Delution Architect: Spesialis Hunian Mini Buat Kaum Urban - MLDSPOT
  • News
  • Delution Architect: Spesialis Hunian Mini Buat Kaum Urban

Delution Architect: Spesialis Hunian Mini Buat Kaum Urban

Fri, 08 November 2019
Desain Twin House karya DELUTION

Berdiri sejak 2013 sampai sekarang, Delution nggak hanya menjadi spesialis hunian mini buat kaum urban, tetapi juga mencetak berbagai penghargaan kelas internasional untuk arsitektur masa kini. Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa firma arsitektur Indonesia nggak kalah keren dari firma luar negeri. Buktinya, Delution dinobatkan menjadi “Kantor Terbaik Se-Asia Pasifik” di Hong Kong tahun 2015, lalu mendapat penghargaan arsitektur di Jerman, Italia, dan Istanbul untuk kategori “Special Mention” dan “Gold Mention” pada tahun 2016.  Baru-baru ini, pada tahun 2017 dan 2018, Delution juga menjadi pemenang penghargaan bidang arsitektural level dunia, yaitu Architizer.com dan Architecture Masterprize.

hanya minimalis tetapi juga fungsional, ikonik dan futuristik

Terkait proyek 2020, Delution sedang dalam perencanaan membangun rumah tinggal di atas tanah seluas 60 m2 yang sangat unik di sebuah kompleks yang dikembangkan Delution Land. Kompleks ini akan menjadi pilot project di Indonesia yang mengusung konsep komunitas dan super green. Ingin tahu lebih banyak mengenai geliat Delution? Baca di sini!

 

Sejarah Panjang Mimpi Arsitektur yang Dinamis

“Dulu gue dan teman-teman mendirikan Delution di tahun 2013, dengan brand saat itu Delution Architect. Keinginan awalnya sederhana, karena pendirinya semua lulusan arsitek, kami pengennya punya kantor arsitek sendiri,” jelas Muhammad Egha, CEO dari Delution.

Tapi, pada momen tersebut, kondisi Indonesia menurut Egha belum mendukung arsitek muda untuk membangun karya ikonik dan Idealis. Bahkan, tantangan juga datang dari klien dan kontraktor yang belum punya perspektif sama dengan arsitek untuk merealisasikan bangunan-bangunan ikonik.

Jajaran Board of Directors dari DELUTION

“Kebanyakan mereka hanya berpikir tentang fungsional dan gimmick-oriented saja. Jadi nggak jarang ketika kita beli properti di Indonesia, pasti hasil aslinya nggak sesuai dengan ekspektasi gambar,” kenang Egha.

Stres dengan kondisi ini, Egha dan tim melebarkan visi misi dari rencana awal. Ia mengembangkan sayap Delution menjadi grup bisnis yang di dalamnya mencakup layanan konsultan arsitek, kontraktor, developer, serta furnishing/mebel.

“Kalau kami semua punya resource-nya, kami bisa dengan leluasa mengambil keputusan tanpa harus terlibat konflik kepentingan,” tambahnya. Akhirnya, setelah proses merintis yang cukup panjang, di tahun 2019, Egha dan teman-temannya melakukan re-branding dengan nama The Delution Company.

Tim manajemen tangguh di balik nama besar Delution

The Delution Company membawahi empat unit bisnis bernama Delution (konsultan), Delution Build (konstruksi), Onel (retail furnishing), dan Delution Land (developer). “Gue dan teman-teman punya visi jangka panjang menghadirkan ruang-ruang ikonik, baik itu di rumah, kantor, bangunan, taman, ruang kota atau apapun itu. Kami ingin setiap ruang atau bangunan bisa memiliki nilai lebih di luar fungsionalnya,” jelas Egha. Yang awalnya hanya dinahkodai 3 founder, kini The Delution Company sudah berkembang dengan 125 anggota tim.

 

Penghargaan demi Penghargaan

Kerja keras dan idealisme tanpa henti adalah kunci Delution dalam meraup penghargaan demi penghargaan pada ajang arsitektur nasional maupun internasional. Salah satu award yang cukup prestisius adalah Architecture Masterprize untuk kategori Small Living.

Egha bercerita, penghargaan tersebut diberikan untuk proyek Splow House, sebuah pengerjaan rumah di Tebet yang menjadi viral di tahun 2017. “Rumah ini sudah dua kali menang penghargaan kelas dunia untuk kategori small living,” terang Egha. Juri menilai bahwa Delution mampu mengelola ruang yang matang di lahan sempit semaksimal mungkin—terutama di lokasi padat penduduk, seperti di Indonesia.

