• Traveling
  • Dari Halte ke Halte, Sajikan Rekomendasi Kuliner Enak di Sekitar Halte Ibu Kota

Dari Halte ke Halte, Sajikan Rekomendasi Kuliner Enak di Sekitar Halte Ibu Kota

Wed, 18 September 2019
Kartu e-Money dengan desain logo Dari Halte ke Halte.

Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta menawarkan pilihan kuliner yang seolah nggak ada habisnya. Wajar kalau lo jadi bingung, mana spot kuliner yang harus lo datangi dan dicoba lebih dulu. Untung sekarang sudah ada Dari Halte ke Halte (DHKH), platform rekomendasi kuliner yang berbasis di Twitter (@drhaltekehalte) dan Instagram (@darihalte_kehalte). Bahkan nggak cuma spot kuliner, DHKH juga terkadang memberikan rekomendasi tempat rekreasi sampai kegiatan seni budaya!

 

Berbagi Spot Kuliner yang Mudah Dijangkau dari Halte

Salah satu menu dimsum yang ditawarkan oleh Dimsum Arsyif

Sesuai namanya, DHKH memang memberikan rekomendasi spot kuliner yang lokasinya berada dekat dengan halte atau stasiun transportasi umum. Jadi, mayoritas spot kuliner yang “ditemukan” oleh DHKH bisa diakses dengan berjalan kaki dari halte atau stasiun terdekat. Jenis kuliner yang direkomendasikan pun sangat beragam, Urbaners. Mulai dari yang berat seperti nasi uduk sampai coffee shop buat nongkrong, semua bisa lo temukan di DHKH.

Hal menarik lain dari DHKH adalah tiap konten yang disertai dengan keterangan bersifat kasual, sehingga lo seperti sedang membaca rekomendasi dari teman sendiri. Misalnya, terkadang DHKH juga menceritakan kisah para penjual makanan atau minuman yang mereka temui.

 

Bantu Menggerakkan Perekonomian

Walaupun mungkin terkesan sederhana, dampak yang dibawa oleh DHKH ternyata cukup besar, lho. Apalagi jumlah followers mereka di media sosial cukup banyak. Sampai artikel ini ditulis, DHKH sudah mempunyai 37.500 followers di Twitter dan 39.300 followers di Instagram. Berkat dukungan antusiasme tinggi dari mereka, banyak spot kuliner yang jadi kebanjiran pesanan. Sejak direkomendasikan oleh DHKH, banyak tempat makan yang langsung merasakan lonjakan pelanggan.

Salah satunya adalah Dimsum Arsyif yang bisa lo temukan di kawasan Jalan Blora. Seperti yang dilansir dari travel.kompas.com, biasanya dimsum baru habis selepas sore. Namun, sejak dipromosikan oleh DHKH, stok dimsum bahkan sudah habis sejak pagi hari.

 

Berawal dari Artikel Perjalanan

Seorang pria sedang membaca buku saat traveling

Kemunculan DHKH nggak terjadi begitu saja. Salah satu admin dari DHKH, yaitu Bowo, menceritakan kepada travel.kompas.com bahwa DHKH muncul setelah ia membaca sebuah artikel di majalah traveling. Artikel ini membahas tempat-tempat menarik di sekitar Stasiun BTS Bangkok. Ketika Bowo pergi ke Bangkok untuk pertama kalinya pada 2007, ia merasa sangat terbantu dengan artikel tersebut.

Memasuki tahun 2018, Bowo semakin sering menggunakan TransJakarta untuk kebutuhan mobilitas. Akhirnya pada Maret 2019, ia resmi meluncurkan akun DHKH sebagai platform untuk rekomendasi kuliner dan tempat menarik lain di sekitar tempat transit transportasi umum.

 

Bagi yang sehari-hari menggunakan TransJakarta, MRT, atau KRL, buruan follow akun Dari Halte ke Halte di Twitter dan Instagram dan coba nikmati beragam kuliner lezat yang direkomendasikan!

 

 

Source: travel.kompas.com

Jalan-Jalan Keliling Dunia di Rumah dengan 5 Tur Virtual

Fri, 24 April 2020
Seorang pria sedang duduk di kursi sambil menggunakan VR gadget

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia menjadi hambatan buat lo yang sudah berencana untuk menikmati liburan. Untuk mengisi waktu luang lo selama isolasi diri di rumah, ada opsi virtual tour yang siap membawa lo ke destinasi-destinasi top di dunia.

