• Traveling
  • Hanya Tinggal 75 Ribu Orang Utan di Kalimantan

Hanya Tinggal 75 Ribu Orang Utan di Kalimantan

Fri, 23 February 2018
Hanya Tinggal 75 Ribu Orang Utan di Kalimantan

Urbaners, sebagai hewan yang memiliki genom dan karakteristik yang sangat mirip dengan manusia, Orang Utan termasuk hewan cerdas tapi agak pemalu sehingga lebih memilih untuk tinggal di hutan dengan pepohonan lebat. Salah satu habitat Orang Utan di Indonesia berada di kawasan perhutanan Kalimantan. Sayangnya, lebih dari 100.000 Orang Utan yang tinggal di sana justru menghilang dalam 16 tahun belakangan ini.

 

Populasi Orang Utan di Kalimantan

Di tahun 1973 silam diperkirakan jumlah populasi Orang Utan yang tinggal di hutan Kalimantan mencapai 289.000 ekor dimana saat itu tiga perempat pulau yang berada di sebelah utara pulau Jawa tersebut masih berupa hutan lebat. Bahkan, menurut riset yang dilakukan oleh IUCN di tahun 2012 terdapat penurunan jumlah populasi Orang Utan yang hanya sebanyak 104.700 ekor saja.

 

Dampak penebangan hutan liar

Urbaners, penurunan angka populasi Orang Utan di Kalimantan itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, dalam beberapa dekade ini kawasan hutan di sana rusak akibat kebakaran, penebangan, pertambangan, dan pengembangan perkebunan sawit. Nggak hanya itu, penurunan jumlah populasi paling parah terjadi di daerah yang digunduli atau ditransformasikan untuk industri perumahan.

 

Banyak diburu masyarakat setempat

Agustus tahun lalu, pemerintah Indonesia bahkan melaporkan bahwa empat per lima dari 57.350 Orang Utan liar yang ada di Kalimantan tinggal di luar taman nasional dan kawasan lindung lainnya, sehingga mereka mudah menjadi sasaran perburuan dan mengalami konflik dengan masyarakat setempat. Beberapa memburu Orang Utan untuk konsumsi daging, sementara lainnya ditangkap untuk perdagangan hewan sebagai peliharaan pribadi.

 

Diperkirakan hanya tinggal 75 ribu Orang Utan

Meningkatnya angka pembangunan perumahan dan deforestasi hutan berakibat pada peningkatan frekuensi tatap muka antara hewan dan masyarakat setempat. Ditambah dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, habitat untuk Orang Utan pun kian menurun. Parahnya, peneliti mengatakan bahwa hanya tinggal sekitar 75 ribu Orang Utan yang tinggal di Kalimantan dan jumlah tersebut akan terus menurun kalau manusia nggak juga memperhatikan keberadaan Orang Utan.

Jadi, Urbaners, permintaan kayu, minyak sawit dan sumber daya alam lainnya yang dipanen di Kalimantan dalam jumlah besar dan terus menerus mengakibatkan hutan-hutan di pulau itu hancur. Untuk mencegah penurunan angka populasi lebih lanjut, lo harus bertindak sekarang juga!

 

Source: washingtonpost.com

Jalan-Jalan Keliling Dunia di Rumah dengan 5 Tur Virtual

Fri, 24 April 2020
Seorang pria sedang duduk di kursi sambil menggunakan VR gadget

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia menjadi hambatan buat lo yang sudah berencana untuk menikmati liburan. Untuk mengisi waktu luang lo selama isolasi diri di rumah, ada opsi virtual tour yang siap membawa lo ke destinasi-destinasi top di dunia.

 

The Louvre

Tampak luar The Louvre di Paris saat sore hari dan dipenuhi turis.

