• Sport
  • Exergaming: Fitness Sambil Nge-Game

Exergaming: Fitness Sambil Nge-Game

Sun, 04 January 2015

Para gamers selalu diidentikkan dengan satu paket peralatan game yang membuat mereka males bergerak, apalagi berolahraga. Selain itu, ada juga yang beranggapan kalau gamers itu “anti-sosial” karena lebih senang berhadapan dengan layar monitor daripada berhadapan langsung dengan orang lain. Kalau lo termasuk sebagai salah satu gamer, tapi nggak setuju dengan hal tersebut, lo bisa membantahnya dengan melakukan exergaming. Dengan exergaming, lo bisa membuktikan kalau lo juga mampu fitness dan bersosialisasi, walaupun lagi asik nge-game!

Exergaming adalah video games yang juga merupakan salah satu bentuk latihan fisik. Dengan kata lain, exergaming mengadaptasi dua konsep, yaitu: video games dan fitness. Aktivitas yang dikenal dengan nama “fitness game” ini mengandalkan teknologi yang “menuruti” gerakan atau reaksi tubuh pemainnya. Jadi, para gamers bisa ngedance, menjaga kebugaran tubuh, bersosialisasi dengan orang lain, dan menikmati tantangan yang ada di dalam game sekaligus.

Dua nama paling populer yang akrab dengan exergaming adalah “Wii Fit Plus” dan “Xbox Kinect”. Kedua console game tersebut bersaing cukup ketat dengan keunggulannya masing-masing. Wii Fit Plus hadir dengan lebih dari 40 aktivitas yang berbeda, mulai dari “boxing and skiing” sampai “hula-hooping and strength-training”. Aktivitas-aktivitas tersebut sangat berguna, terutama untuk menguatkan otot dan bahkan, untuk mempertahankan postur tubuh sekalipun. Selain itu, Wii Fit Plus juga dapat mengetes body mass index (BMI) dan mencatat progress lo.

Xbox Kinect terdiri dari Xbox 360 4 GB dan Kinect. Kalau lo udah punya Xbox 360 console, lo bisa membeli Kinect secara terpisah dengan kisaran harga $199.99. Walau nggak memiliki koleksi game sebanyak Wii Fit Plus, tapi Xbox 360 Kinect memiliki paket “Kinect Adventures”, yang terdiri dari enam aktivitas unggulan. Di luar itu, Xbox 360 Kinect masih menyediakan banyak macam aktivitas lainnya. Sebagian pemain Xbox 360 Kinect sendiri menyukai driving games, seperti Joyride, dan beberapa jenis game lainnya yang berfokus pada kekuatan.

Meski terkesan hanya sekedar menggerakkan badan, tapi exergaming terbukti mampu untuk membakar kalori. Exergame boxing bahkan dapat membakar kalori sebanyak 7,2/menit atau 216 kalori/30 menit! Nah, sekarang siapa bilang kalau fitness harus di gym? Di depan video game juga bisa!

 

 

Harus Tetap Olahraga
Menurut Scott G. Owens dari University of Mississippi, exergaming nggak sama dengan olahraga yang bener-bener dilakukan di luar ruangan. Dia menyampaikan kesimpulan tersebut setelah dia meneliti orang-orang yang bermain exergaming selama 6-12 minggu. Jadi, mesti aktif melakukan exergaming, jangan lupa untuk tetap berolahraga ya, Guys!

Berat Badan Turun 10 Kg dengan Exergaming
Pete McCall, jubir The American Council on Exercise mengatakan kalau seseorang bisa menurunkan berat badan sekitar 20 pon atau 10 kg dengan melakukan exergaming. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan exergaming selama 60-90 menit selama 5 hari per minggunya, dan jangan menambah porsi makan jika kegiatan lo bertambah.

Kekurangan Wii Fit Plus dan Xbox 360 Kinect
Walau populer, tapi Wii Fit Plus dan Xbox 360 Kinect tetap nggak bisa luput dari yang namanya kekurangan. Salah satu kekurangan dari Wii Fit Plus adalah adanya suara penjelasan yang terlalu banyak, sehingga terkesan annoying dan membuang-buang waktu. Sementara, salah satu kekurangan dari Xbox 360 Kinect adalah harganya yang relatif mahal karena sebagian besar game dijual secara terpisah.