 

The Louvre

Tampak luar The Louvre di Paris saat sore hari dan dipenuhi turis.

Salah satu bangunan museum paling ikonik di seluruh dunia ini tutup sementara selama pandemi COVID-19 berlanjut. Kabar baiknya, lo nggak perlu jauh-jauh terbang ke Paris untuk bisa menikmati pameran seni, benda bersejarah, dan galeri di Museum Louvre. Lo bisa langsung cek laman Museum Louvre di sini dan ikut virtual tour yang disediakan.

Terdapat 4 kategori virtual tour yang bisa diambil kapan saja, yaitu Exhibition: The Advent of The Artist’, Egyptian Antiquities, Remains of The Louvre’s Moat, dan Galerie d’Apollon. Cukup gunakan smartphone, tablet, atau laptop, lo sudah bisa menikmati keindahan The Louvre langsung dari rumah.

 

Walt Disney World

Patung Walt Disney dan Mickey di depan Istana Cinderella di Walt Disney World.

Punya impian untuk pergi ke Walt Disney World? Buat pecinta Disney, sekarang lo hanya butuh jaringan internet untuk bisa merasakan keseruan di Walt Disney World. Tenang saja, virtual tour tidak dipungut biaya dan bisa diakses di mana saja dan kapan pun yang lo mau. Nggak hanya sekadar jalan-jalan di area Walt Disney World, tetapi lo juga bisa ikut virtual ride yang membuat lo merasa seakan-akan sedang bermain langsung.

Lo bisa ikut naik Frozen Ever After, It’s a Small World, Monster, Inc. Mike and Sulley to the Rescue!, dan Pirates of the Caribbean. Ini bisa lo jadikan ide untuk kencan virtual selanjutnya bersama si doi. Kapan lagi bisa nge-date di Walt Disney World!

 

Yosemite National Park

Pemandangan danau dan bukit berbatu di Yosemite National Park

Bosan di rumah akan membuat lo punya keinginan besar untuk berpetualang di alam liar. Sayang sekali, masa karantina ini menghalangi lo untuk bepergian ke luar rumah. Tetapi, sekarang lo bisa mengunjungi Yosemite National Park langsung dari rumah lo sendiri. Berlokasi di California, Amerika Serikat, taman ini menyuguhkan pemandangan indah penuh bebatuan serta perairan yang indah dipandang.

Saat lo penat dengan pekerjaan atau ingin melihat pemandangan alam yang segar, lo bisa langsung klik di sini untuk segera mengunjungi Yosemite National Park lewat virtual tour. Selain Yosemite, terdapat juga virtual tour untuk Yellowstone National Park yang terkenal dengan geyser penuh warna.

 

Tembok Besar China

Potret Tembok Besar China dari atas yang sepi pengunjung dan dikelilingi bukit hijau.

Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang terletak di dataran China sekarang memang tidak memungkinkan untuk dikunjungi, terutama oleh turis dari Indonesia. Namun, lo tetap bisa menikmati jalan-jalan santai menyusuri Tembok Besar China melalui virtual tour yang kini tersedia untuk diakses kapan pun.

Destinasi yang terkenal ramai oleh pengunjung, bisa lo nikmati sendiri di rumah tanpa gangguan orang lain. Terlebih lagi, lo nggak perlu lelah berjalan selama tur, cukup duduk dengan tenang sambil menatap layar laptop.

 

Sistine Chapel

Interior di dalam gedung Sistine Chapel yang penuh dengan Raphael’s tapestries.

Saat berkunjung ke Italia, Sistine Chapel adalah destinasi top yang tidak boleh dilewatkan. Dibuka untuk umum, gereja bersejarah ini terkenal dengan gaya interior serta lukisan “The Last Judgment” di langit-langit bangunan. Selalu padat akan pengunjung, ini saatnya bagi lo mengunjungi Sistine Chapel di rumah untuk mengisi waktu luang.

Walaupun kini Italia sedang dalam masa lockdown, lo tetap bisa melihat sendiri keindahan bangunan Sistine Chapel lewat virtual tour. Siapkan laptop dan jaringan internet yang stabil sebelum memulai virtual tour, Bro!

 

Sources: goodhousekeeping.com, Washington Post, Lonely Planet