• Techno
  • Kenalin Strike, Bola Bisbol Pintar Pertama di Dunia

Kenalin Strike, Bola Bisbol Pintar Pertama di Dunia

Thu, 02 February 2017

Olahraga bisbol memang punya kesan tersendiri di tengah masyarakat. Memang di Indonesia belum seberapa populer, tapi di Amerika Serikat, olahraga ini jadi olahraga favorit banyak keluarga. Banyak teknologi yang menunjang kemudahan dalam berolahraga bisbol. Menariknya, teknologi tersebut nggak datang dari Negeri Paman Sam, melainkan dari Tiongkok. Baru-baru ini dirilis bola bisbol pintar pertama di dunia. Apa yang bisa dilakukan oleh bola ini?

 

Bola bisbol pintar pertama

Lemparan pitcher merupakan penentu kemenangan sebuah tim bisbol. Bila lemparan pitcher sempurna, maka bukan nggak mungkin tim bisbol akan selalu menang. Tak heran bila banyak tim bisbol profesional yang menggunakan berbagai peralatan berharga jutaan dolar untuk mengetahui kualitas lemparan seorang pitcher.

Strike adalah bola bisbol pintar pertama di dunia yang mampu membantu pemain bisbol dalam mendapatkan data mengenai lemparan pitcher. Nggak perlu peralatan mahal, lo cukup butuh bola Strike dan aplikasi mobile yang di-install di perangkat smartphone. Tinggal nyalakan aplikasi, lakukan lemparan terbaik lo dan seketika itu juga data-data tentang lemparan yang baru saja lo lakukan akan muncul di layar smartphone.

 

Banyak komponen, berat tetap sama

Dalam satu kali pencatatan lemparan, Strike akan mencatat kecepatan, kelengkungan serta putaran bola. Data-data tersebut akan muncul di layar aplikasi. Yang menarik, aplikasi tersebut akan memberikan simulasi 3D mengenai arah bola sehingga lengkungan-lengkungan yang dibuat oleh bola saat melayang terlihat dengan jelas. Tak hanya itu, lo juga bisa menganalisa sudut putar bola begitu juga dengan strike zone yang akan membantu lo menemukan akurasi sempurna tiap lemparan.

Di dalam bola Strike terdapat beberapa komponen, antara lain IMU, gyro sensor, Bluetooth serta komponen elektronik lainnya.  Komponen tersebutlah yang kemudian mencatat setiap pergerakan bola layaknya sebuah GPS. Bola ini memang butuh baterai sebagai sumber tenaga, tapi menariknya lo bisa mengisi ulang daya baterai tanpa perlu memasangnya ke port USB berkat wireless pad. Menariknya lagi, meski terdapat banyak komponen, berat bola ini tetap sama dengan bola bisbol standar pada umumnya.

Menarik untuk dimiliki, Urbaners, apalagi buat lo yang ingin jadi pitcher andalan tim. Tertarik untuk membelinya?

 

Source:
hypebeast.com

Facebook Kembangkan Fitur E-Commerce untuk Platformnya

Thu, 04 June 2020
Mark Zuckerberg dengan baju biru, berbicara di depan layar biru bertuliskan Facebook

Adanya pandemi COVID-19 membuat segala aktivitas jadi terhambat. Terutama aktivitas dagang yang jadi terganggu karena adanya himbauan untuk tetap diam di rumah saja. Untungnya, barang-barang kebutuhan masih bisa dibeli secara online. Lo juga pasti sering berbelanja online #MumpungLagiDirumah saja, kan?

Muncul lagi satu layanan e-Commerce baru yang bisa lo coba, yakni Facebook Shops. Facebook bekerja sama dengan Shopify, BigCommerce, dan Woo membentuk fitur baru ini untuk memudahkan operasional bisnis di tengah pandemi ini.

 

Shops Sebagai Solusi Bisnis di Tengah Pandemi

Tampilan Shops di Facebook dan Instagram yang terlihat dari tiga layar smartphone.

Pada Selasa (19/5), Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook mengumumkan hadirnya fitur e-Commerce bernama Facebook Shops. Berbeda dengan fitur marketplace yang sebelumnya sudah ada, Facebook Shops sendiri merupakan fitur e-Commerce kembangan tim Facebook yang bisa dipakai secara gratis, di mana segala proses jual-beli dilakukan langsung dalam Facebook.

Peluncuran fitur Shops ini dilakukan oleh Facebook sebagai solusi bagi para pemilik bisnis kecil yang kesulitan di tengah pandemi ini. “If you can’t physically open your store or restaurant, you can still take orders online and ship them to people,” ungkap Mark Zuckerberg. Ia juga mengakui bahwa peluncuran ini terkesan tergesa-gesa, namun dianggap perlu agar bisa membantu kelangsungan bisnis-bisnis yang merugi.

Di sisi lain, fitur Shops ini juga menjadi langkah pintar bagi Facebook, mengingat e-Commerce merupakan segelintir industri yang diuntungkan di kala pandemi. Sebut saja Amazon dan Etsy, dua kompetitor Facebook yang keuntungannya bahkan dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hadirnya Facebook Shops menjadi simbol resmi bahwa Facebook siap “bertarung” menghadapi Amazon.

 

Terhubung dengan Aplikasi Facebook dan Instagram

Tampak toko online di Facebook Shops yang terlihat dari sebuah layar smartphone

Nggak hanya melalui Facebook saja, tetapi Zuckerberg juga mengatakan bahwa fitur Shops ini akan hadir di Instagram. Orang-orang bisa membuka toko online dan meng-upload katalog di Facebook Shops secara gratis, begitu pula di Instagram. Nantinya, para pembeli bisa melakukan transaksi layaknya di aplikasi e-Commerce di kedua platform media sosial ini.

Rencananya, pengguna bisa mencantumkan daftar barang dan harga secara langsung di halaman Facebook, profil Instagram, dan story Instagram. Selain itu, para pengguna juga bisa memesan fitur iklan di Facebook dan Instagram untuk memasarkan toko online mereka. Itu juga sebabnya mengapa Facebook Shops gratis untuk digunakan.

 

Fitur-Fitur yang Tengah Dikembangkan

Mark Zuckerberg memperkenalkan fitur Shops dalam sebuah livestream

Facebook Shops memang sudah diluncurkan, tetapi masih banyak fitur-fitur yang sedang dikembangkan oleh Facebook. Salah satunya adalah layanan pelanggan melalui chatting. Selanjutnya, para pembeli bisa melakukan tracking order bahkan langsung melakukan transaksi dari fitur Messenger, WhatsApp, dan Instagram Direct Message.

Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Messenger, WhatsApp, dan Instagram Direct Message untuk berjualan. Lebih keren lagi, barang-barang tersebut juga bisa di-tag selama livestream, sehingga orang bisa langsung membelinya dalam sekali klik.

Nggak hanya itu, Facebook juga sedang mengembangkan program loyalitas dan reward untuk menarik lebih banyak lagi pembeli dan penjual ke dalam Facebook Shops. “You’ll be able to easily see and keep track of your points and rewards,” ujar Zuckerberg dalam livestream. Tentu saja program ini bisa disesuaikan sendiri oleh pemilik bisnis. 

 

 

Sources: The Verge, CNBC, Business Insider