Penampakan Splow House dari depan

Penghargaan juga diperoleh secara personal ketika Egha didaulat sebagai Nominator Influencer bidang Arsitek dan Desain dari Kohler Bold Design Award di tingkat Asia pada tahun 2019. “Kalau penghargaan-penghargaan yang disebutkan tadi sifatnya lebih ke desain dan perencanaan. Salah satu penghargaan yang unik di tahun 2018 adalah dari Hitsss.com, yaitu ketika kami diganjar The Most Promising, Inspiring & Fastest Growing Creative Company untuk kategori desain,” terang Egha.

Kenapa ini menjadi berkesan? Soalnya penghargaan ini diberikan untuk perspektif di luar desain yaitu sisi entrepreneurship-nya. Nggak hanya “memburu” penghargaan, Delution juga mengerjakan proyek skala terkecil (rumah tinggal) sampai ke skala terbesar (hotel, gedung mall, dan masterplan). Namun, tentu saja setiap proyek dibungkus dengan nilai dari Delution, yaitu “Ikonik dan new paradigm tanpa melewatkan karakteristik dari masing-masing bangunan,” Egha menambahi.

 

Desain yang Baik Adalah…

Ketika ditanyakan mengenai desain yang baik seperti apa, Egha menjawab kalau desain sebenarnya merupakan sesuatu yang subjektif. Tentunya, pandangan dan selera antara desainer, arsitek, dan setiap orang pun berbeda-beda.

Flick House salah satu desain mumpuni dan andalan karya DELUTION

“Tapi kalau pada prinsipnya sih, desain yang baik nggak hanya bentuk simbol ego arsiteknya  saja, namun juga memberikan manfaat sebesar-besarnya pada pemiliknya. Karena pada akhirnya, semua kembali kepada orang yang menggunakan kan?” kata Egha.

Sebelum menutup obrolan, alumni Universitas Bina Nusantara ini sempat menghaturkan harapan ke depannya The Delution Company semakin agresif menyebarkan bangunan ataupun ruang ikonik di mana saja dan membuka mata masyarakat perihal manfaat dari sebuah ruang yang ikonik.

“Kami juga ingin sekali menyelesaikan masalah besar di masyarakat Indonesia ataupun dunia mengenai global homeless. Ini terjadi karena bangunan masih menjadi produk mahal yang sulit terjangkau oleh masyarakat kelas bawah. Kami cukup intensif mengembangkan teknologi konstruksi yang pada akhirnya bisa menciptakan rumah ikonik, murah, dan pembangunannya cepat,” pungkasnya.

Penasaran melihat gebrakan paradigma arsitektur baru ala Delution? Coba aja kepoin Instagram-nya di @Delution_Architect, Urbaners!

 

YellowFit, Catering Sehat Bergaransi Berat Badan Turun

Mon, 12 April 2021
catering sehat

Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Hal itu bisa didapatkan melalui olahraga atau mengonsumsi makanan bergizi. Nah, kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku bisnis makanan sehat untuk mengembangkan usahanya.

Berangkat dari situasi tersebut, Christopher Aldo membangun bisnis catering sehat, bernama YellowFit Kitchen. Diet and healthy catering nomor satu di Indonesia dan satu-satunya yang berani memberikan jaminan 100% uang kembali, jika makanan di rasa nggak lezat atau berat badan konsumen nggak menurun.

Mau tau cerita lengkap dari Christopher Aldo dalam mendirikan usahanya dan bagaimana bisa tetap konsisten di sektor bisnis ini? Yuk, simak ulasannya di sini, bro.

Merintis Bisnis Katering Sehat Sejak Kuliah

Semasa kuliah, Christopher Aldo senang fitness dan ikut program diet di waktu bersamaan. Disisi lain, ia pun sering menghadapi masalah keuangan, terutama untuk bayar kamar kos, serta biaya kuliah. Pada tahun 2017, ia pun memutuskan untuk mendirikan bisnis katering sehat, YellowFit Kitchen bersama temannya.

Pastinya lo setuju kalo membangun bisnis dari nol memang nggak mudah dan tentu ada rintangan dalam prosesnya. Seperti yang dirasakan Aldo saat awal mengembangkan usahanya, rata-rata per harinya ia hanya bisa menjual 5 kotak aja ke teman-teman kampusnya selama 8 bulan.

Aldo berpikir untuk menutup YellowFit Kitchen, lantaran masih fokus dengan kuliahnya. Ditambah lagi, ia harus menjaga makanannya supaya tetap fresh. Kurirnya pun terkadang masih terpencar di daerah yang berbeda dan mahalnya biaya ongkos kirim. Selain itu, banyak konsumennya yang mengeluh dan meminta refund.

