• Techno
  • Tidal, Bagaimana Strateginya Menghadapi Spotify dan Apple Music?

Tidal, Bagaimana Strateginya Menghadapi Spotify dan Apple Music?

Thu, 19 May 2016

Pertama diluncurkan pada tahun 2014, tentu Tidal sebagai tempat streaming musik kalah jauh dengan Spotify dan Apple Music. Tetapi memasuki tahun 2016 ini, tiba-tiba Tidal mendapatkan tempat dihati para penikmat musik, yang legal tentunya. Debut Tindal pertama memang kurang bagus, album terbaru dari Jay Z diluncurkan secara esklusif di Tidal. Tetapi pada akhirnya, Jay Z “membuka” lagu-lagunya tersebut di streaming musik lain. Lalu bagaimana strategi Tidal untuk menjadi pilihan tidak hanya dari kalangan penikmat musik, tetapi juga artis?

 

Tidal tidak hanya menawarkan streaming musik

Jay Z adalah pemilik dari Tidal. Dia mengatakan bahwa dirinya membuat Tidal bersama artis yang lain. Jay Z menyebut beberapa nama kondang seperti Madonna, Usher, Rihanna, Kanye West, Daft Punk, dan lain-lain sebagai pemilik Tidal. Jay Z tentu tidak akan membuat streaming musik yang sama seperti Spotify atau Apple Music. Tidal kemudian memberikan fitur yang tidak ada di streaming musik lain, yaitu video dan konser.

Pada tahun 2015, Madonna mengeluarkan debut single videonya yang berjudul “Ghosttown”. Madonna tidak meluncurkan debut single videonya di YouTube ataupun di televisi. “Ghosttown”-nya Madonna ini berhasil membuat ribuan fans berat Madonna beralih menuju Tidal.

 

Album baru Beyonce, hanya khusus di Tidal

Lo pasti tahu Tidal dari album terbaru Beyonce, “Lemonade”. Tetapi sebelum itu, Kanye West juga meluncurkan album “The Life of Pablo” khusus di Tidal. Setelah Madonna berhasil menggaet ribuan fans untuk subscribe di Tidal, sekarang giliran Kanye West yang membuat Tidal “eksklusif”. Walaupun album tersebut bisa didengarkan di Apple Music dan Spotify, tetapi keputusan Kanye West berhasil membuat Tidal diperhitungkan.

Baru pada bulan April 2015 lalu, Beyonce meluncurkan Album baru berjudul “Lemonade” yang khusus lo dengerin di Tidal. Cara peluncuran album baru dari Beyonce ini cukup unik, karena disertai dengan video konser eksklusif. Bagaimana dengan streaming musik lain? Beyonce tidak akan “membuka” album terbarunya tersebut di Apple Music ataupun Spotify dan Apple Music. Keren kan Urbaners cara promosi dari Tidal?

 

Source: cnet.com, tidal.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys