• News
  • HTHREE Custom Garage: Dari Otomotif Menjadi Home & Living

HTHREE Custom Garage: Dari Otomotif Menjadi Home & Living

Fri, 23 November 2018

Mencari inspirasi renovasi rumah yang unik? Atau tempat hang-out yang out of the box? Kalau gitu lo wajib banget menyaksikan MLDSPOT TV Season 2 Episode 12 di NET. Urbaners! Karena kali ini MLDSPOT TV akan membahas kerennya sofa yang berasal dari rangka mobil-mobil klasik 1950-an. Nggak hanya itu, ada juga Iconic Gelato & Bistro di Jogjakarta yang akan memberikan lo pengalaman nongkrong ditengah-tengah ratusan bahkan ribuan action figure super hero. Terakhir ada musisi muda Gerald Situmorang yang tidak hanya dikenal sebagai gitaris Barasuara tetapi juga solo instrumentalist yang karya-nya berhasil mengalahkan Indra Lesmana.

 

Modifikasi sofa yang berasal dari barang otomotif

Modifikasi sofa yang berasal dari barang otomotif

Buat lo para pecinta otomotif, you would like this brand! HTHREE Custom Garage yang akan menyulap suasana rumah lo menjadi berbau otomotif. Brand ini membuat sofa mobil klasik dengan tampilan ala Amerika yang keren banget. Berawal dari modifikasi mobil dan motor, pemiliknya ingin membuat sesuatu yang baru tetapi masih berbau otomotif. Sistem pemesanannya juga pre-order Urbaners, dan para customer wajib membayar uang muka terlebih dahulu. Biasanya tema-tema klasik mobil 1950-an selalu diminta oleh para customer. Sedangkan desainnya, kebanyakan terinspirasi dari buku-buku Hot Rod yang pada masanya sedang hits.

 

Makan Gelato bersama Para Tokoh Super Hero Dunia

Makan Gelato bersama Para Tokoh Super Hero Dunia

Demam gelato sepertinya tidak hanya di Bali, tetapi juga di Jogjakarta. Pasalnya, kota yang juga menjadi favorit turis mancanegara ini memiliki banyak sekali toko gelato, salah satunya adalah Iconic Gelato & Bistro. Uniknya, tempat ini tidak hanya menjajakan kesegaran gelato tetapi juga experience yang luar biasa bagi yang menyukai dunia super hero. Menyantap gelato dikelilingi action figure dari sang pemilik, membuat lo akan berdecak kagum dengan koleksi yang ada. Berbagai ukuran dan karakter ada di sini. Mulai dari tokoh Marvel, Transformers, dan display markas rahasia Batman. Lengkap dengan batmobile-nya. Yang unik, penamaan menunya juga terinspirasi dari karakter film terkenal, loh.

 

Alter ego Gerald Situmorang dalam dunia musik

Alter ego Gerald Situmorang dalam dunia musik

Kecintaan Gerald Situmorang akan dunia musik sudah terlihat dari kecil. Belajar musik dari umur 13 tahun tidak membuat Gerald Situmorang berhenti belajar. Salah satu personil Barasuara ini memang memiliki "alter ego" dalam bermusik. Meskipun ia totalitas dalam band-nya sekarang, ia juga tetap menjalankan project individualnya yang bisa dibilang sangat berbeda dari Barasuara. Album instrumental dengan genre jazz bernama "Solitude" miliknya berhasil memenangkan AMI Awards 2018 untuk kategori Karya Produksi Instrumentalia Terbaik. Dalam kategori ini Gerald Situmorang mengalahkan beberapa nominator, yaitu Indra Lesmana, Twilite Orchestra, Krakatau Reunion, Lantun Orchestra, dan Demas Narawangsa.

 

Nah, mau tau versi lengkap konten-konten yang menginspirasi ini, Urbaners? Kalau gitu jangan lupa menontonnya di NET. setiap hari Minggu pukul 22.00 WIB. Nantinya juga akan ada performance dari musisi-musisi Indonesia, dan kuis yang berhadiah total jutaan rupiah! Stay tuned and get yourself inspired!

Melihat Lebih Luas Dunia Menyelam yang Tidak Hanya Itu-itu Saja

Wednesday, February 12, 2020 - 13:44
Dua penyelam sedang sweeping di bawah laut untuk mengumpulkan sampah

Tidak ada yang menandingi keindahan bawah laut Indonesia. Setuju nggak, Urbaners? Namun salah satu objek wisata utama tersebut juga mengundang efek negatif, yakni sampah. Tidak hanya di tepi pantai, tetapi juga dasar laut. Melihat kondisi tersebut, para divers di Indonesia tidak tinggal diam. Seperti Divers Clean Action yang kerap sweeping kebersihan bawah laut Indonesia. Inilah salah satu yang digali lebih dalam di MLDSPOT TV Season 5 Episode 13. Dengan tema "Beyond Diving". Lo akan menemukan banyak fakta dibalik olahraga selam tersebut. Ssst.. ada juga ulasan tentang mermaid cantik yang menekuni dunia freediving, lho!

 

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Sampah merupakan salah satu masalah utama di Indonesia. Nggak hanya di darat, tetapi juga dasar laut. Menanggapi hal ini, para divers tidak mau berdiam diri. Seperti aksi nyata Divers Clean Action, sebuah LSM dan komunitas anak muda yang berfokus pada masalah sampah laut. Kepedulian mereka terhadap laut membuat diving nggak terbatas pada kegiatan hiburan dan olahraga saja.

Secara aktif, mereka mengajak warga lokal pesisir beserta masyarakat umum untuk memerangi sampah lautan. Kegiatan pembersihan rutin yang dilakukan juga tidak hanya satu tempat, Urbaners, Divers Clean Action juga menyeleksi 70 volunteers per tahunnya dengan memberikan dana untuk mengembangkan program pembersihan laut di daerah masing-masing. Organisasi satu ini juga rajin 'bersuara' diberbagai seminar, workshop & konferensi seperti Youth Marine Debris Summit (IYMDS) 2017, YSEALI Marine Debris Expedition 2018, dan Our Ocean Youth Leadership Summit 2018 untuk menyampaikan visi misi mereka ke masyarakat luas.

 

Nikita Fima: Freediving Mengajarkan untuk Melepaskan Yang Tidak Perlu

Nikita Fima menggunakan t-shirt merah mertuliskan "Freediving Society"

Mermaid doesn't exist! Sepertinya kalimat sudah tidak valid lagi. Karena Nikita Fima seorang freediver wanita Indonesia ini memiliki keseharian menjadi mermaid atau freediver. Wanita cantik satu ini tidak menyangka akan menghabiskan hidupnya under the sea. Sebelum fokus di freediving, Nikita sebenarnya sudah sempat mencoba peruntungan di berbagai bidang lainnya, tetapi ia mengaku, dunia freedive membuat hidupnya lebih simpel dan menantang secara bersamaan. Nikita mengakui kalau bukan hanya kesehatannya saja, tapi cara pandang hidupnya juga ikut berubah karena pengajaran dan teknik pernapasan freediving. Nikita juga kerap mengikuti kompetisi seperti Indonesia Apnea Competition (IAC) dan Sabang International Freedive. Ajang IAC menjadi yang paling berkesan baginya, soalnya kenekatannya kala itu justru membuatnya menyabet gelar juara untuk 6 kategori. Dan sekarang, ia menekuni dunia tersebut dengan menjadi professional mermaid di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall dan juga membuka Jakarta Mermaid School yang merupakan sekolah mermaid berlisensi pertama di Indonesia.