• Techno
  • 6 Kali Ke Bulan, NASA Tinggalkan 170 Kilogram Sampah

6 Kali Ke Bulan, NASA Tinggalkan 170 Kilogram Sampah

Wed, 14 February 2018

Pada 20 Juli 1969 manusia berhasil mencetak sejarah peradaban terbaru setelah para astronaut NASA berhasil menginjakkan kaki ke bulan untuk kali pertamanya. Peristiwa itu menjadi penemuan ilmu pengetahuan terbesar bagi manusia menjelajahi luar angkasa, sebab setelah momen tersebut semakin banyak misi-misi ke bulan diluncurkan. Hingga tahun 1972, NASA mengklaim bahwa telah melakukan eksperimen dan menguji batas perjalanan luar angkasa sebanyak 6 kali. Penasaran seperti apa berita selengkapnya? Yuk simak!

Keganjilan pendaratan di Bulan oleh NASA

40 tahun setelah Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang mendaratkan kakinya di Bulan, sejumlah teoritikus tetap bersikeras bahwa pendaratan Apollo 11 yang membawa Neil Armstrong tersebut adalah hoax atau tidak benar-benar nyata. Mereka bahkan menunjukkan sejumlah bukti keganjilan pendaratan di Bulan yang telah diklaim oleh NASA. Salah satunya adalah, pada sebuah foto terlihat bendera Amerika Serikat yang telah ditancapkan Neil berkibar seakan diterpa angin, padahal permukaan Bulan adalah kosong tanpa udara.

Penjelasan oleh pihak NASA diwakilkan oleh sejarawan penerbangan antariksa Roger Launius, yang menyebutkan bahwa inersia pada bendera setelah ditancapkan ke permukaan Bulan tetap ada pada fisik bendera tersebut. Neil juga nggak sengaja membentangkan batang penyangga horizontal bendera beberapa kali, sehingga membuat bendera berkibar, dan itulah yang terekam oleh kamera.

Meninggalkan 180 ribu kilogram sampah

Terlepas dari pro dan kontra tentang pendaratan astronot di Bulan, tentu terdapat barang-barang yang ditinggalkan selama manusia menjalankan misi mereka di Bulan. Selama 6 kali misinya ke Bulan, NASA telah meninggalkan sampah sebanyak 809 objek. Puing-puing itu terdiri dari peralatan ilmiah penting seperti modul pendaratan bulan, enam bendera Amerika, serta 4 cermin di Bulan yang membantu ilmuwan mengetahui Bulan bergerak 3,8 cm lebih jauh dari Bumi setiap tahun.

Nggak hanya itu, Urbaners. Kabarnya, ada juga 96 kantong kotoran manusia, air kencing, dan muntah yang tertinggal di permukaan Bulan. Dua buah bola golf, gunting kuku, potret diri astronot James Irwin yang ditinggalkan oleh sang astronot sendiri. Selain misi Apollo masih ada juga sampah bekas misi program robot Luna milik Rusia. Kalau ditotal seenggaknya ada lebih dari 180.000 kilogram sampah yang ditinggalkan di permukaan Bulan.

Nah, Urbaners, kaget banget kan lo kalau ternyata manusia nih memang hobi banget meninggalkan sampah yang nggak hanya di Bumi, tapi juga di Bulan. Isu soal sampah luar angkasa memang belakangan ini makin mengemuka, semoga aja segera ada solusinya, ya!

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys