Home Scoop Apa Yang Mereka Lakukan Setelah Tur Berakhir
Apa Yang Mereka Lakukan Setelah Tur Berakhir

Apa Yang Mereka Lakukan Setelah Tur Berakhir

Wednesday, May 8, 2019 - 14:21
Bagikan
Facebook Twitter Email

Bagi musisi, khususnya musisi jazz, kesempatan pergi tur dengan intensitas tinggi seperti MLDSPOT Intimate Sound adalah hal yang langka. Ketika telah berakhir, ada banyak kesan mendalam yang terekam.

Buat Monita Tahalea, Gerald Situmorang dan Sri Hanuraga, tur memang berakhir di Balai Resital Kertanegara, Jakarta. Tapi, cerita yang disimpan akan bertahan dalam waktu yang lama.

“Ini memang sesuatu yang sudah kami tunggu jadi kenyataan, dengan membawa Dandelion tur ke banyak kota. Kebetulan kejadian sekarang, walaupun nggak full team, tapi setidaknya gue bersama dua orang teman terbaik gue, Gerald dan Aga,” kata Monita.

Penghujung tur, memang selalu menyisakan romantisme yang tinggal. “Bagian terbaiknya, kita bisa perform seluruhnya lagu kita. Bahkan mereka rekomendasi main dua jam, tapi buat kita kurang. Karena perlu membuat balance antara karya masing-masing dari kita. Dan dapat kebebasan itu, gue sih seneng banget bisa mainin karya di tiap kota yang beda dan bunyinya beda. Cukup fresh,” sambung Gerald.

Sementara Aga, musisi yang paling ‘aneh’ musiknya, mengaku bersyukur bisa terlibat di MLDSPOT Intimate Sound ini. “Gue seneng ketemu crowd baru sih. Sepanjang tur ini, gue bisa ketemu yang bukan crowd gue biasanya. Somehow, mereka resepsinya ok menerima musik gue,” katanya.

Apa Yang Mereka Lakukan Setelah Tur Berakhir

Monita menambahkan, “Keseluruhan tur ini komplit sih. Gue selalu menikmati bagian-bagian di mana kita siap-siap manggung, udahan manggung, di bus gelar-gelar kasur. Gue suka banget dapat bus sendiri dengan nama kita bertiga. Nggak pernah kebayang sih sebelumnya. Kita bisa tur bawa karya sendiri tanpa dibatasi.”

Seluruh ekspektasi bertemu. Pengalaman berkeliling secara intens memberikan cerita baru yang belum terjadi sebelumnya. Musik jazz di Indonesia berkelana memasuki ruang-ruang yang tidak besar tapi berarti. Kata Gerald, “Si Aga aja bilang, tur di Eropa nggak kayak gini. Buat musisi jazz, ok banget. Nggak pernah kebayang sebelumnya.”

Apa Yang Mereka Lakukan Setelah Tur Berakhir

Bagaimanapun, keseruan harus diakhiri. Walau kita sama-sama tahu, selalu ada kali berikut. “Kalau bisa dibawa ke kota lain,” harap Gerald sambil menutup obrolan.