• Techno
  • Ngaku Musisi Handal? Coba Adu Skill Sama Robot Musisi Ini!

Ngaku Musisi Handal? Coba Adu Skill Sama Robot Musisi Ini!

Tue, 08 March 2016

Lo pernah ngebayangin suatu kehidupan di mana manusia dan robot jalan berdampingan gitu nggak sih, Urbaners? Mungkin sekarang lo tahu kalau robot-robot memang banyak dipakai buat bantu kerjaan manusia, atau sekadar buat mainan saja. Tapi lo kebayang nggak soal robot yang bisa mainin alat musik, mulai dari gitar, piano, drum, sampai trompet? Iya, mereka lancar mainin alat musik yang mungkin Urbaners belajarnya lama banget itu. Teknologi kadang-kadang keren tapi bikin seram juga ya, Urbaners? Nah, ini daftar robot-robot musisi yang sudah eksis di dunia.

1985, Don Cuco El Guapo

Robot musisi pertama yang terkenal asalnya adalah dari Universidad Autonoma de Puebla, Meksiko, Urbaners. Robot ini punya kamera di matanya yang bikin dia bisa baca not balok. Terus, tangannya bakal keliling tuts piano sesuai dengan not yang dia baca. Robot ini lengkap pakai sabuk dan topi ala Meksiko, Urbaners.

2005, Robot dari Toyota

Robot yang bentuknya sudah kece ini bisa main trompet, Urbaners. Seolah-olah dia seperti manusia saja gitu. Robot ini bisa ngatur tekanan udara yang dikeluarkan juga. Selain robot yang main trompet, Toyota juga bikin robot lain yang bisa main tuba dan drum, biar sekalian jadi marching band robot.

2008, The Trons

Kalau robot sebelumnya punya bentuk jelas seperti manusia, The Trons nggak begitu, Urbaners. The Trons adalah band musik yang diisi oleh Wiggy (lead guitar), Ham (rhythm guitar), dan Fifi (keyboard player). Mereka nggak punya kepala atau anatomi seperti manusia, tapi mereka sudah bikin rekaman lagu yang judulnya Sister Robot dan The Trons Theme.

2013, Z-Machines dan Compressorhead

Dua band robot ini bentuknya balik seperti manusia, Urbaners. Z-Machines adalah band buatan insinyur dari Universitas Tokyo. Z-Machines bahkan sudah punya EP sendiri berjudul Music for Robots setelah Tom Jenkinson, komposer asal Inggris dengar permainan Sad Robot Goes Funny mereka. Kalau Compressorhead, mereka ambil aliran rock dalam bermusik dan sudah manggung sejak tahun 2012. Compressorhead juga mau buat album yang ada penyanyi robotnya segala.

2014 dan 2016, Robot Prostesis

Yang namanya mimpi memang nggak boleh berhenti dikejar, Urbaners. Robot prostesis ini memungkinkan orang yang kehilangan lengannya buat bisa main drum lagi. Robot ini tinggal ditempel di tubuh, dan sensornya bakal ngebaca gerakan otot yang punya. Di tahun 2016, robot seperti ini juga dijadiin lengan ketiga, sehingga seorang drummer bisa makin heboh lagi mainnya.

2015, Robot Koreografer

Mungkin robot yang satu ini kelihatan nggak sekeren robot-robot sebelumnya, Urbaners. Tapi biar pun kecil, robot ini manfaatnya besar banget. Robot ini bisa bantu lo nentuin gerakan tari atau improvisasi musik macam apa setelah dengar satu permainan lagu. Lumayan, bisa jadi persiapan sebelum Urbaners turun ke dancefloor.

Sedang Dibuat, Al System

Sekarang, musisi jazz dan ilmuwan komputer, Kelland Thomas, lagi mencoba bikin Al System yang bisa bikin robot main musik jazz bareng musisi sungguhan lainnya. Mulai dekat nih Urbaners, masa-masa manusia bakal sandingan beneran sama robot!

Mana yang paling penasaran buat lo lihat langsung konsernya, Urbaners? Nah, lo sendiri jangan sampai kalah sama robot ya. Nggak ada kata terlambat kok buat belajar main musik! Atau mungkin lo pengen tahu ada robot yang bisa pakein makeup sendiri?

 

Sumber:
www.techinsider.io

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id