Home Techno Mozilla Luncurkan Firefox Quantum untuk Saingi Chrome

Mozilla Luncurkan Firefox Quantum untuk Saingi Chrome

Friday, November 17, 2017 - 10:53
Bagikan
Facebook Twitter Email

Di tengah kemajuan teknologi seperti sekarang, para penikmat teknologi selalu ingin sesuatu yang cepat. Bagi pengguna setia internet, pasti lo akrab dengan browser seperti Chrome, Microsoft Edge ataupun Firefox. Chrome tentu masih jadi browser nomor 1, tetapi kali ini Chrome bakal dapat pesaing. Mozilla, developer Firefox akan meluncurkan browser terbaru yaitu Firefox Quantum.

 

Firefox Quantum jadi update browser terbesar milik Mozilla

Setelah enam bulan mengalami perombakan, Mozilla akan merilis pembaruan yang kini disebut dengan nama Firefox Quantum. Pembaruan ini bakal jadi salah satu pembaruan browser besar-besaran yang sudah dilakukan oleh Mozilla sejak 2004. Khusus untuk pembaruan Firefox Quantum, Mozilla membutuhkan waktu sekitar kurang lebih enam tahun.

 

Firefox Quantum Dua Kali Lebih Cepat dari Seri Sebelumnya

Ngabisin waktu sekitar kurang lebih 6 tahun, rasanya nggak mungkin kalau nggak ada yang berubah melalui peluncuran ini. Mozilla mengklaim kalau browser terbarunya ini bisa bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Bahkan, kalau lo liat di situs resminya, Mozilla juga mengatakan kalau browser Quantum ini 30 persen lebih ringan dibandingkan pesaing utamanya, Google Chrome.

 

Nggak Hanya Soal Kecepatan, Firefox Quantum juga Memiliki Tampilan yang Baru

Perubahan paling mencolok lainnya ada pada tampilannya. Tampilan terbaru yang ada di Firefox Quantum disebut dengan Photon, jadi pengguna bisa memilih theme, item menu, dan desain tab yang baru, jadi bisa diharapkan meningkatkan efisiensi penggunanya.

Selain itu, Mozilla juga menonjolkan fitur Pocket yang bisa menyimpan artikel otomatis di dalam browser. Pocket sendiri sudah diakuisisi oleh Mozilla beberapa waktu yang lalu.

Nah, Urbaners, itulah beberapa hal yang perlu lo ketahui dari pembaruan browser Firefox Quantum. Browser ini sudah tersedia dalam platform desktop Windows, Mac, dan Linux, serta mobile Android dan iOS. Apakah lo mau coba?

 

Source: theverge.com