• Sport
  • Pelatih Manchester City Bernilai 2 Triliun

Pelatih Manchester City Bernilai 2 Triliun

Tue, 16 February 2016

Manchester City baru saja kalah dari Leicester City dengan skor 1-3 dan kalah 1-2 dari Tottenham Hotspurs. Karena dua kekalahan itu, Manchester City turun peringkat dari kedua jadi keempat. Terus, Manchester City jadi makin berat perjuangannya buat menangin Liga Inggris musim ini. Biar pun gitu, ada kabar baik nih buat para pendukungnya Manchester City. Soalnya, salah satu pelatih terbaik saat ini bakal ngurusin Manchester City di musim depan. Pep Guardiola resmi jadi pelatih Manchester City mulai sekitar bulan Juli nanti.

 

Direbutin Klub Liga Inggris, Pep Pilih Manchester City

Pep Guardiola memang dijadikan rebutan oleh berbagai klub besar di Liga Inggris, setelah dirinya bilang nggak bakal memperpanjang kontraknya di Bayern Munchen. Malah, Pep juga nambahin kalau dia berminat ngelatih klub di Liga Inggris. Makanya, habis berita itu keluar, klub-klub besar di Liga Inggris jadi heboh dan berlomba-lomba dapetin Pep sebagai pelatih. Ternyata, Manchester City yang akhirnya dapat kesempatan buat dilatih sama mantan pemain legendaris Barcelona ini.

Pep pertama kali jadi pelatih di tahun 2007. Pas itu, dia ngelatih tim Barcelona B, yang dilanjutin ke tim utamanya Barcelona. Di bawah pelatihannya Pep, Barcelona berhasil dapetin banyak piala. Mulai dari juara Liga Spanyol yaitu Copadelrey, Super Spanyol, Liga Champion, Piala Super Eropa, sampai Piala Dunia Antar Klub.

 

Manchester United Respon Santai Kedatangan Pep

Tahun lalu, Manchester City diberitain bakal ngeluarin hampir 2 triliun untuk dapetin Pep sebagai pelatih. Saat sekarang Pep memastikan masuk ke Manchester City, ada kabar yang bilang kalau keputusan itu didukung sama kedekatan Pep dengan Roberto Soriano, salah satu petinggi di Manchester City. Apa pun alasannya, Pep sudah merencanakan keluar setidaknya hampir 3 triliun buat pemain Manchester City, selepas dia ngegantiin Manuel Pellegrini nanti.

Macam-macam komentar muncul karena pindahnya Pep ke Manchester City. Kalau menurut saingan utama Manchester City, yaitu Manchester United, mereka nggak peduli dengan keputusan Pep itu karena nantinya nggak berpengaruh apa-apa ke Manchester United. Pernyataan itu keluar dari Chriss Smalling, pemain bek dari Manchester United. Meski ngomong gitu, bisa jadi Manchester United sebenarnya ngerasa ketar-ketir juga ya, Urbaners?

Pendukung Manchester City pastinya senang banget dengan kedatangan Pep jadi bagian dari tim, selain gaya berpakaiannya yang menarik, Pep diharapkan bisa ngebawa Manchester City buat menangin Liga Champion untuk pertama kalinya ya, Urbaners? Lumayan, nggak cuma sampai 16 besar saja. Kita lihat nanti musim depan, Urbaners!

 

Sumber: www.dailystar.co.uk, www.theguardian.com

Valentino Rossi Mempertimbangkan Pensiun Tahun Depan

Tuesday, December 31, 2019 - 14:14
Valentino Rossi dan Lewis Hamilton berfoto bersama di arena MotoGP sambil memegang helm masing-masing

Tahun depan sepertinya bakal jadi tahun yang cukup berat buat lo pencinta MotoGP. Pasalnya, salah satu pembalap ternama MotoGP, Valentino Rossi berencana akan mengakhiri karirnya. Tepatnya pada akhir musim 2020. Rossi sudah memberikan tanda akan menyudahi kariernya di MotoGP. Pembalap dengan nomor andalan 46 ini memiliki alasan mengapa dirinya harus mengakhiri karirnya.

 

Usia Valentino Rossi yang Sudah Nggak muda

The Doctor ketika sedang melaju di arena MotoGP

Tahun 2020, Valentino Rossi akan mengunjak usia 41 tahun. Usia ini terbilang nggak muda lagi untuk bisa melaju di arena MotoGP. Rossi juga dianggap nggak cukup prima untuk berkompetisi dengan pembalap MotoGP lainnya yang masih muda. Di musim 2019 Rossi sudah menunjukkan penurunan performa yang cukup signifikan.

The Doctor, sebutan Rossi di MotoGP hanya mampu naik podium sebanyak 2 kali. Ia juga gagal mencapai finish sebanyak 4 kali. Saat ini Rossi hanya mampu berada di posisi ke-7. Performa Rossi yang semakin menurun sudah banyak dirasakan oleh para penggemarnya. Rencana pensiun Rossi juga bersamaan dengan kontraknya dengan Yamaha yang akan berakhir pada akhir musim MotoGP 2020.

Tetapi Rossi masih belum memastikan apakah rencana pensiunnya akan benar-benar terjadi atau nggak, Urbaners. Rencana pensiun Rossi akan bergantung dari hasil performanya di MotoGP 2020. Jika nggak ada peningkatan selama musim MotoGP 2020, maka pembalap dengan nomor 46 akan benar-benar memilih pensiun di akhir musim.

 

Komentar Tentang Rencana Pensiun Valentino Rossi

Valentino Rossi di atas podium ketika menjuarai MotoGP Australia

Rencana pensiun Rossi sudah menjadi topik hangat di kalangan pembalap MotoGP dan penggemar MotoGP. Salah satu mantan pembalap MotoGP, Marco Lucchinelli beranggapan bahwa Valentino Rossi masih akan melanjutkan kariernya di MotoGP setelah musim MotoGP 2020 berakhir. Komentar lainnya datang dari pengamat MotoGP, Carlo Penat. Carlo menilai Valentino Rossi memiliki fisik yang masih bugar dan tangguh untuk berkompetisi di usianya yang hampir menginjak 41 tahun.

Meskipun begitu, Carlo menilai musim 2020 akan menjadi kunci penentu karier Rossi di MotoGP. Jika di MotoGP musim 2020, Rossi mampu menaikkan performanya maka kariernya di MotoGP bakal berlanjut. Sepertinya Rossi sedang berusaha untuk bisa meningkatkan performanya di musim selanjutnya. Untuk mendukung performanya di musim 2020, Rossi bahkan mengganti kepala mekaniknya yang awalnya ditangani Silvano Galbusera menjadi David Munoz.

 

Semoga di musim MotoGP 2020, Valentino Rossi bisa menaikkan performanya di MotoGP ya, Urbaners. Sehingga dia masih bisa melanjutkan kariernya di MotoGP musim selanjutnya. Sedih banget kalau sampe The Doctor pensiun.

 

 

Source : CNN Indonesia, Kompas