• Profile
  • Almira Joesoef: Everybody Love Singing, That's the Easiest Way to Have Fun with Music

Almira Joesoef: Everybody Love Singing, That's the Easiest Way to Have Fun with Music

Tue, 07 February 2017

Almira pemenang MLDare2Perform Season 2 kategori vokal memang memiliki suara yang jazzy banget. Wanita yang mengaku sedikit tomboy ini tumbuh di dunia musik, ayahnya yang sangat menggemari lagu progresif seperti Gun n' Roses dan Oasis, sedangkan ibunya yang menyukai musik klasik seperti jazz. Tapi siapa sangka, awal karirnya dalam bermusik bukan olah suara lho, Urbaners!

 

Dari Piano ke Vocal

Almira sudah mengenal musik sejak ia masih kecil, sejak dini ia selalu belajar piano klasik, bahkan mengambil mata kuliah piano di kampusnya. Lalu kok bisa Almira malah pindah haluan menjadi bernyanyi? Awal mula nya hal ini merupakan suatu kebetulan. Saat mengikuti kelas ansamble, rata-rata bermain piano dan drum, tetapi tidak ada vokalis. Langsung teman-temannya menunjuk Almira sebagai vokalisnya karena tau kemampuan bernyanyi Almira. Tidak menyangka hal tersebut menjadi titik baliknya dalam bermusik. Almira jadi sering diundang untuk mengisi event-event jazz.

 

Jazz is the concept of freedom

Referensi musik Almira yang "gado-gado" membuat Almira mencoba berbagai macam genre musik, dan akhirnya Almira memilih genre jazz sebagai kesukaanya. Yang membuat wanita satu anak ini cinta pada jazz yakni kebebasan musik jazz itu sendiri, "Jazz is the concept of freedom" ujar Almira, mulai dari kebebasan improvisasi sampai cara menyajikannya. Ia juga memberikan contoh saat manggung, biasanya pada saat latihan dan panggung sangatlah berbeda. What happens on stage was real!, latihan bersama lebih ke basic dan konsep performance, tapi selebihnya, akan mengalir secara natural diatas panggung.


Pembuktian Almira sebagai singer mom

Almira sempat ragu untuk mengikuti audisi MLDare2Perform Season 2 kemarin, karena pasalnya ia baru saja melahirkan sehingga concern dengan buah hatinya, dan ia ingin launching album solo. Tapi akhirnya hal tersebut tidak menjadi halangan untuk Almira mencoba peruntungan audisi. Karena menurutnya, ini adalah kesempatan emas untuk memperluas link dalam bermusik dan juga menambah pengalaman. Almira juga mengaku, ia ingin membuktikan bahwa dirinya sebagai singer mom bisa establish di dunia musik atas kemampuannya sendiri, bukan karena nama suaminya yang memang sudah sukses sebagai musisi.

 

Almira dan MLD Jazz Project Season 2

Meskipun para personil MLD Jazz Project season 2 terbilang baru bertemu, tapi Almira mengakui bahwa mereka gokil-gokil, tinggal bagaimana menyatukan chemistry satu sama lain. Band ini bisa seterusnya berjalan, karena menurutnya, seru juga memiliki band yang lebih solid satu sama lain. Almira juga berharap ia dan personil lainnya bisa berkembang nggak cuma dari segi tehnik, tapi pendewasaan dalam bermusik.

 

Menurut Almira tentang jazz Indonesia

Menurutnya, Jazz di Indonesia sangat luar biasa, musisi-musisi jazz Indonesia tidak kalah dengan jazz Amerika. Hanya yang kurang adalah masalah pendidikan dalam bermusik itu sendiri, dan terkadang musik masih dipandang sebelah mata. Indonesia belum menyadari bahwa musik bisa ikut memajukan suatu negara.

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sun, 29 December 2019
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice