Home Scoop Keahlian Bermusik Finalis Live Audition MLDARE2PERFORM Season 3 Di atas Rata-rata

Keahlian Bermusik Finalis Live Audition MLDARE2PERFORM Season 3 Di atas Rata-rata

Friday, December 8, 2017 - 10:40
Bagikan
Facebook Twitter Email
Font Size

Setelah menjalani wawancara di hari pertama, saatnya para finalis menunjukkan skill di depan para juri. Suasana tegang dan nervous sangatlah terasa di Ecology Bistro & Lounge pada hari itu. Bagaimana tidak, para finalis akan perform di depan para juri, dan peserta yang lain. Belum lagi moment para finalis yang disatukan menjadi band secara acak. Seperti apa sih keseruan live audition kemarin, Urbaners?

 

Pembagian format band secara acak

Pukul 11.00 para peserta sampai ke Ecology Bistro & Lounge dan diberikan sedikit pengarahan oleh para panitia, dan tak lama setelah itu, satu persatu finalis mengambil nomor secara acak untuk menentukan grup. Sebelumnya mereka tidak tahu, siapa yang akan tandom satu sama lain, atau lagu apa yang akan dibawakan. Seluruh personil dibagi menjadi 6 group dan akan menjadi sebuah band untuk menunjukkan yang terbaik. Setelah itu baru lah mereka tahu lagu apa yang harus dibawakan nanti. Boro-boro latihan bersama, mereka hanya punya waktu untuk berunding pembagian solo di atas panggung.

 

Para juri memberikan hint tentang apa yang ingin mereka lihat dari para finalis

Nah, sebelum para finalis menunjukkan skill-nya, untuk terakhir kalinya para juri yakni Syaharani, Nikita Dompas, Devian Zikri, Adra Karim, Indro Hardjodikoro, Aksan Sjuman dan Indra Azis sebagai juri tamu memberikan sedikit informasi dan juga tips untuk para finalis dalam penjurian. Seperti Aksan yang menekankan para peserta untuk mempersiapkan alat musik masing-masing secara maksimal, jangan sampai penampilan terganggu karena kurangnya persiapan. Atau Indro Hardjodikoro yang menekankan bagaimana bersikap dalam suatu band, jangan egois dan berikan ruang kepada personil band lainnya. Kalau Nikita Dompas memberikan tips lebih teknik seperti tuning ataupun tempo yang harus stabil. Indra Azis pun menambahkan kalau para finalis harus menjadi dirinya sendiri, tidak perlu melihat para finalis lainnya, karena mereka yang sudah lolos ke tahap live audition pastinya memiliki sesuatu, dan tonjolkan lah hal tersebut.

 

Para finalis memberikan banyak kejutan pada saat perform

Penjurian dimulai dengan penampilan satu persatu setiap finalis, mereka cukup memberikan banyak kejutan untuk para juri, Seperti saat Yoshua finalis piano asal Padang memainkan lagu dari Bronislaw Kaper yang berjudul "Invitation", Adra Karim sangat terkesima dengan technical phrases yang sangat baik. Begitu juga saat Hezky Joe finalis kategori gitar memainkan lagu Miles Davis yang berjudul "Four", Nikita Dompas merasa Hezky memainkannya dengan sangat baik, pick up solo dan ending yang bagus banget, tidak hanya itu, ternyata Hezky juga bisa bernyanyi dengan sangat indah sampai Syaharani berkata "Kenapa nggak ikut audisi kategori vocal aja sih?". Di kategori wind & brass ada Evan Sinaga yang merupakan satu-satunya finalis yang memainkan trombone yang membuat Indra Azis sangat senang, karena menurut guru vocal satu ini, keahlian Evan Sinaga sudah cukup matang, tinggal diperkaya gesturnya.

Tidak hanya amazed, para juri juga banyak memberikan kritik membangun kepada para finalis yang bermanfaat agar menjadi musisi yang lebih baik. Saat Natasha Christalia finalis kategori drum wanita satu-satunya, Aksan Sjuman mengaku sangat menikmati penampilannya, tetapi Natasha sangat terlihat terlalu menghitung saat bermain, Aksan Sjuman memberikan masukan, mungkin tempo bisa dipercepat sedikit agar gerakannya lebih di luar kepala. Demikian pula saat Windy Hariyadi finalis kategori vocal asal Malang saat menyanyikan lagu Billie Holiday yang berjudul "I Can't Give You Anything But Love", Indra Azis berkomentar tentang bagaimana Windy harus berhati-hati dengan melody, dan ia juga menambahkan, jika menjadi produser musik Windy akan expand style-nya dalam bernyanyi.

Ada juga Aldorino finalis kategori bass yang telah mengikuti kompetisi MLDARE2PERFORM sebanyak 2 kali. Dan Indro Hardjodikoro sangat merasakan kemajuan skill Aldorino yang jauh meningkat dibandingkan tahun lalu.

 

Keseruan live streaming bersama Hanum

Ternyata para finalis tidak hanya perform di depan juri dan finalis lainnya, tetapi penampilan mereka juga diperlihatkan di website MLDARE2PERFORM secara live! Selama kurang lebih 9 jam, live streaming terus berjalan, dengan ditemenin Hanum sebagai host-nya. Tidak hanya menonton para finalis, saat menyaksikan live streaming, audiences juga bisa bertanya-tanya dengan para finalis ataupun para juri, dan mengikuti quiz berhadiah voucher jutaan rupiah, Urbaners!

 

Masih banyak banget hal seru yang terjadi pada hari itu, Urbaners! Nah kalau lo penasaran dengan rangkaian live audition MLDARE2PERFORM, lo bisa langsung menontonnya disini, Urbaners!