• Techno
  • Nadia, Asisten Virtual yang Mampu Membaca Emosi

Nadia, Asisten Virtual yang Mampu Membaca Emosi

Mon, 08 May 2017

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan merupakan salah satu tren teknologi yang tidak terbendung perkembangannya. Kehadiran AI rupanya menjadi cikal bakal produk berbasis asisten virtual.

Kini, asisten virtual terus berevolusi menjadi lebih pintar dari yang sudah-sudah. Akibatnya, banyak perusahaan teknologi berbondong-bondong menghadirkan layanan serupa yang tidak kalah cerdasnya.

Asisten digital sudah banyak diterapkan beberapa perusahaan terkemuka seperti Windows (Cortana), Samsung (Bixby), iPhone (Siri). Selain ketiganya, ada juga asisten virtual yang tidak kalah menarik loh!

Startup di Selandia Baru bernama Soul Machines menciptakan asisten virtual berbasis chatbot wanita yang diberi nama Nadia. Wah, mirip seperti nama perempuan Indonesia kebanyakan ya Urbaners. Apa yang membedakan Nadia dengan yang lain?

Nadia diklaim mampu membaca emosi manusia dari ekspresi wajahnya saja melalui teknologi Emotional Intelligence. Tujuannya adalah ingin membuat interaksi antara chatbot dengan penggunanya secara intim.

Untuk mengetahui dan mengerti emosi manusia, Nadia "melihat" lo melalui webcam. Soul Machines menyebut fitur itu sebagai emotional intelligence atau EI sehingga Nadia mampu memberikan tanggapan dan bantuan secara tepat dan lebih halus.

Sama seperti AI, EI dapat belajar sendiri melalui pengalaman. Semakin sering Nadia berinteraksi, semakin baik kemampuannya membaca emosi. Jika nada bicara atau ekspresi muka seseorang berubah, Nadia akan menyadari hal itu dan akan menyesuaikan nada bicaranya.

Dengan mengetahui emosi penggunanya, Nadia tahu bagaimana intonasi suara dan ekspresi wajah yang sesuai dengan mood penggunanya. Bahkan Nadia tahu emosi dan menemani penggunanya saat kesepian. Tentu menjadi hal baru dan menarik bukan Urbaners?

Tapi jangan takut Urbaners, Nadia tidak akan memberontak kepada manusia seperti yang ada di film-film robot. Bahkan, tujuan dari Nadia adalah untuk membantu orang-orang dengan disabilitas.

"Penyandang difabel kebanyakan mengaku kesulitan saat menghadapi proses birokrasi mengurus NDIS, karena mereka terbatas. Karena itu, Nadia hadir untuk membantu mereka melakukan pelayanan birokrasi agar lebih mudah dan cepat," kata CEO Soul Machines, Mark Sagar.

Sagar merupakan otak di balik terciptanya Nadia. Menurut Sagar, Nadia diciptakan bukan hanya sebagai teman chat namun lebih mengarah kepada asisten virtual yang dapat mengerti kondisi perasaan seseorang dan menemani saat kesepian.

Rencana yang akan datang, Nadia dapat membantu lo dalam pemesanan tiket, pengecekan jadwal hingga menjadi teman bermain permainan digital. Wah menarik ya! Tertarik kah Urbaners menjadikan Nadia sebagai asisten virtual?

 

Source: Thenextweb.com

Tips Agar Data Pribadi Tetap Aman Saat Berbelanja Online

Wed, 03 June 2020
Seorang pria tampak sedang memperhatikan smartphone-nya

Hampir semua aktivitas lo sekarang dilakukan menggunakan aplikasi daring dan sambungan internet. Apalagi kalau lo termasuk orang yang suka belanja online, lo pasti menggunakan fitur pembayaran online ‘kan, Bro? Baik menggunakan kartu debit maupun kartu kredit. Oleh sebab itu, lo harus ekstra hati-hati dalam menjaga keamanan perangkat serta data pribadi lo agar tidak terjebak oleh kasus penipuan atau pencurian data.