Bangganya Greysia Polii dan Apriyani Memenangkan Indonesia Masters

Friday, January 31, 2020 - 11:16
Greysia Polii dan Apriyani berfoto bersama setelah peroleh kemenangan di Indonesia Masters

Pasangan ganda putri bulu tangkis unggulan Indonesia Greysia Polii dan Apriyani baru saja meraih kemenangan di pertandingan Indonesia Masters pada 19 Januari 2020 lalu. Mereka berdua kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional setelah berhasil membawa kemenangan di salah satu ajang bulu tangkis yang bergengsi tersebut.

 

Greysia Polii dan Apriyani Berhasil Jadi Juara Indonesia Masters 2020

Greysia Polii dan Apriyani merayakan kemenangan di lapangan Indonesia Masters

Greysia Polii dan Apriyani memang menjadi salah satu pasangan ganda putri unggulan Indonesia dan di awal tahun ini mereka telah mempersembahkan kemenangan di ajang Indonesia Masters 2020. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan pasangan ganda putri asal Denmark di partai final, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen.

Saat di final rupanya pasangan Greysia Polii dan Apriyani tidak bisa menang mudah karena mendapatkan perlawanan sengit dari pasangan Denmark tersebut. Selama kurang lebih 80 menit pasangan asal Indonesia tersebut harus berjuang sekuat tenaga menghadapi lawannya. Mereka baru bisa menang dengan permainan 3 set dengan score 18-21, 21-11 dan 23-21.

 

Greysia Polii dan Apriyani Sangat Terharu Akhirnya Bisa Menang di Istora Senayan

Kemenangan pasangan Greysia Polii dan Apriyani rupanya membuat pasangan tersebut merasa sangat terharu. Pasangan tersebut baru pertama kali memenangkan kejuaraan yang digelar di Istora Senayan. Meskipun sudah sangat sering berlaga di tempat tersebut, ternyata pasangan ganda putri unggulan Indonesia itu belum pernah menang.

Jadi, setelah pertandingan selesai pantas saja Greysia Polii dan Apriyani menunjukkan wajah yang sangat terharu dan nggak bisa menahan tangisnya. Selain itu, dukungan para penonton yang datang ke Istora Senayan ternyata juga membuat mereka berdua merasa lebih semangat sehingga bisa terus berjuang dan berhasil menjadi juara.

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah jauh-jauh untuk datang dan mengantre tiket. Saya sudah lama banget main di Istora dan baru kali ini bisa jadi juara,” ucap Greysia Polii kepada CNNIndonesia.com.

 

Pasangan Greysia Polii dan Apriyani Sempat terpuruk di Tahun 2019

Gresya tersenyum pada Apriyani setelah meraih poin

Kemenangan di Indonesia Masters 2019 ini juga menjadi hal yang spesial bagi pasangan ganda putri Indonesia itu. Hal itu disebabkan Greysia Polii dan Apriyani sempat terpuruk di tahun 2019 dan jarang mendapatkan kemenangan. Di tahun lalu mereka hanya berhasil meraih gelar juara di India Open saja.

“Tahun lalu kami terpuruk banget. Kami berusaha bagaimana caranya bisa keluar dari masalah, bagaimana caranya kami mau jadi juara dan mau maju. Di tahun 2019 kami terpukul dan alhamdulillah sekarang jadi tuan rumah karena di Indonesia kami bisa menunjukkan performa terbaik,” cerita Apriyani.

Meskipun telah berhasil menjadi juara tapi mereka nggak mau terlena dan terus merayakan kemenangannya. Greysia Polii dan Apriyani ingin tetap fokus karena tujuan utamanya adalah Olimpiade 2020.

Apakah lo kemarin sempet nonton pertandingan Greysia Polii dan Apriyani di kejuaraan Indonesia Masters, Urbaners?

 

 

Sources: cnnindonesia.com, kompas.com, provoke-online.com