Amazon Keluarkan Media Sosial Baru Bernama Amazon Spark - MLDSPOT
  • Techno
  • Amazon Keluarkan Media Sosial Baru Bernama Amazon Spark

Amazon Keluarkan Media Sosial Baru Bernama Amazon Spark

Wed, 26 July 2017

Berawal dari toko buku online biasa, sekarang Amazon berubah menjadi perusahaan e-commerce nomor satu di dunia. Bahkan sekarang Amazon sudah berkembang menjadi perusahaan teknologi dengan mengeluarkan speaker pintar Amazon Echo dan streaming televisi Amazon Prime. Dan kemarin, Amazon baru saja meluncurkan Amazon Spark, media sosial baru yang berbasis foto sharing layaknya Instagram dan Pinterest.

 

Bertujuan untuk Membuat Media Sosial Antar Pelanggan

Pada tahun 2015 lalu, Amazon melewati jumlah penjualan dari Walmart sebagai retailer terbesar di Amerika Serikat. Dengan jumlah pelanggan yang terdaftar mencapai 304 juta pada tahun 2015, Amazon langsung memanfaatkannya dengan membuat media sosial antar pelanggan bernama Amazon Spark. Dengan sistem mirip seperti Pinterest dan Amazon, nantinya seluruh pelanggan bisa meng-upload foto dirinya ketika berbelanja, lengkap dengan harga produk.

Jadi, jika dilihat secara keseluruhan, Amazon Spark akan menjadi product review, katalog, dan juga alat promosi bagi para pengguna layanan Amazon. Amazon membatasi pengguna Spark khusus untuk pelanggan Amazon Prime yang telah membayar 99 dolar per tahun.

 

Bertransformasi Menjadi Perusahaan Teknologi

Sejak didirikan tahun 1994, Jeff Bezos sudah mengatakan nggak akan membuat Amazon sebagai sekadar toko buku online biasa. Beberapa inovasi dan investasi besar-besaran dilakukan oleh Amazon di awal tahun 2000 sampai sekarang. Pada tahun 2003, Amazon mengakuisisi A9.com, sebuah perusahaan yang berfokus kepada search engine. Kemudian Amazon meluncurkan Amazon Web Service pada tahun 2006 yang sekarang menjadi salah satu perusahaan cloud computing terbesar di dunia.

Nggak hanya soal software, dalam urusan hardware Amazon juga “turut” berpartisipasi. Amazon Kindle, sebuah e-book reader, adalah hardware pertama yang dikeluarkan oleh Amazon. Kemudian ada Amazon Echo, sebuah speaker pertama di dunia, yang membuat Apple dan Google kalang kabut.

Setelah munculnya Amazon Spark, bukan nggak mungkin nantinya Amazon akan mengeluarkan smartphone atau bahkan mesin pencari sendiri. Kita lihat inovasi apa yang dikeluarkan oleh Amazon ya, Urbaners.

 

 

Source: billboard.com

Indonesia Tanpa Koneksi Lemot di 2022, Ini Alasan Starlink Diminati!

Wed, 24 March 2021
Starlink

Elon Musk emang nggak ada habis-habisnya menciptakan terobosan baru dan membuat gempar dunia. Dari teknologi sampai alkohol, semua udah dicoba sama Musk. Yang paling terbaru, Elon Musk ngerilis Starlink!

Bukan minuman keliling – Elon Musk lewat SpaceX merilis Starlink. Perusahaan berbasis internet yang dibuat oleh Musik ini menguji coba jaringan internet dengan diluncurkannya sebuah satelit. Melansir dari SpaceX, Starlink menyediakan internet melalui satelit yang diluncurkan satu per satu dari bumi dan penggunanya cukup menyediakan alat penerimanya – cara kerjanya sama kayak pemasangan wifi di rumah lo, tapi versi satelit punya pribadi!

Di rilis pada 2020 akhir lalu, saat ini Starlink membuka pemesanan untuk seluruh dunia – termasuk Indonesia. Sebelum tertarik buat pesan, coba simak dulu artikel ini selengkapnya, bro!

Salah Satu Proyek Besar Musk

Perilisan Starlink ini termasuk ke dalam salah satu proyek besar yang dimiliki oleh SpaceX – dan tentunya Musk. Proyek ini membangun jaringan internet yang saling terhubung dengan ribuan satelit dengan tujuan untuk memfasilitasi internet berkecepatan tinggi bagi para penggunanya di seluruh penjuru bumi.

Dalam penjualannya, Starlink telah menjanjikan koneksi internet dengan kecepatan 100/200 megabit per detik (Mbps) bagi para pengguna individu. Hal ini membuat antusiasme para pengguna internet di dunia – mengingat saat ini sebagian besar pengguna internet hanya menemukan latensi di bawa 31 milidetik.

Proyek Perputaran Uang

Starlink

Credit image – Teslarati

Starlink didirikan untuk menjadi bisnis yang di bawah naungan SpaceX yang terkhusus untuk konsumen. Musk mengatakan, SpaceX harus bisa membuat Starlink memiliki keuangan yang stabil. Karena nantinya setiap keuntungan yang didapatkan akan menjadi modal kembali untuk proyek Musk yang lain.

Musk berharap Starlink punya nasib lebih baik dibanding satelit baru yang selama ini dibikinnya dan kemudian bangkrut. Pendapatan Starlink nantinya akan digunakan untuk pengembangan roket SpaceX ke Mars. Setelah pre-order dilakukan, Musk berencana untuk melakukan IPO – hal ini diungkapkannya sendiri lewat akun Twitternya.

Di Pesan oleh Seluruh Penjuru Dunia!

Starlink

Credit image – Star Walk

Sejauh artikel ini ditulis dan mengacu pada laporan perusahaan Starlink, saat ini ada 10.000 pengguna Starlink di Amerika Serikat dan luar negeri yang mengikuti program peluncuran awal satelit ini.

Nggak cuma itu, ada 700 ribu yang mendaftar ikut program pengguna di luar Amerika Serikat dan pastinya akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Dengan tarif deposit berlangganan US$99

yang setara Rp 1,4 juta per bulan ini udah bisa langganan satu satelit sendiri menarik banget kan, bro?

Tarif tersebut juga ternyata cuma untuk langganan internet aja – dan nantinya deposit akan dikembalikan. Buat perangkat seperti Terminal dan Wi-Fi Router yang langsung terhubung dengan satelit bakal dikenakan biaya tambahan lagi sebesar US$499 yang setara dengan Rp 6,9 Juta. Well, siapa sih yang nggak tertarik untuk punya satelit sendiri dengan koneksi internet yang secepat itu?

Lo Juga Bisa Pesan, Bro!

Yang bikin menarik, ternyata Musk nggak membatasi siapapun yang mau coba berlangganan satelit internet ini – termasuk Indonesia.

Namun sepertinya kalo lo emang tertarik harus bersabar dulu nih, bro – pasalnya, ketika lo mencoba daftar ke alamat rumah dengan masukin alamat email dan juga alamat rumah, bakal dibilang layanan ini bakal tersedia di 2022.

Meskipun belum ada informasi lebih lanjut, yang pasti layanan ini masih satu tahun lagi tersedianya. Mendingan nabung dulu aja deh, bro!

Nah buat lo yang emang tertarik, sabar-sabar dulu ya, bro. Setelah nanti rilis di Indonesia, lo bisa main dan nonton sepuasnya tanpa lemot deh. Apakah lo siap menghadapi 2022 dengan internet anti lemot di Indonesia?

 

Feature image – SpaceX