Home Sport Vinales di Bawah Bayang-Bayang Lorenzo

Vinales di Bawah Bayang-Bayang Lorenzo

Wednesday, February 8, 2017 - 05:02
Bagikan
Facebook Twitter Email

Urbaners tentu tahu betul perang dingin antar pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Perang saudara ini usai ketika Lorenzo hengkang digantikan Maverick Vinales. Banyak yang memprediksi jika hubungan Vinales-Rossi tak akan jauh beda ketika The Doctor bersama Lorenzo.

Namun hal itu tidak menyurutkan Lin Jarvis selaku Direktur Pelaksana Yamaha Motor Racing yang optimis, bahwa duet Rossi dan Vinales tetap sama kuat ketika Movistar Yamaha diperkuat Lorenzo. Vinales sebagai pebalap muda yang potensial dipercaya Yamaha mampu menyaingi ketangguhan performa Rossi sang juara dunia.

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi saat membela Yamaha

Hal ini dibuktikan dengan hasil yang baik ketika keduanya menjalani tes pramusim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 15-16 November 2016. Vinales menempati posisi teratas dalam tes dua hari tersebut. Sementara Rossi berada di posisi kedua pada hari pertama dan urutan ketujuh pada hari kedua.

Kisah Rossi-Lorenzo tentu menjadi bayang-bayang Vinales menjalankan kariernya bersama Tim Yamaha. Namun, Rossi sendiri telah mengakui keunggulan Vinales yang akan menjadi lawan hebat di aspal. Apalagi performa pembalap 21 tahun itu kian melejit di awal musim MotoGP 2016 saat bersama tim Suzuki.

Vinales dan Lorenzo disebut-sebut memiliki performa yang sama hebat untuk bersaing dengan Rossi, karena keduanya sama-sama muda dan cepat. Bersama Yamaha, Vinales langsung masuk daftar kandidat juara MotoGP 2017, sementara Nasib Lorenzo bersama Ducati masih dipertanyakan.

Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Vinales di podium

Vinales memang sempat menegaskan bahwa dirinya akan bisa belajar banyak dari The Doctor dengan berada di satu tim yang sama. Tapi persaingan paling awal di lintasan balap pada dasarnya adalah dengan menghadapi rekan satu tim terlebih dulu. Dan dalam hal ini Rossi yang jadi rekan setim Vinales punya catatan mentereng.

Selama 15 musim di MotoGP, tak termasuk 500cc, GPOne.com mencatat bahwa cuma pada tiga kesempatan saja Rossi menyudahi musim di bawah rekan satu timnya--selebihnya Rossi senantiasa jadi lebih baik. Pada tiga musim tersebut (2010, 2013, 2015) Rossi finis di bawah Jorge Lorenzo, yang untuk musim 2017 hijrah dari Yamaha ke Ducati.