• Techno
  • Cicret Wristband: Android on Your Skin

Cicret Wristband: Android on Your Skin

Mon, 20 April 2015

Urbaners pernah nggak membayangkan suatu saat teknologi-teknologi canggih yang ada di film-film teknologi seperti Live Free Die Hard, Source Code, atau Tron Legacy bisa muncul di dunia nyata? Atau lo pernah membayangkan benda dalam kamar lo bisa diubah jadi barang berteknologi super canggih yang bisa memudahkan orang untuk menjalankan berbagai aktivitas?

Cicret Wristband ini salah satu teknologi wearable device yang baru muncul di dunia nyata Urbaners. Gelang pintar yang memiliki teknologi yang hampir sama dengan Android dan bisa muncul di permukaan kulit tangan. Perangkat ini didukung teknologi Pijo Projector yang akan memancarkan proyeksi dari layar Android ke kulit tangan. Di dalamnya sudah tertanam 8 sensor proximity, yaitu sensor berkemampuan jarak jauh yang terdapat juga dalam  teknologi sensor smartphone Lumia. Didukung juga fitur vibrasi yang bisa memudahkan Urbaners untuk mengetahui notifikasi yang masuk ke gelang Cicret ini. Nggak ketinggalan, fitur-fitur WiFi, storage (16GB dan 32GB), memory card, dan bluetooth juga sudah ditanamkan di perangkat ini. Kebayang dong gimana praktisnya gelang pintar ini.

Cicret Wristband memiliki dua ukuran dan 10 pilihan warna, putih dan hitam yang bisa kamu sesuaikan dengan outfit lo. Ragu dengan fitur-fiturnya yang segitu aja? Mau mengirim dan menerima email, menerima panggilan telepon, mengakses internet, dan bermain game semuanya bisa dilakukan sama gelang super canggih ini. Yang pasti lo akan benar-benar merasakan penggunaan smartphone sesungguhnya sesungguhnya di kulit Urbaners.

Duh kalau fitur-fiturnya sekeren ini jadi pengin beli nggak sih, Urbaners? Tapi sayangnya Cicret Wristband masih dalam proses penggalangan dana dan kalau sudah terkumpul maka sudah bisa diproduksi dan dijual di pasaran dengan harga $400 atau setara Rp 5.200.000. Tertarik?

 

 

 

 

Liber 8
Gelang canggih ini bisa mengubah motif dan corak gelang hanya dengan bantuan smartphone. Untuk mengubahnya butuh bantuan aplikasi Tago. Gelang ini berisi tinta elektronik sehingga bisa berubah warna saat pengguna memakainya.

Plump Hand Ring
Gelang kesehatan ini diproduksi oleh Baidu yang dapat  mengontrol kesehatan penggunanya melalui layanan Cloud Baidu. Memiliki fungsi alat monitoring jadwal olahraga, konsumsi kalori, dan waktu tidur.

Nymi Bracelet
Gelang canggih ini dibuat khusus untuk orang-orang yang suka lupa dengan password.  Gelang ini bekerja dengan detak jantung si penggunanya. Dengan sistem sensor, Nymi akan mendeteksi identitas penggunanya untuk membuka perangkat.

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys