• Techno
  • Laugh.ly Akan Sajikan Acara Standup Komedi Setiap Hari

Laugh.ly Akan Sajikan Acara Standup Komedi Setiap Hari

Mon, 29 August 2016

Sekarang mungkin lo bisa menikmati acara standup komedi di acara televisi nasional maupun YouTube. Tetapi apakah kalian tahu bahwa video standup komedi di YouTube ini kebanyakan menyalahi aturan copyright? Tentunya aturan copyright ini akan merugikan bagi komika (sebutan aktor standup komedi). Nah, ternyata masalah tersebut nggak hanya menimpa para penggiat standup komedi di Indonesia saja, di luar negeri juga demikian. Setelah mengeluarkan versi beta, Dave Scott mengeluarkan aplikasi bernama Laugh.ly. Aplikasi ini sifatnya sama seperti Spotify ataupun Apple Music, tetapi bedanya isi dari Laugh.ly ini adalah artis-artis standup komedi.

 

91 juta orang menyukai komedi

Dave Scott yang merupakan CEO sekaligus founder dari Laugh.ly mengatakan dirinya nggak sembarangan dalam membuat aplikasi ini. Dave Scott sudah memprediksi bahwa apapun yang bersifat lucu pasti akan mudah sekali viral atau terkenal. Contohnya, sekarang coba lo membuka media sosial masing-masing, pasti lo akan melihat video lucu yang sedang naik daun. Dave Scott juga menyebut 91 juta orang menyukai komedi di situs Facebook dan 50 komedian besar mempunyai gabungan fans lebih dari 700 juta. “Itu pasar kami,” ungkap Dave Scott percaya diri.

 

Menang dalam kontes startup

Tentu Dave Scott nggak mempunyai banyak uang untuk membuat aplikasi Laugh.ly. Bersama pengembang lain, Dave Scott mengikuti TechCrunch Disrupt, salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia. Dari situ Laugh.ly mendapatkan bantuan investasi dan juga ide dari para investor. Akhirnya setelah meluncurkan aplikasi beta selama 4 bulan, pada awal Agustus ini Dave Scott mengeluarkan versi terbaru.

Sebelum diluncurkan, Laugh.ly ini hanya bisa digunakan di iOS. Tetapi sekarang setelah diluncurkan di Android, pengguna Laugh.ly sudah mencapai ribuan. Walaupun belum semuanya menggunakan fitur premium, tapi itu adalah langkah besar. Di Laugh.ly sudah ada 400 komika dunia seperti Louis C.K, Kevin Hart, Chris Rock dan banyak lagi. Setiap fitur premium yang digunakan, komika akan mendapatkan royalti.

 

Source: cnet.com

Tips Agar Data Pribadi Tetap Aman Saat Berbelanja Online

Wed, 03 June 2020
Seorang pria tampak sedang memperhatikan smartphone-nya

Hampir semua aktivitas lo sekarang dilakukan menggunakan aplikasi daring dan sambungan internet. Apalagi kalau lo termasuk orang yang suka belanja online, lo pasti menggunakan fitur pembayaran online ‘kan, Bro? Baik menggunakan kartu debit maupun kartu kredit. Oleh sebab itu, lo harus ekstra hati-hati dalam menjaga keamanan perangkat serta data pribadi lo agar tidak terjebak oleh kasus penipuan atau pencurian data.

 

Pakai Fitur Security Checkout

Seorang pria tampak terkejut sambil melihat smartphone-nya

Salah satu aplikasi internet yang punya fitur security checkout ini adalah Google. Sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia sekarang, nggak heran kalau Google juga menaruh perhatian besar dalam hal keamanan data para penggunanya. Kalau Google saja segini waspadanya, seharusnya lo juga terhadap data pribadi lo sendiri.

Security checkout ini pada dasarnya adalah layanan untuk memastikan bahwa akun Google lo ada di warna hijau, yang berarti data-data lo dalam level keamanan terjamin. Fitur ini berguna untuk mengamankan informasi lo yang bertautan di internet. Jika dalam proses menggunakan fitur security checkout ini ternyata akun lo ada di level warna kuning atau merah, akan ada pemberitahuan dan penjelasan bagian mana yang harus lo atur kembali untuk memperketat keamanan akun.

 

Terapkan Sistem Verifikasi Dua Langkah

Salah satu tampilan verifikasi dua langkah pada aplikasi WhatsApp

Selain fitur security checkout di atas, lo juga bisa menerapkan sistem verifikasi dua langkah yang cukup umum diterapkan oleh beberapa aplikasi. Nggak hanya Google saja, aplikasi messenger seperti WhatsApp juga beberapa media sosial lainnya sudah menerapkan sistem verifikasi dua langkah. Tujuannya sama, demi menjaga keamanan akun para pengguna aplikasi tersebut dari pencurian dan penyalahgunaan data.

Pada prinsipnya, proses kerja sistem verifikasi dua langkah ini adalah verifikasi ulang sebelum akhirnya melakukan login pada akun. Umumnya setelah lo login dengan memasukan data yang dibutuhkan, lo akan dikirimkan juga kode verifikasi tambahan ke ponsel lo. Kode verifikasi ini harus lo input, supaya bisa mengakses akun lo sepenuhnya.

 

Unduh Aplikasi Resmi

Seseorang sedang scrolling sebuah laman yang penuh aplikasi

Setelah tahu cara-cara dasar mengamankan akun-akun penting seperti akun e-Mail yang biasa dipakai untuk membuat akun, termasuk akun belanja online, berikutnya lo juga harus memastikan bahwa aplikasi belanja online yang lo unduh benar-benar aplikasi asli dari sumber asli. Jadi saat membuka Play Store untuk mengunduh aplikasi, baca dengan seksama sumber penyedia aplikasi.

Dengan mengunduh aplikasi e-Commerce untuk belanja online yang resmi, lo jadi lebih terjamin dalam melakukan berbagai transaksi jual beli di sana. Karena penyedia aplikasi adalah perusahaan terpercaya yang juga memiliki sistem keamanan untuk menjaga data para pengguna. Ini juga berarti, lo sebaiknya menghindari berbelanja di aplikasi online yang belum terverifikasi layanannya.

 

Ganti Password Secara Berkala

Seorang sedang membuka laman salah satu situs belanja online

Terakhir, yang paling penting, pastikan untuk selalu ganti password akun-akun lo secara berkala. Jangan diganti dengan kata kunci yang mudah ditebak ya, Bro. Usahakan sebisa mungkin lo buat password dengan kombinasi huruf besar dan huruf kecil, angka, serta simbol pada keyboard. Dengan begitu, password lo akan semakin sulit untuk diretas.

Hindari juga kebiasaan menerapkan satu password yang sama untuk semua akun yang lo punya. Memang kelihatannya lebih memudahkan untuk mengingat semua password yang lo punya, namun ini bisa jadi boomerang buat lo sendiri nantinya. Jadi ganti password lo sekarang, jaga data pribadi lo. Demi tetap aman saat sedang berbelanja online.

 

 

 

Sources: BukaLapak,  Detik, Tagar.ID