• Techno
  • 4 Robot Ini Menyita Perhatian di CES 2017

4 Robot Ini Menyita Perhatian di CES 2017

Wed, 18 January 2017

Ajang Consumer Electronics Show 2017 yang dilangsungkan di Las Vegas, Nevada, awal Januari lalu menyisakan banyak kesan bagi para pengunjungnya. Banyak inovasi yang dipamerkan oleh para pengembang peralatan elektronik. Satu yang paling berkesan: robot! Ada banyak banget robot yang dipamerkan di CES 2017. Berikut ini adalah beberapa robot yang menyita perhatian di CES 2017.

 

Pepper

Robot buatan SoftBank Robotics ini mungkin menjadi robot yang paling terkenal di dunia, selain ASIMO milik Honda tentunya. Pepper diciptakan sebagai robot humanoid yang dapat membantu setiap kebutuhan manusia. Robot ini memulai debutnya di sebuah pusat perbelanjaan di San Francisco dan membantu lebih dari 500 pelanggan setiap harinya. Ada banyak upgrades yang menyertai Pepper dalam beberapa tahun belakangan, salah satunya adalah lancar berbicara dengan 20 bahasa.

 

Lynx

Robot humanoid lain yang muncul adalah Lynx buatan pabrikan asal Tiongkok, Ubtech Robotics. Berbeda dengan model dengan roda yang sudah dijual di pasaran, sekarang Lynx memiliki kaki-kaki stabil yang bahkan dapat digunakan untuk berjalan di atas karpet. Terintegrasi dengan Alexa, robot ini dapat digunakan untuk membantu penggunanya dalam mengerjakan berbagai hal, termasuk main musik hingga mengatur jadwal setiap hari. Yang menarik, pengguna juga bisa disuruh buat pose yoga, bahkan bisa membantu pengguna untuk memperbaiki posisi yoganya.

 

Kuri

Robot buatan Mayfield Robotics ini dapat berkedip, menyala, bahkan bersiul riang ketika dipanggil namanya. Menariknya lagi, robot ini dilengkapi dengan LED yang dapat berubah warna sesuai dengan mood robot di saat yang sama. Robot ini bergerak dengan roda untuk berkeliling dan mengingat semua bagian di rumah. Pengguna hanya perlu menyebut kata kunci “Hey Kuri” untuk mengaktifkannya dan memintanya untuk merespon 12 voice commands lainnya. Robot ini mampu mengenali setiap orang yang telah kontak dengannya.

 

Yumii with Cutii

Robot yang diciptakan oleh startup asal Perancis, Yumii with Cutii, ini didesain sebagai robot pembantu lansia yang butuh perawatan di rumah. Robot ini mampu merespon perintah verbal serta membantu aktivitas sehari-hari di rumah, termasuk mengingatkan jadwal hingga membantu memasak. Yumii with Cutii juga dapat melakukan panggilan ke kontak keluarga hingga membuat janji ke dokter.

 

Menurut lo, mana robot yang paling menarik di gelaran CES 2017? Yang jelas, semoga robot-robot tersebut dapat diproduksi secara masal dan mampu membantu aktivitas manusia sesegera mungkin.

 

Source: digitaltrends.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys