Home Techno Silicon Valley: The Biggest Industry Sector

Silicon Valley: The Biggest Industry Sector

Friday, March 13, 2015 - 16:40
Bagikan
Facebook Twitter Email

Komputer, laptop, dan smartphone itu ibarat “keluarga”. Walau memiliki peran masing-masing, namun sebenarnya mereka dilahirkan di satu tempat yang sama. Ya, semua hal yang berhubungan dengan komputer, laptop, dan smartphone dilahirkan dari tempat yang disebut dengan “Silicon Valley”.

Silicon Valley adalah kawasan penghasil industri teknologi tersebar di dunia. Jantungnya berada di kawasan yang meliputi San Fransisco, Bay Area, dan California. Dan nama Silicon Valley yang digunakan bukanlah nama legal dari suatu kawasan di sana.  Silicon Valley merujuk pada berbagai wilayah yang terdiri dari San Jose, Santa Clara, Sunnyvale, Palo Atlo, dan beberapa daerah lainnya.

Munculnya Silicon Valley dimulai dari  dua orang sahabat yang mendirikan suatu perusahaan di salah satu kawasan tersebut pada tahun 1939. Perusahan ini merupakan cikal bakal perusahaan HP yng diaktori oleh dua orang pendirinya, Hewlett dan Packard. Dikarenakan perusahaan HP berkembang secara pesat, beberapa perusahaan lainnya mulai tertarik membuka perusahaan di kawasan tersebut untuk mendapatkan kesusksesan yang sama. Nggak hanya menampung perusahaan teknologi informasi, Silicon Valley juga menjadi kawasan buat perusahaan semi-konduktor, design grafis, perangkat workstations, dan juga bidang komputer jaringan. Perusahaan tersebut antara lain Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, Xerox, dan Yahoo!.

Ada yang tau kenapa kawasan ini diberi nama “Silicon Valley”? Pemilihan kata silikon dimaksudkan untuk menyebutkan situasi perusahaan besar yang menggunakan bahan silikon untuk membuat teknologi semi-konduktor serta perangkat teknologi lainnya. Sementara itu, penggunaan kata Valley identik dengan kawasan Santa Clara Valley yang terletak di ujung selatan San Fransisco Bay.

Selain terkenal sebagai Silicon Valley, kawasan ini juga diberi julukan “lembah kesempatan”. Hal ini dikarenakan Silicon Valley dianggap sebagai daerah yang memberi kesempatan bagi perusahaan teknologi informasi untuk mengembangkan berbagai teknologi mereka. Kawasan ini juga udah menjadi salah satu daerah yang paling diincar para pencari kerja dan investor dunia. Namun, di balik semua kuntungan dan kelebihan yang didapatkan, ada kontroversi terkait keberadaan industri teknologi ini. Salah satu contohnya adalah pencemaran akibat penanganan limbah beracun yang nggak tepat.