Salah satu bangunan museum paling ikonik di seluruh dunia ini tutup sementara selama pandemi COVID-19 berlanjut. Kabar baiknya, lo nggak perlu jauh-jauh terbang ke Paris untuk bisa menikmati pameran seni, benda bersejarah, dan galeri di Museum Louvre. Lo bisa langsung cek laman Museum Louvre di sini dan ikut virtual tour yang disediakan.

Terdapat 4 kategori virtual tour yang bisa diambil kapan saja, yaitu Exhibition: The Advent of The Artist’, Egyptian Antiquities, Remains of The Louvre’s Moat, dan Galerie d’Apollon. Cukup gunakan smartphone, tablet, atau laptop, lo sudah bisa menikmati keindahan The Louvre langsung dari rumah.

 

Walt Disney World

Patung Walt Disney dan Mickey di depan Istana Cinderella di Walt Disney World.

Punya impian untuk pergi ke Walt Disney World? Buat pecinta Disney, sekarang lo hanya butuh jaringan internet untuk bisa merasakan keseruan di Walt Disney World. Tenang saja, virtual tour tidak dipungut biaya dan bisa diakses di mana saja dan kapan pun yang lo mau. Nggak hanya sekadar jalan-jalan di area Walt Disney World, tetapi lo juga bisa ikut virtual ride yang membuat lo merasa seakan-akan sedang bermain langsung.

Lo bisa ikut naik Frozen Ever After, It’s a Small World, Monster, Inc. Mike and Sulley to the Rescue!, dan Pirates of the Caribbean. Ini bisa lo jadikan ide untuk kencan virtual selanjutnya bersama si doi. Kapan lagi bisa nge-date di Walt Disney World!

 

Yosemite National Park

Pemandangan danau dan bukit berbatu di Yosemite National Park

Bosan di rumah akan membuat lo punya keinginan besar untuk berpetualang di alam liar. Sayang sekali, masa karantina ini menghalangi lo untuk bepergian ke luar rumah. Tetapi, sekarang lo bisa mengunjungi Yosemite National Park langsung dari rumah lo sendiri. Berlokasi di California, Amerika Serikat, taman ini menyuguhkan pemandangan indah penuh bebatuan serta perairan yang indah dipandang.

Saat lo penat dengan pekerjaan atau ingin melihat pemandangan alam yang segar, lo bisa langsung klik di sini untuk segera mengunjungi Yosemite National Park lewat virtual tour. Selain Yosemite, terdapat juga virtual tour untuk Yellowstone National Park yang terkenal dengan geyser penuh warna.

 

Tembok Besar China

Potret Tembok Besar China dari atas yang sepi pengunjung dan dikelilingi bukit hijau.

Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang terletak di dataran China sekarang memang tidak memungkinkan untuk dikunjungi, terutama oleh turis dari Indonesia. Namun, lo tetap bisa menikmati jalan-jalan santai menyusuri Tembok Besar China melalui virtual tour yang kini tersedia untuk diakses kapan pun.

Destinasi yang terkenal ramai oleh pengunjung, bisa lo nikmati sendiri di rumah tanpa gangguan orang lain. Terlebih lagi, lo nggak perlu lelah berjalan selama tur, cukup duduk dengan tenang sambil menatap layar laptop.

 

Sistine Chapel

Interior di dalam gedung Sistine Chapel yang penuh dengan Raphael’s tapestries.

Saat berkunjung ke Italia, Sistine Chapel adalah destinasi top yang tidak boleh dilewatkan. Dibuka untuk umum, gereja bersejarah ini terkenal dengan gaya interior serta lukisan “The Last Judgment” di langit-langit bangunan. Selalu padat akan pengunjung, ini saatnya bagi lo mengunjungi Sistine Chapel di rumah untuk mengisi waktu luang.

Walaupun kini Italia sedang dalam masa lockdown, lo tetap bisa melihat sendiri keindahan bangunan Sistine Chapel lewat virtual tour. Siapkan laptop dan jaringan internet yang stabil sebelum memulai virtual tour, Bro!

 

Sources: goodhousekeeping.com, Washington Post, Lonely Planet