• News
  • Arrack & Spice, Racik Cocktail Modern dengan Bahan Tradisional

Arrack & Spice, Racik Cocktail Modern dengan Bahan Tradisional

Fri, 16 August 2019
Tampilan interior Arrack & Spice terinspirasi dari berbagai era retro

Restoran yang menyajikan hidangan otentik Indonesia sudah banyak banget tersebar di Jakarta. Beda halnya dengan Arrack & Spice, salah satu restoran dan bar yang baru dibuka di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Restoran ini mempunyai twist dalam penyajian makanan dan minumannya. Penasaran? Langsung aja cek di sini ulasannya, Urbaners!

 

Tempat dengan Konsep 3-in-1

Arrack & Spice didirikan karena terinspirasi dari keanekaragaman hidangan nusantara. Berbagai jenis kuliner Indonesia mengingatkan para owner Arrack & Spice akan kenangan masa kecil mereka yang ingin dihadirkan kembali dengan versi yang lebih modern.

Saat memasuki bangunan, vibe jaman dulu sangat kental terasa. Interior Arrack & Spice didominasi oleh furnitur kayu dan rotan. Setiap meja makan dilengkapi dengan cutlery berwarna emas yang mewah. Pencahayaan pun dibuat redup dan menguning untuk menambah kesan hangat dan earthy.

Nggak tanggung-tanggung, Arrack & Spice mempunyai konsep 3-in-1. Konsep ini merupakan gabungan dari cocktail bar, dining room, dan coffee spice bar. Di bagian depan restoran, pengunjung bisa melihat coffee spice bar, tempat pembuatan kopi dengan konsep open bar. Arrack & Spice menggunakan teknologi Modular Espresso System. Sistem ini memungkinkan pengunjung untuk melihat proses penyajian kopi yang dipesan, mulai dari proses pembuatan hingga akhirnya kopi sampai ke meja pengunjung. Selain itu, ada cocktail bar yang menyajikan minuman cocktail dengan campuran bahan-bahan tradisional di bagian samping restoran.

 

Kuliner Asia yang Lebih Fancy

Nuansa Arrack & Spice menawarkan vibe vintage dalam berkulinerNggak cuma berfokus pada cocktail, Arrack & Spice juga menyajikan kuliner Asia dan barat dengan tetap memberikan sentuhan Indonesia di dalamnya. Arrack & Spice menyajikan berbagai menu hidangan yang terinspirasi dari kenangan masa kecil para owner saat menyantap makanan Indonesia, serta kedai-kedai street food yang sekarang masih banyak tersebar.

Salah satu hidangan pembuka yang unik banget adalah Smoked Tempeh Slider. Jika slider pada umumnya merupakan burger mini dengan patty daging sapi dan mayonnaise, Arrack & Spice menggantinya dengan tempe dan sambal ijo. Cocok banget buat Urbaners yang vegetarian atau ingin pilihan menu yang lebih sehat!

Untuk hidangan utama, lo mesti cobain Khao Soi Noodle. Sekilas, hidangan Thailand ini mirip dengan I Fu Mie yang biasa lo temukan di restoran Chinese. Satu porsi mie digoreng kering dan disiram kuah kari ayam ala Thailand, disajikan bersama beberapa condiments, seperti telur rebus, bawang goreng, dan daun kemangi. Rempahnya nendang!

 

Segarnya Cocktail dengan Sentuhan Tradisional

Cocktail bar Arrack & Spice

Berbeda dari cocktail bar lainnya, Arrack & Spice menggunakan bahan-bahan yang Indonesia banget sebagai campuran cocktailnya, seperti sirup coco pandan, kacang hijau, dan buah nangka. Bukan karena anti-mainstream, Arrack & Spice menggunakan bahan-bahan tersebut untuk mengedukasi pecinta cocktail tentang banyaknya bahan-bahan asal Indonesia yang nggak kalah oke. Walaupun begitu, teknik pembuatan dan penyajiannya tetap modern dan yang terpenting, rasanya juga pas!

