Home Techno Bunga Pertama Yang Tumbuh di Luar Angkasa

Bunga Pertama Yang Tumbuh di Luar Angkasa

Thursday, January 28, 2016 - 15:15
Bagikan
Facebook Twitter Email

Beberapa waktu lalu, seorang astronot NASA bernama Scott Kelly berbagi kabar bahagia tentang keberhasilannya menanam bunga di International Space Station (ISS). Hal tersebut menjadi yang pertama kali terjadi sepanjang sejarah, lho. Mungkin, setelah ini, astronot-astronot NASA bakal mampu menumbuhkan tanaman yang bisa dimakan. Wah, tinggal di luar angkasa nggak lagi jadi hal yang mustahil untuk dilakukan!

 

Sempat Mengalami Kegagalan

Bunga yang ditanam oleh Kelly tersebut bernama zinnia, bentuknya mirip seperti bunga matahari, tetapi masih termasuk dalam kelompok daisy. Kelly udah mengerjakan proyek penanaman zinnia ini sejak bulan November 2015 lalu. Sayangnya, zinnia yang ditanamnya nggak mau berkembang karena tingkat kelembapan yang tinggi dan terbatasnya aliran udara di luar angkasa. Akhirnya, Kelly pun memutuskan untuk menyirami zinnia sesuai kebutuhan dan nggak perlu terpaku pada jadwal.

Dan siapa sangka bahwa usaha Kelly membuahkan hasil? Pada awal tahun 2016 lalu, bunga zinnia tersebut kembali tumbuh. Trent Smith, manajer dari proyek tersebut, mengungkapkan bahwa bunga zinnia memang memiliki karakteristik yang sangat sensitif terhadap lingkungan dan cahaya. Durasi pertumbuhannya pun cukup panjang, yakni sekitar 60-80 hari dengan resiko kegagalan yang tinggi. Itulah mengapa ia, Kelly, dan timnya cukup terkejut ketika bunga zinnia berhasil tumbuh di ISS.

 

Bagian dari Proyek Veggie

Tahukah lo bahwa ternyata penanaman bunga zinnia tersebut meupakan bagian dari proyek Veggie yang udah dimulai oleh NASA sejak tahun 2014 lalu? Sebelum zinnia, NASA juga pernah berhasil menanam selada air di ISS. Keberhasilan proyek Veggie menjadi langkah pertama dalam produksi pangan agar astronot dapat mengonsumsi makanan segar. NASA juga optimis bahwa proyek Veggie dapat meningkatkan kemungkinan bagi manusia untuk tinggal di luar angkasa dalam jangka waktu panjang.

Menariknya lagi, proyek Veggie ternyata memberikan informasi penting untuk kelangsungan misi Mars. Alexandra Whitmire, anggota Human Research Program NASA, mengungkapkan bahwa beberapa informasi tersebut mencakup jadwal penyiraman di gravitasi mikro danhal-hal apa aja yang harus dilakuin kalau ada jamur yang tumbuh pada tanaman. Selain sebagai asuman konsumsi, merawat tanaman di luar angkasa dapat membantu astronot untuk meminimalisir perasaan terisolasi dan kesepian.

NASA berharap agar proyek Veggie bisa makin berkembang dan menumbuhkan tanaman-tanaman lain. Terlebih, kalau lo udah menonton film The Martian, rasanya bukan nggak mungkin kalau nantinya NASA juga bisa melakukan aktivitas bercocok tanam di planet Mars sana.

 

 

Source: engadget.com, nationalgeographic.co.id, techno.id