Namun, setelah berhasil melewati masa sulit itu, bisnisnya semakin berkembang, ia bisa menjual rata-rata 30 kotak per hari. Yang awalnya hanya berjualan di Depok, lalu diperluas ke Jakarta dan berhasil menjual hingga 100 kotak per hari. Bahkan, di tahun 2019, pesanannya meningkat sebanyak 2.000 kotak per hari. Wow keren banget ya, bro?

Menghadirkan Menu Makanan Sehat dan Lezat

catering sehat

Credit image - pingpoint

Keistimewaan yang dimiliki YellowFit Kitchen adalah hidangan yang berganti-ganti setiap harinya dan terdapat beberapa menu autentik hasil racikan sendiri. Menurut Christopher Aldo, yang terpenting di setiap makanan harus mengandung rendah kalori, rendah lemak, rendah karbohidrat, dan tinggi protein.

Salah satu menu favorit YellowFit Express adalah Pizza Diet. Biasanya pizza berbahan tepung, namun berbeda dengan yang satu ini menggunakan kembang kol. Adapun, menu McD versi diet digoreng dengan minyak yang sehat, tanpa kulit, dan dibalut tepung gandum. Lo bisa makan junk food tapi tetap rendah kalori, bro. 

Menu YellowFit Kitchen ini dikembangkan oleh tim internalnya sendiri. Jadi setiap minggunya, ia melakukan rapat rutin bersama para koki. “Kami memiliki 6 koki, setiap 2 orang akan bergiliran untuk rapat dengan kami. Di kesempatan itu juga kami bersama-sama melakukan pengukuran zat-zat yang terkandung dalam makanan yang ingin ditawarkan kepada konsumen,” ujar Aldo.

Kebutuhan gizi di setiap porsinya berbeda-beda. Menurut Christopher, kebutuhan untuk wanita kurang lebih 1.000-1.200 kalori, dan untuk pria akan lebih tinggi berkisar 1.200-1.500 kalori. Dengan catatan, semua ukuran itu tergantung dari aktivitas yang dijalankan masing-masing orang.

Buat lo yang mau coba, harga perposinya sekitar Rp50.000 dan bisa lebih mahal kalo lo beli cuma buat makan siang aja. Tapi, kalau beli paket siang dan malam, akan diberikan harga spesial. Nikmatnya lagi, lo bisa memesan catering ini dengan pilihan paket perminggu atau perbulan. Jadi, disesuaikan aja dengan kebutuhan lo, bro.

Melihat Peluang Industri Makanan Sehat

catering sehat

Credit image - goodlife.id

Belum merasa puas diri dengan hasil yang telah dicapai, ia pun tetap melihat adanya tantangan dari kompetitor yang bermunculan setiap harinya. “Dulu saat saya memulai bisnis ini, kompetitornya memang masih sedikit. Berbeda halnya dengan sekarang, mungkin jumlahnya sudah puluhan, bahkan ratusan,” paparnya.

Untuk meningkatkan pelayanannya, Christopher menawarkan free delivery kepada pelanggan-pelanggannya dengan frekuensi pengiriman 2 kali dalam sehari, dan jaminan refund jika makanannya nggak fresh. Layanan ini berlaku untuk daerah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya ya, bro.

“Kebanyakan kompetitor itu hanya sekali kirim aja dalam sehari, jadi kalau udah malam makanannya kurang segar. Kami juga memberikan guarantee refund bilamana makanannya nggak enak, maka kami akan refund uang mereka,” tegasnya.

Selain usaha katering, ia juga berjualan detox tea dengan rasa leci, lemon, dan jasmine untuk menahan nafsu makan. “Banyak teh detox di luar sana yang bilang kalau manfaatnya itu bisa menurunkan berat badan. Itu sebenarnya bohong,” tambah Aldo.

Kini, YellowFit Kitchen udah memiliki jumlah karyawan sebanyak 250 orang, dengan 25 orang untuk urusan kantor, dan sisanya ada di divisi distribusi. Untuk melebarkan sayapnya, YellowFit juga sering mengadakan kolaborasi dengan beberapa influencer ternama.

Menurut Christopher kedepannya bisnis catering sehat memiliki peluang besar karena orang-orang  mulai sadar akan kesehatan mereka, terutama yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Wahhh sangat inspiratif banget ya, bro, perjalanan bisnis dari Christopher Aldo. Untuk memulai usaha, kuncinya ada pada diri lo sendiri. Nggak ada sesuatu yang luar biasa yang didapatkan dengan mudah. Well, kapan giliran lo buat mengembangkan ide bisnis lo, bro?.

 

Featured image - traveling.bisnis.com