• Traveling
  • 4 Candi Rahasia yang Ada di Yogyakarta

4 Candi Rahasia yang Ada di Yogyakarta

Wed, 24 August 2016

Destinasi wisata apa aja sih yang biasanya lo datangi saat lagi traveling ke Yogyakarta? Kalau suka dengan jenis wisata bersejarah, tentu candi wajib berada dalam daftar kunjungan, ya. Jangan cuma menyambangi candi-candi yang sudah cukup mainstream seperti Borobudur atau Prambanan, Urbaners. Yogyakarta ternyata memiliki cukup banyak candi tersembunyi yang nggak kalah seru untuk lo jelajahi!

 

Candi Sambisari

Terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartini, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Candi Sambisati bisa lo tempuh dari pusat Kota Yogyakarta menuju 15 km ke arah timur laut. Candi Sambisari merupakan candi Hindu beraliran Syiwa, yang diperkirakan dibangun pada awal abad ke-9 oleh seorang Raja Mataram bernama Rakai Agung yang berasal dari Wangsa Syailendra.

 

Candi Gebang

Kalau berangkat dari pusat Kota Yogyakarta, lo bisa sampai di Candi Gebang setelah menempuh perjalanan sejauh 11 km. Lokasinya berada di daerah Condongcatur, tepatnya di sebelah selatan Desa Gebang, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Kabarnya, eksistensi Candi Gebang berawal ketika penduduk setempat menemukan patung Ganesha pada bulan November 1936 silam.

 

Candi Sewu

Bagi yang sudah pernah ke Prambanan, lo mungkin sudah tahu tentang eksistensi candi satu ini. Candi Sewu memang merupakan gugus candi yang letaknya berdekatan dengan Candi Prambanan, kira-kira hanya berjarak 800 meter di sebelah selatan arca Rara Jongrang. Candi Sewu berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

 

Candi Barong

Nama candi satu ini berasal dari adanya hiasan di tubuh candi yang tampak seperti barong. Keberadaan Candi Barong, yang juga disebut sebagai Candi Sari Suragedug, disebutkan dalam Prasasti Ratu Baka dalam Bahasa Sansakerta dengan penulisan menggunakan huruf Jawa Kuno. Lokasi candi peninggalan agama Hindu terletak di Dusun Candisari, Bokoharjo, Prambanan.

Lain kali traveling ke Yogyakarta, pastikan agar lo mengunjungi candi-candi di atas. Jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan momen, siapa tahu ternyata candi yang lo kunjungi menjadi spot oke untuk menikmati sunset. Teman-teman lo pasti bakal ikut tertarik untuk berkunjung ke sana!

 

 

Source: idntimes.com

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com