Home Scoop Panggung Intim Stage Bus Jazz Tour di Hari ke Dua Java Jazz Festival 2019
Panggung Intim Stage Bus Jazz Tour di Hari ke Dua Java Jazz Festival 2019

Panggung Intim Stage Bus Jazz Tour di Hari ke Dua Java Jazz Festival 2019

Saturday, March 2, 2019 - 10:10
Bagikan
Facebook Twitter Email

Perhelatan akbar musik jazz hari kedua kembali digelar. Terlihat antrian di pintu masuk yang sudah mengular sejak dibukanya Java Jazz Festival 2019 hari kedua ini, menandai antusias pengunjung yang semakin excited untuk datang. Sore di Java Jazz Festival 2019 diawali dengan cuaca yang cerah dan pas banget buat dihabiskan bareng musisi favorit. Tidak kalah dengan hari pertama, banyak musisi ternama yang akan memanjakan telinga lo dengan alunan musik Jazz di Stage Bus Jazz Tour milik MLDSPOT, stage yang paling intim di Java Jazz 2019!

 

Magnitudo Tampilkan Jazz dengan Balutan Budaya Tradisional di Stage Bus Jazz Tour

Magnitudo Tampilkan Jazz dengan Balutan Budaya Tradisional di Stage Bus Jazz Tour

Tampil dengan busana warna-warni, Magnitudo membuka penampilan mereka di Java Jazz 2019 dengan lagu pembuka “Finesse” dari Bruno Mars. Disambut hangat oleh para penontonnya, Magnitudo menampilkan single terbaru mereka yang baru dirilis beberapa waktu lalu, berjudul “Galaxy of Love”. Lagu ini pertama kali dibawakan di Java Jazz 2019 lho, Urbaners! Magnitudo adalah pemenang MLD Jazz Wanted, di sela-sela penampilannya, mereka mengajak partisipasi musisi jazz muda bertalenta yang ingin tampil di Java Jazz tahun depan untuk mengikuti MLD Jazz Wanted tahun ini. Menemani pengunjung menyantap makanannya di sekitar Stage Bus Jazz Tour, band asal Jogja dengan genre fusion jazz ini sukses memberikan kejutan di penampilannya. Tidak berhenti di situ, Magnitudo juga tampil menarik dengan alat musik balutan budaya tradisional. Ya, Magnitudo memilih alat musik tradisional Kolintang, membawakan “Careless Whisper”, lagu tersebut jadi lebih nikmat di telinga. Penampilan Magnitudo di Java Jazz Festival 2019 ini ditutup dengan lagu Stevie Wonders.

 

Menyatu Dalam Musik Bersama Bass G. di Java Jazz Festival 2019

Menyatu Dalam Musik Bersama Bass G. di Java Jazz Festival 2019

Malam semakin larut, namun antusias penonton semakin ramai. Apa lagi kalau bukan menunggu performer yang satu ini. Geraldo Bhaskara Putra Sibbald, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Bass G. Saxophonist Indonesia yang sudah malang melintang ini, kembali hadir di Java Jazz Festival 2019. Penampilannya bisa dibilang Sexy! Tiupan saxophone-nya memikat para penonton yang hadir di Stage Bus Jazz Tour. Ada yang menarik dari penampilannya, Bass G. menyinggung orang-orang yang menyebutnya sebagai “peniup terompet” sehingga dia menjelaskan bahwa dia bukan meniup terompet, melainkan saxophone. “This is trumpets (sambil menunjuk trumpet rekan bandnya) and this is Sax. Well, whatever you wanna say!”. Di tengah situasi politik yang panas, Bass G. mengkampanyekan “music unite us all”, untuk tetap bersatu walaupun pilihan tiap orang berbeda, namun Indonesia tetap satu terlebih lagi, malam ini mereka menyatu di panggung Bass G. Sontak, para penonton bersorak dan memberikan tepuk tangan. Bass G. lebih dekat ke penontonnya dengan turun dari panggung dan meniupkan sax-nya di bawah. Beberapa lagu dimainkannya, salah satunya adalah “Kopi Dangdut”.

 

Lebih Intim Bersama Spontanitas Sore

Urbaners pernah ngebayangin band funk memainkan musik jazz? Ya, Sore hadirkan fusion jazz di panggung intim Stage Buzz Jazz Tour! Band yang digawangi Ade Paloh cs ini, hadirkan sentuhan funk di penampilannya malam kedua Sore tampil di Java Jazz 2019. Sudah lebih dekat dengan penonton, Sore memangkas jarak dengan tampil apa adanya. Mereka juga meminta penonton memilih lagu apa yang ingin mereka dengarkan malam hari itu. Bagi Sore, bermain Jazz harus mampu menampilkan yang lebih spontan dalam bermusik. Terlihat pada lagu “Tatap Berkalam” Granida memotong Intro sambil mengatakan "Eits, udah pada latihan belum nih? Java Jazz nggak boleh salah. Yang namanya jazz itu nggak boleh latihan, ketemu di panggung langsung tembak,” sambil tertawa dan bercanda. Lagu terakhir Sore pada malam ini adalah lagu andalan sebagian besar orang yaitu “Sssst…”, penonton pun bernyanyi bersama mengiringi selesainya penampilan Sore malam ini.

 

Musik Satukan Penonton dengan Sheryl Sheinafia

Musik Satukan Penonton dengan Sheryl Sheinafia

Tampil pertama kali sebagai performer, Sheryl Sheinafia terlihat begitu excited! Sheryl membuka penampilan pertamanya dengan lagu “Shape of You” dari Ed Sheeran. Stage Bus Jazz Tour seolah menjadi panggung yang berwarna dibuatnya. Sebelum memulai lagu kedua, Sheryl menyampaikan bahwa musik bisa jadi pemersatu, terlepas dari genre musik yang disuka, “Jazz to every genre of music”. Apa pun penonton menyebut genre yang dianut olehnya, malam tadi Sheryl just wanna have fun. Kemudian Sheryl membawakan lagu “Sebatas Teman” yang menceritakan tentang hubungan dengan seseorang tetapi tidak lebih dari sekadar teman mesra saja. Tidak menginginkan ada jarak, Sheryl meminta para penontonnya untuk berdiri dan berdansa bersamanya di lagu “No, I Don’t Mind”. Penonton pun menikmatinya, sambil mengikuti goyangan Sheryl ke kiri dan ke kanan, mereka ikut bernyanyi. Sheryl Sheinafia akan merilis sebuah lagu Legend yang dibuat dengan versinya sendiri nih, Urbaners! Penasaran? Kita tunggu rilisannya ya.