 

Pakai Fitur Security Checkout

Seorang pria tampak terkejut sambil melihat smartphone-nya

Salah satu aplikasi internet yang punya fitur security checkout ini adalah Google. Sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia sekarang, nggak heran kalau Google juga menaruh perhatian besar dalam hal keamanan data para penggunanya. Kalau Google saja segini waspadanya, seharusnya lo juga terhadap data pribadi lo sendiri.

Security checkout ini pada dasarnya adalah layanan untuk memastikan bahwa akun Google lo ada di warna hijau, yang berarti data-data lo dalam level keamanan terjamin. Fitur ini berguna untuk mengamankan informasi lo yang bertautan di internet. Jika dalam proses menggunakan fitur security checkout ini ternyata akun lo ada di level warna kuning atau merah, akan ada pemberitahuan dan penjelasan bagian mana yang harus lo atur kembali untuk memperketat keamanan akun.

 

Terapkan Sistem Verifikasi Dua Langkah

Salah satu tampilan verifikasi dua langkah pada aplikasi WhatsApp

Selain fitur security checkout di atas, lo juga bisa menerapkan sistem verifikasi dua langkah yang cukup umum diterapkan oleh beberapa aplikasi. Nggak hanya Google saja, aplikasi messenger seperti WhatsApp juga beberapa media sosial lainnya sudah menerapkan sistem verifikasi dua langkah. Tujuannya sama, demi menjaga keamanan akun para pengguna aplikasi tersebut dari pencurian dan penyalahgunaan data.

Pada prinsipnya, proses kerja sistem verifikasi dua langkah ini adalah verifikasi ulang sebelum akhirnya melakukan login pada akun. Umumnya setelah lo login dengan memasukan data yang dibutuhkan, lo akan dikirimkan juga kode verifikasi tambahan ke ponsel lo. Kode verifikasi ini harus lo input, supaya bisa mengakses akun lo sepenuhnya.

 

Unduh Aplikasi Resmi

Seseorang sedang scrolling sebuah laman yang penuh aplikasi

Setelah tahu cara-cara dasar mengamankan akun-akun penting seperti akun e-Mail yang biasa dipakai untuk membuat akun, termasuk akun belanja online, berikutnya lo juga harus memastikan bahwa aplikasi belanja online yang lo unduh benar-benar aplikasi asli dari sumber asli. Jadi saat membuka Play Store untuk mengunduh aplikasi, baca dengan seksama sumber penyedia aplikasi.

Dengan mengunduh aplikasi e-Commerce untuk belanja online yang resmi, lo jadi lebih terjamin dalam melakukan berbagai transaksi jual beli di sana. Karena penyedia aplikasi adalah perusahaan terpercaya yang juga memiliki sistem keamanan untuk menjaga data para pengguna. Ini juga berarti, lo sebaiknya menghindari berbelanja di aplikasi online yang belum terverifikasi layanannya.

 

Ganti Password Secara Berkala

Seorang sedang membuka laman salah satu situs belanja online

Terakhir, yang paling penting, pastikan untuk selalu ganti password akun-akun lo secara berkala. Jangan diganti dengan kata kunci yang mudah ditebak ya, Bro. Usahakan sebisa mungkin lo buat password dengan kombinasi huruf besar dan huruf kecil, angka, serta simbol pada keyboard. Dengan begitu, password lo akan semakin sulit untuk diretas.

Hindari juga kebiasaan menerapkan satu password yang sama untuk semua akun yang lo punya. Memang kelihatannya lebih memudahkan untuk mengingat semua password yang lo punya, namun ini bisa jadi boomerang buat lo sendiri nantinya. Jadi ganti password lo sekarang, jaga data pribadi lo. Demi tetap aman saat sedang berbelanja online.

 

 

 

Sources: BukaLapak,  Detik, Tagar.ID