Untuk menawarkan pilihan minuman cocktail terbaik, Arrack & Spice nggak main-main dalam memilih dan memproses bahan-bahannya. Di bagian atas restoran, Arrack & Spice punya lab yang disebut experimental cocktail bar. Di tempat inilah mereka melakukan eksperimen pembuatan menu cocktail baru yang akan menjadi signature cocktail buat pengunjung.

Sirop Orson Negroni diklaim sebagai salah satu cocktail paling favorit di Arrack & Spice. Cocktail ini menggunakan base gin yang didistilasi ulang dengan bunga melati, dicampur dengan white campari, bunga butterfly pea, dan vermouth. Rasanya mengingatkan lo akan teh melati kemasan yang biasa lo minum, tapi dengan twist yang unik.

Ingin mendapatkan rasa rempah? Serenity of Kelimutu cocok banget jadi pilihan. Minuman ini menggunakan arak bali yang merupakan bahan dasar cocktail di Arrack & Spice. Sama seperti Sirop Orson Negroni, arak bali ini didistilasi ulang menggunakan teh leci untuk menghasilkan rasa teh leci yang lebih dominan. Arak teh leci kemudian dicampur dengan sari buah delima, sari buah jeruk, dan ketan hitam yang menghasilkan rasa manis, asam, dan berempah. Minuman ini cocok banget untuk lo yang menyukai cocktail dengan aroma dan rasa yang kuat, Urbaners!

 

Yuk Bikin Cocktail Es Pisang Ijo di Rumah!

Coffee bar Arrack & Spice dengan sentuhan tropis

Daripada cuma ngebayangin segarnya cocktail yang disajikan Arrack & Spice, lo bisa membuat salah satu cocktail favorit di Arrack & Spice, yaitu Es Pisang Ijo Cocktail yang terinspirasi dari kudapan khas Makassar, Es Pisang Ijo.

Tenang! Resep cocktail Es Pisang Ijo dari Arrack & Spice simpel kok. Lo cukup siapin 20ml sirup rasa pisang ambon, 30ml yogurt pisang, 45ml arak, dan sedikit perasan buah lemon. Lemon digunakan untuk menyeimbangkan rasa asam dan manis dari bahan-bahan tersebut. Karena arak digunakan sebagai dasarnya, lo disarankan untuk memakai arak Bali guna mendapatkan rasa yang maksimal.

Cara membuat yogurt pisangnya juga mudah, Urbaners! Walaupun Arrack & Spice memproduksi semua bahan secara homemade, lo hanya perlu menyiapkan plain yogurt yang bisa dibeli di supermarket dan beberapa buah pisang segar. Blender pisang sampai halus, lalu campurkan ke yogurt.

Setelah semua bahan siap, lo hanya perlu mencampurkan ketiga bahan tersebut ke dalam shaker. Tambahkan juga es batu sesuai selera, dan kocok shaker hingga minuman tercampur merata. Es Pisang Ijo Cocktail ala Arrack & Spice pun siap untuk dinikmati!

Di Arrack & Spice, ada promo menarik setiap harinya, seperti Pay as You Like. Lo bisa pesan satu pilihan menu cocktail dan bayar sesuka lo. Musik yang ditampilkan juga sangat berbeda dari restoran dan bar lainnya. Arrack & Spice menyajikan musik yang lebih variatif, seperti funk, alternatif, hingga musik-musik dari negara Turki, Arab, hingga Afrika.

Makin penasaran? Lo bisa cek Instagramnya di @arrackandspice atau kunjungi langsung di Menara Rajawali Ground Floor, Urbaners!

Pemuda Sinarmas: 15 Menit Pertama Masa Krusial untuk Silent Koplo

Thu, 05 March 2020
Pemuda Sinarmas sedang berada dibelakang DJ booth MLDSPOT Art & Sound Experience

Selama tiga hari pagelaran Jakarta International Java Jazz Festival 2020, ada satu tempat yang menyajikan penampilan paling berbeda. Lokasi yang terletak di sisi luar ini bernama MLDSPOT Art and Sound Experience. Sebuah tempat yang menawarkan pengalaman baru menikmati musik dengan “diam-diam” di saat panggung satu dan yang lainnya bersaut-sautan dengan dentuman musik bervolume keras.

