• Techno
  • RED Hydrogen One, Ponsel dengan Layar Hologram

RED Hydrogen One, Ponsel dengan Layar Hologram

Mon, 17 July 2017

Urbaners pasti sudah pernah nonton bukan? Apabila Urbaners sering menonton film di sebuah bioskop bareng pacar atau temen, sudah pasti sering melihat adanya sebuah proyektor.

Nah dari adanya proyektor tersebut, gambar dapat tercipta melalui sebuah cahaya. Dikenal sebagai salah satu produsen lensa yang dipakai bioskop, kini RED juga memproduksi hal lain.

Siapa sangka kalau perusahaan tersebut kini memilih berkecimpung di bisnis smartphone. Mereka pun telah meluncurkan produk ponsel terbarunya bernama RED Hydrogen One.

Ponsel pintar ini mempunyai layar hologram berukuran 5,7 inci. Layar tersebut mampu menampilkan gambar hologram dalam media dua dimensi. Ponsel ini akan dilengkapi dengan audio stereo 3D.

Terdapat pula teknologi augmented dan virtual reality. Urbaners tak perlu lagi mengenakan kacamata atau headset tambahan untuk merasakan pengalaman tersebut.

Konsep smartphone yang ditawarkan oleh Hydrogen One ini seperti gabungan dari Fire Phone buatan Amazon dan layar 3D tanpa kaca yang ada pada Nintendo 3DS.

"Teknologi display kami belum pernah ada selama ini. Sulit untuk mendeskripsikannya, kecuali Anda lihat sendiri," ungkap pendiri RED, Jim Jannard.

Lebih jauh Jim Jannard mengatakan bahwa teknologi layar pada smartphone Hydrogen One merupakan sebuah terobosan yang belum pernah diterapkan pada ponsel lainnya.

Tidak ketinggalan, ponsel ini juga didesain secara modular, bisa bongkar pasang. Di dalamnya terdapat konektor yang memungkinkan penambahan perangkat untuk merekam gambar berkualitas tinggi baik gambar diam atau video.

Dengan teknologi yang begitu canggih, ponsel ini pun dipatok dengan harga terbilang cukup mahal. RED mematok ponsel ini dengan harga berkisar 1.195 dolar AS atau hampir Rp 16 juta. Kalau ingin tampilannya lebih keren dengan balutan titanium, Urbaners cukup menambah 400 dolar AS lagi menjadi 1.595 dollar AS atau sekitar Rp 21 juta.

Sebagai sebuah smartphone, Hydrogen One menggunakan sistem operasi Android dengan antarmuka buatan RED. Tersedia port USB-C dan slot kartu micro SD. Spesifikasi lainnya seperti resolusi layar, spesifikasi kamera dan kapasitas baterai belum dirilis.

Hydrogen One rencananya baru akan siap dipasarkan pada 2018, tapi Red sudah membuka sesi pre-order. Bagaimana Urbaners, tertarik untuk memiliki ponsel ini? Tunggu saja.

 

Source: Kompas.com

Simpan Rencana Traveling Lo di Aplikasi Waze!

Mon, 21 September 2020
waze bisa simpan rencana traveling lo

Kondisi kebiasaan baru seperti ini memang masih dinilai memiliki risiko tersendiri buat lo yang ingin traveling. Well mau bagaimana lagi bro, memang lo mesti bersabar sejenak. Tapi bukan berarti lo tidak bisa melakukan apa-apa ya, lo tetap bisa merencanakan traveling lo dari sekarang.

Merencanakan traveling atau sembari membuat itinerary adalah hal yang menyenangkan, lho. Lo bisa membuat rencana dari satu titik destinasi ke destinasi lainnya lengkap dengan daftar apa saja yang mau lo lakukan saat di sana.

Kalau membuat rencana traveling dengan manual, paling lo akan mencatatnya di buku perjalanan atau hanya di angan-angan saja, nih. Tapi sekarang ini, dengan kemajuan teknologi, lo bisa simpan rencana traveling lo di aplikasi!

Bicara soal aplikasi, ada aplikasi yang bisa lo andalkan nih, Waze! Eh bukannya aplikasi ini hanya bisa membantu diri lo untuk sampai ke tempat tujuan, seperti GPS atau live map begitu? Ternyata tidak hanya itu saja sekarang fitur dari Waze.

 

Atur Rencana Traveling Lo di Waze

Hal pertama yang bisa lo lakukan untuk membuat rencana traveling di Waze adalah browsing di browser smartphone tersebut. Lo bisa menentukan dulu ke mana saja lo ingin pergi. Pengaturan rencana tersebut bisa lo lakukan dengan menggunakan fitur live map dari Waze.

Begitu perencanaan yang lo buat sudah lengkap, lo bisa menyimpannya di aplikasi tersebut. Nah, jika nantinya lo sudah benar-benar bisa traveling, lo bisa menjalankan rencana lo tersebut dan menggunakan Waze.

Untuk menggunakan fitur ini, lo bisa membuat rencana lebih dari satu, lho. Bahkan sepertinya lebih seru jika lo membuat rencananya per satu dua titik saja nih. Misalnya seperti lo dari hotel mau ke club malam dekat sana, lalu pergi makan malam di tempat lain.

Lebih baik lo buat perencanaannya satu per satu. Hal ini sebenarnya juga akan memudahkan lo untuk menjalankannya, nih. Dan juga sebenarnya jadi lebih teratur untuk lo saat ingin mengaktifkannya.

Nah, lo juga bisa nih menetapkan waktu kedatangan yang lo inginkan lalu Waze juga bisa memberikan notifikasi kapan lo mesti berangkat traveling jika ingin mencapai ke tujuan tepat waktu. Oh iya, salah satu keunggulan dari Waze adalah penyajian data lalu lintas atau real time.

Ini artinya kalau direncana lo yang sudah dibuat bisa terjadi kemacetan di jalannya atau jika ada gangguan lainnya, Waze bahkan bisa memberi tahu lo agar bisa berangkat lebih awal. Nah, karena lo sudah menyiapkan rencana perjalanan di aplikasinya, jadi ketika lo mau pergi, lo tinggal mengaktifkannya saja.

Wah bagaimana nih bro? Tapi ada beberapa hal yang mesti lo ingat kalau memang lo mau ke luar rumah, lo mesti melengkapi diri lo dengan berbagai peralatan yang mendukung protokol kesehatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Feature Image – tek.id