selama 2 jam setiap harinya di MLDSPOT Art & Sound Experience dari jam 18.00-19.00 dilanjutkan 20.00-21.00. Silent Koplo ini bisa jadi alternatif menarik buat lo yang sedang menunggu musisi favorit lo manggung.

 

Trial Jadi Pengamen

Pernah mendengar mangkok dengan suara saxophone? Atau sendok garpu bersuara gitar? Nah, lo bisa menemui itu semua di “Ngamen Gratis”. Masih di area MLDSPOT Art & Sound Experience: Tenda Harmoni, lo bisa membunyikan alat-alat tersebut dan menciptakan musik lo sendiri. Nantinya akan ada alat-alat makan seperti botol kecap, mangkok, sendok garpu, dan masih banyak lainya yang ditempelkan dengan sebuah alat dan akan menghasilkan suara musik yang berbeda. Dan lebih serunya lagi, alat musik dengan total sekitar 30-an bisa lo mainkan bersama-sama maksimal 6 orang. Kapan lagi nge-band dengan alat makan?

 

Custom T-Shirt Lo Sendiri

Nggak cuma soal musik, di MLDSPOT Art & Sound Experience lo juga bisa custom t-shirt secara gratis! Lo bahkan bebas menaruh elemen design tersebut dengan jumlah yang tidak terbatas. Akan disediakan 100 t-shirt setiap harinya di jam-jam tertentu. Yakni 50 t-shirt di jam 16.00-18.00 (sebelum Maghrib) dan 50 t-shirt di jam 19.00-21.00 (setelah Maghrib). Desain yang disediakan pun inline dengan MLDSPOT Art & Sound Experience: Tenda Harmoni. Kebayang dong akan unik banget hasilnya?

Seorang pria bermain aplikasi TikTok dengan filter kepala hewan

 

TikTokan Di Gang Buntu

Buat lo yang lagi hobi bermain TikTok, MLDSPOT Art & Sound Experience: Tenda Harmoni ini menyediakan spot khusus buat lo. Letaknya di Gang Buntu, membuat lo bisa leluasa main TikTok dengan background video mapping dengan wording yang unik. Nah, kalau sudah bikin TikTok, share hasilnya di Instagram dan tag @MLDSPOT & teman-teman lo. Sertakan juga hashtag #MLDSPOTxJJF2020, #TASTETHEMUSIC, #MLDSPOTJJF20TIKTOK dan menangkan voucher belanja total jutaan rupiah!

Melihat Lebih Luas Dunia Menyelam yang Tidak Hanya Itu-itu Saja

Wednesday, February 12, 2020 - 13:44
Dua penyelam sedang sweeping di bawah laut untuk mengumpulkan sampah

Tidak ada yang menandingi keindahan bawah laut Indonesia. Setuju nggak, Urbaners? Namun salah satu objek wisata utama tersebut juga mengundang efek negatif, yakni sampah. Tidak hanya di tepi pantai, tetapi juga dasar laut. Melihat kondisi tersebut, para divers di Indonesia tidak tinggal diam. Seperti Divers Clean Action yang kerap sweeping kebersihan bawah laut Indonesia. Inilah salah satu yang digali lebih dalam di MLDSPOT TV Season 5 Episode 13. Dengan tema "Beyond Diving". Lo akan menemukan banyak fakta dibalik olahraga selam tersebut. Ssst.. ada juga ulasan tentang mermaid cantik yang menekuni dunia freediving, lho!

 

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Sampah merupakan salah satu masalah utama di Indonesia. Nggak hanya di darat, tetapi juga dasar laut. Menanggapi hal ini, para divers tidak mau berdiam diri. Seperti aksi nyata Divers Clean Action, sebuah LSM dan komunitas anak muda yang berfokus pada masalah sampah laut. Kepedulian mereka terhadap laut membuat diving nggak terbatas pada kegiatan hiburan dan olahraga saja.

Secara aktif, mereka mengajak warga lokal pesisir beserta masyarakat umum untuk memerangi sampah lautan. Kegiatan pembersihan rutin yang dilakukan juga tidak hanya satu tempat, Urbaners, Divers Clean Action juga menyeleksi 70 volunteers per tahunnya dengan memberikan dana untuk mengembangkan program pembersihan laut di daerah masing-masing. Organisasi satu ini juga rajin 'bersuara' diberbagai seminar, workshop & konferensi seperti Youth Marine Debris Summit (IYMDS) 2017, YSEALI Marine Debris Expedition 2018, dan Our Ocean Youth Leadership Summit 2018 untuk menyampaikan visi misi mereka ke masyarakat luas.

 

Nikita Fima: Freediving Mengajarkan untuk Melepaskan Yang Tidak Perlu

Nikita Fima menggunakan t-shirt merah mertuliskan "Freediving Society"

Mermaid doesn't exist! Sepertinya kalimat sudah tidak valid lagi. Karena Nikita Fima seorang freediver wanita Indonesia ini memiliki keseharian menjadi mermaid atau freediver. Wanita cantik satu ini tidak menyangka akan menghabiskan hidupnya under the sea. Sebelum fokus di freediving, Nikita sebenarnya sudah sempat mencoba peruntungan di berbagai bidang lainnya, tetapi ia mengaku, dunia freedive membuat hidupnya lebih simpel dan menantang secara bersamaan. Nikita mengakui kalau bukan hanya kesehatannya saja, tapi cara pandang hidupnya juga ikut berubah karena pengajaran dan teknik pernapasan freediving. Nikita juga kerap mengikuti kompetisi seperti Indonesia Apnea Competition (IAC) dan Sabang International Freedive. Ajang IAC menjadi yang paling berkesan baginya, soalnya kenekatannya kala itu justru membuatnya menyabet gelar juara untuk 6 kategori. Dan sekarang, ia menekuni dunia tersebut dengan menjadi professional mermaid di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall dan juga membuka Jakarta Mermaid School yang merupakan sekolah mermaid berlisensi pertama di Indonesia.

 

Time Spent
4