• Techno
  • Inilah Shopping Day Terbesar di Dunia

Inilah Shopping Day Terbesar di Dunia

Mon, 21 November 2016

Setiap tanggal 11 November di Tiongkok diperingati sebagai The Singles Day, yaitu hari jomblo sedunia. Alibaba, raksasa e-commerce Tiongkok ini mengubah The Singles menjadi Hari Belanja Online Tiongkok dan sebagai salah satu yang terbesar di dunia. Bahkan sekarang sudah nggak ada lagi The Singles, yang ada adalah Alibaba Singles Day.

Pada tahun 2015 lalu, Alibaba berhasil mencetak rekor penjualan sebesar 187 triliun rupiah saat The Singles’ Days hanya dalam tempo satu hari dan sebagian besar proses belanja tersebut dilakukan secara online. Perlu lo tahu Urbaners, di Alibaba Singles’ Days tahun ini Alibaba akan membuatnya sedikit berbeda dengan yang pernah ada sebelumnya.

 

Buy+ Virtual Reality Shopping

Alibaba telah meluncurkan teknologi terbarunya pada tanggal 11 November kemarin, Buy+ Virtual Reality Shopping. Teknologi ini merupakan terobosan baru dimana para pelanggan akan memakai VR Headset dan melakukan belanja secara online secara virtual. Pelanggan bebas memilih barang apa saja yang ingin dibeli dengan metode pembayaran yang terintegrasi dengan Alipay. Jadi, pelanggan cukup menganggukkan kepala saja untuk mengonfirmasi pembayaran.

Tahun lalu sebanyak 100 juta orang berpartisipasi dalam festival ini. Dengan adanya Buy+ diharapkan tahun ini jumlah tersebut meningkat. Selain itu, untuk mengundang antusiasme masyarakat, Alibaba juga mengadirkan artis Hollywood ternama seperti Katy Perry. Selanjutnya ada Apple, P&G, dan Estee Lauder adalah contoh perusahaan besar yang ikut berpartisipasi dalam festival belanja ini.

 

Harapan Alibaba Kedepannya

Jack Ma sendiri berencana kedepannya untuk bikin Alibaba mampu menciptakan pengalaman personal antara retailer dan pelanggannya. Hal ini semakin didukung oleh Alibaba sebagai perusahaan grosir terbesar di dunia yang memiliki data tak terbatas dari e-commerce, social-sharing, pembayaran, lokasi, dan info-info lainnya. Jadi, pelanggan dapat mendapatkan rekomendasi item apa yang ia butuhkan dan hal ini berbeda dari pelanggan satu dengan yang lainnya.

Kalau lo berada di Tiongkok saat Alibaba Singles’ Day ini, apa aja yang akan lo beli? Agar tidak menyesal kemudian, jangan lupa baca juga tips aman belanja online.

 

Sourceforbes.com,techinasia.com

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id