Player yang menyajikan musik Silent Koplo ini adalah Pemuda Sinarmas. Ia mengaku baru pertama kali melakukan penampilan dengan cara Silent Koplo. Untungnya Ajis, begitu ia akrab disapa, mendapatkan tempat bermain yang mendukung dan membangun mood pengunjung jadi lebih nyaman menikmat musik Silent Koplo.

Namun environment lokasi Art and Sound ini akan menjadi sia-sia bila Ajis gagal menyajikan playlist yang kurang asik. “Vibenya pas di booth ini orang datang dan pergi, gua harus ngatur playlist, datang pertama vibenya harus koplo santai dulu,kata Ajis saat ditemui usai penampilannya di hari ketiga.

Bagi Ajis tantangan main untuk Silent Koplo adalah harus menyiasati playlist dengan tepat agar orang tetap stay dengan headset-nya. “Kuncinya gua buat nyaman diri gua sendiri dengan playlist, ngebangun mood pelan-pelan. Sejam sih cukup. Yang krusial itu 15 menit pertama, ketika mainin 2-3 lagu, dan lagu pertama itu paling krusial. Untungnya gua ga main sm DJ lain, jadi ga perlu perhatiin dia bawain lagu apa, ini bisa ngebangun mood gua sendiri. Gimmick awal gua tetap sajikan musik yang punya kultur jazz, ini tantangan baru buat gua dan bisa berhasil 90%,ujar Ajis.

Pengunjung Java Jazz Festival 2020 menggunakan headphone di booth MLDSPOT Art & Sound Experience

Selain itu, hal yang terpenting adalah ia harus merespon flow audience yang datang, “karena di Java Jazz Festival gua harus buat mereka nyaman dengan musik-musik yang punya kultur Jazz juga, untungnya gua punya databased kaset Beatles yang dangdut, dari tahun sekitar 80-an. Kalau langsung bpm (tempo musik ) tinggi mereka pasti langsung kabur, beat santai yang punya alunan saksofon dan dentuman kendang itu bisa bikin pengunjung stay, setelah itu baru gua naikin bpm dengan playlist yang funky sesuai booth ini,” kata Ajis yang pernah datang ke acara Silent Disco.

 

BUKAN DJ IDEALIS

Belakangan koplo memang menjadi musik yang paling diminati untuk pengalaman seru-seruan bersama teman bernyanyi dan berjoget bersama. Namun Ajis punya pandangan lain.

“Koplo ini hanya tren aja, gua dulu mainin disko ketika itu gua masukin funky kota dan koplo, lalu saat ini boom koplo. Tantangannya bagaimana kita terus memutarkan roda tren itu. Gua menyadari bahwa bermain musik di elektronik sebisa mungkin bisa disesuaikan dengan tren,”

Sebelum bermain koplo dan disko, dahulu Ajis memulai karier Pemuda Sinarmas dengan memainkan lagu-lagu reggae sampai akhirnya ia kesulitan mencari kasetnya.

Ga selamanya kuping orang kuat dengan musik koplo, bakal jengah pasti.

Gua menyadari bukan DJ yang idealis, gua masukin beragam genre malah di performance gua, tujuannya untuk kasih tau kalau musik Indonesia itu tuh banyak banget. Gua nggak mau terpaku dengan satu genre dan satu identitas kalau Ajis itu DJ anu. Kadang gua mainin etnik juga, lagu Sunda, Banyuwangi, sampai Sumatera. Biar ga stuck dan bisa berkembang,” ujar Ajis.

4 orang pemuda menggunakan headphone di MLDSPOT Art & Sound Experience

Dalam kesempatan yang sama, Ajis meramalkan nantinya orang-orang pasca kelelahan telinganya dengan musik koplo akan balik ke genre house dan RNB, “RNB ga bakal mati. Disko selalu ada dan stabil. Kalau kople belum tentu, waktu gua main di Surabaya gua dilarang mainin koplo. Karena koplo itu udah kulturnya di sana dan mungkin mereka bosen. Tapi sekarang sedang jadi tren di ibu kota,” tutup Ajis.