• Traveling
  • 5 Travel Blogger Kece Asal Indonesia

5 Travel Blogger Kece Asal Indonesia

Fri, 15 April 2016

Travelling adalah kegiatan yang nggak bisa lepas dari kehidupan jaman sekarang. Ada kebanggaan tersendiri ketika lo bisa jalan-jalan ke berbagai tempat dan mendapat pengalaman di sana. Yang lebih bikin bangga adalah ketika lo bisa menuangkannya melalui gambar dan tulisan, dan karenanya lo jadi dimodalin orang yang mau nebeng iklan di rekam jejak travelling lo itu. Misalnya seperti lima travel blogger asal Indonesia ini, Urbaners.

 

Marischka Prudence

Perempuan cantik satu ini sebelumnya lebih dikenal sebagai pembaca berita. Sekarang, Marischka Prudence terkenal sebagai salah satu travel blogger paling berpengaruh di Indonesia. Akun Instagram dan blognya banyak menceritakan soal berbagai keindahan alam dari tempat yang sudah dikunjunginya. Selain itu, Marischka jadi lebih menarik karena suka menampilkan pose yoga dalam foto-fotonya. Makin indah, Urbaners!

 

Trinity

Satu lagi perempuan yang hobi travelling nih, Urbaners. Trinity sudah punya 11 buku seri yang berjudul The Naked Traveler sejak tahun 2007. Cukup membuktikan kecintaannya pada travelling dan menulis kan, Urbaners? Trinity sudah berkeliling Indonesia dan 65 negara, loh. Soal travelling, perempuan satu ini memang jagoannya.

 

Barry Kusuma

Kalau dari tadi perempuan terus, sekarang gilirannya travel blogger cowok unjuk gigi. Adalah Barry Kusuma, seorang traveller yang juga senang berbagi tips fotografi dalam setiap akun-akunnya. Favoritnya Barry adalah menampilkan foto dengan keindahan alam Indonesia.

 

Adam dan Susan

Pasangan satu ini bikin sirik banget, Urbaners. Setelah menikah pada tahun 2012 di Bali, Adam dan Susan yang lebih dikenal dengan nama PergiDulu memutuskan buat pergi travelling ke berbagai negara. Menurut mereka, you must travel with the one you love. Menariknya, mereka tidak punya pekerjaan atau rumah tinggal yang tetap. Mereka hanya berkeliling-keliling menikmati keindahan dunia. What a relationship goal!

 

Dina dan Ryan

Travel blogger kece yang terakhir adalah Dina dan Ryan alias DuaRansel. Mereka seperti Adam dan Susan, memilih untuk berkeliling dunia dibanding tinggal di satu tempat. Sejak 2009, mereka sudah menjalani gaya hidup seperti itu. Kemudian, Dina dan Ryan juga sering menawarkan kesempatan bagi para follower akun-akunnya untuk mendapat kartu pos dari berbagai negara.

Jangan mau kalah sama mereka, Urbaners. Cobalah tulis rekaman perjalanan lo selama ini, lengkap dengan gambar yang keren untuk melengkapinya. Siapa tahu dengan begitu, lo bisa dapat kesempatan travelling gratis tuh, Urbaners!

 

 

Sumber: www.techinasia.com, www.wiranurmansyah.com

Serunya Siosar, dari Tempat Relokasi Menjadi Tujuan Wisata

Friday, January 24, 2020 - 15:01
Kawasan Siosar awalnya adalah tempat relokasi tapi kini berubah jadi tempat wisata

Selain Danau Toba, ada tempat wisata lain yang bisa lo masukan daftar tempat tujuan wisata saat berkunjung ke Sumatera Utara. Tempat wisata itu ialah Siosar atau Negeri di Atas Awan. Tempat wisata yang satu ini sebenarnya cukup berbeda dari tempat wisata lain karena awalnya Siosar adalah tempat relokasi dari pengungsi erupsi Gunung Sinabung.

Pada tahun 2013 lalu Gunung Sinabung mengalami erupsi sehingga orang-orang yang tinggal di sekitarnya harus tinggal di tempat-tempat pengungsian. Mereka yang telah kehilangan tempat tinggalnya awalnya harus tinggal terlebih dahulu di tenda-tenda pengungsian. Namun, pemerintah kemudian mulai menyediakan tempat relokasi untuk para pengungsi dan membangun rumah-rumah yang tersusun indah dan rapi.

 

Dulunya adalah Kawasan Hutan

Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi tujuh tahun silam tentunya menjadi salah satu bencana alam yang paling diingat oleh banyak orang Indonesia. Banyak sekali kerugian yang terjadi karena bencana alam tersebut dan menyebabkan banyak orang kehilangan rumah dan harta bendanya. Pemerintah pun akhirnya membangun tempat relokasi untuk para pengungsi dan memilih tempatnya di dataran tinggi Siosar, Karo, Sumatera Utara.

Kawasan Siosar dulunya adalah hutan yang luas dengan jarak kurang lebih 20 km dari kota Kabanjahe dan berjarak kira-kira 90 km dari kota Medan. Pemandangannya masih sangat alami dan udaranya pun masih sangat segar sehingga sangat layak untuk dijadikan tempat pemukiman untuk para pengungsi. Rumah-rumah kecil mungil dibangun di sini. Di tahun 2019 rupanya pembangunan rumah untuk warga telah sampai di tahap tiga dengan target sebanyak 892 unit.

Menariknya di kawasan Siosar ini nggak hanya dibangun hunian saja lho Urbaners. Beberapa infrastruktur seperti sekolah dasar, balai pertemuan, puskesmas, dan tentunya tempat ibadah juga nggak lupa dibangun. Jadi kawasan relokasi ini memang telah disulap menjadi pemukiman permanen.

 

Tempat Keren yang Bisa Didatangi di Siosar

Terdapat café dengan desain unik karena terdapat kincir angin di bagian depannya.

Sepanjang perjalanan menuju ke Siosar lo bisa menikmati pemandangan hijau yang super keren dan menenangkan. Salah satu tempat yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Siosar adalah Puncak 2000. Objek wisata ini memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang indah. Kawasan Siosar memang telah direncanakan jadi salah satu tujuan pariwisata, jadi di sini ada beberapa tempat yang bisa didatangi.

Selain Puncak 2000 yang menawarkan pemandangan hijau yang indah, di sini juga tersedia kafe dengan desain yang unik karena terdapat kincir angin di depannya. Kafe ini disebut dengan ‘Zia Coffee’ dan sesuai dengan namanya lo bisa menikmati secangkir kopi hangat di sini. Jika ingin berkeliling di kawasan ini lo juga bisa menyewa ATV.

Nggak jauh dari kafe keren ini, lo bisa menemukan Kebun Madu Efi yang nggak kalah menariknya. Selain bisa berfoto dengan pemandangan yang indah, di tempat ini lo juga bisa belajar dan melihat budidaya sarang lebah. Taman bunga di tempat ini juga punya pemandangan yang keren dan menakjubkan, jadi jangan sampai lo melewatkannya begitu saja ya, Urbaners!

 

 

Sources: goodnewsfromindonesia.id, kompasiana.com