• Traveling
  • Indonesia Bakal Punya Jurassic Park di Labuan Bajo, Seperti Apa?

Indonesia Bakal Punya Jurassic Park di Labuan Bajo, Seperti Apa?

Mon, 10 February 2020
Terdapat dua komodo di atas tanah yang berumput.

Salah satu tempat wisata di Indonesia yang paling terkenal tentunya adalah Labuan Bajo. Pemerintah juga terus mengembangkan infrastuktur di area Labuan Bajo. Salah satu pengembangan yang menarik perhatian yaitu akan dibangunnya wisata premium di Pulau Rinca dengan tema seperti yang ada di film Jurassic Park.

 

Pengembangan Pulau Rinca Menggunakan Konsep Geopark

Konsep desain yang akan diterapkan di Pulau Rinca dengan pengunjung berada di sekitar pusat atraksi komodo.

Kawasan Labuan Bajo merupakan salah satu tempat wisata yang paling diprioritaskan pembangunannya oleh pemerintah. Salah satu area yang akan mulai dikembangkan yaitu di Pulau Rinca yang berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat.

Pengembangan yang dilakukan di Pulau Rinca akan cukup signifikan karena area ini akan dijadikan salah satu destinasi wisata yang premium. Pulau Rinca akan dikembangkan dengan konsep pendekatan geopark. Konsep ini akan membuat Pulau Rinca tetap memiliki keindahan alamnya karena akan fokus pada perlindungan dan warisan geologi yang telah ada. Pengembangan ini memang memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi alam di Pulau Rinca secara berkelanjutan.

 

Konsep Desain di Pulau Rinca akan Mirip dengan Jurassic Park

Memiliki tema seperti di film Jurassic Park, pembangunan Pulau Rinca tidak akan mengganggu apalagi merusak habitat Komodo. Nantinya di tempat ini akan dibuat Dermaga Loh Buaya dengan luas hingga 400 meter persegi dan dibuat menyerupai bentuk lidah Komodo. Pengunjung yang datang juga masih bisa melihat Komodo tapi hanya dalam satu titik saja. Jadi nanti akan dibuat sebuah tempat khusus yang dimanfaatkan untuk melihat aksi komodo.

Di Pulau Rinca terdapat sekitar 45 liang habitat komodo. Namun, nantinya hanya ada satu liang saja yang akan digunakan sebagai atraksi untuk wisatawan. Hal tersebut dilakukan agar komodo tidak akan merasa terganggu dengan kehadiran para wisatawan yang berada di sana.

 

Fasilitas Keren yang Akan Dibangun di Pulau Rinca

Konsep area trekking untuk wisatawan yang ingin berjalan kaki di sekitar Pulau Rinca.

Selain terdapat tempat khusus yang bisa memperlihatkan kegiatan para komodo, di Pulau Rinca juga akan dibangun sejumlah fasilitas yang keren lainnya. Salah satunya adalah dibangunnya jalur jalan kaki untuk para wisatawan dengan struktur melayang. Hal itu dibuat agar para wisatawan bisa leluasa berjalan kaki tanpa mengganggu aktivitas komodo yang berada di bawahnya.

Nggak hanya itu saja, fasilitas lain yang direncanakan untuk dibangun di Pulau Rinca antara lain kafe, pusat oleh-oleh, pusat informasi, toilet umum, penginapan untuk peneliti dan pemandu wisata dan bahkan beberapa spot untuk selfie. Pembangunan juga akan fokus untuk menata rumah-rumah warga yang ada di sekitarnya. Nantinya rumah warga akan didesain dengan rumah tradisional Manggarai sehingga tetap menunjukkan kearifan lokalnya.

Kementrian PUPR telah menyiapkan sejumlah dana hingga 52 miliar rupiah untuk pembangunan di Kawasan Pulau Rinca. Proyek pembangunannya sendiri baru mulai dilakukan di bulan Februari 2020 dan dijadwalkan akan selesai pada Desember 2020 mendatang.

 

 

Sources: goodnewsfromindonesia.id, kompas.com, viva.co.id

Jalan-Jalan Keliling Dunia di Rumah dengan 5 Tur Virtual

Fri, 24 April 2020
Seorang pria sedang duduk di kursi sambil menggunakan VR gadget

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia menjadi hambatan buat lo yang sudah berencana untuk menikmati liburan. Untuk mengisi waktu luang lo selama isolasi diri di rumah, ada opsi virtual tour yang siap membawa lo ke destinasi-destinasi top di dunia.

 

The Louvre

Tampak luar The Louvre di Paris saat sore hari dan dipenuhi turis.

Salah satu bangunan museum paling ikonik di seluruh dunia ini tutup sementara selama pandemi COVID-19 berlanjut. Kabar baiknya, lo nggak perlu jauh-jauh terbang ke Paris untuk bisa menikmati pameran seni, benda bersejarah, dan galeri di Museum Louvre. Lo bisa langsung cek laman Museum Louvre di sini dan ikut virtual tour yang disediakan.

Terdapat 4 kategori virtual tour yang bisa diambil kapan saja, yaitu Exhibition: The Advent of The Artist’, Egyptian Antiquities, Remains of The Louvre’s Moat, dan Galerie d’Apollon. Cukup gunakan smartphone, tablet, atau laptop, lo sudah bisa menikmati keindahan The Louvre langsung dari rumah.

 

Walt Disney World

Patung Walt Disney dan Mickey di depan Istana Cinderella di Walt Disney World.

Punya impian untuk pergi ke Walt Disney World? Buat pecinta Disney, sekarang lo hanya butuh jaringan internet untuk bisa merasakan keseruan di Walt Disney World. Tenang saja, virtual tour tidak dipungut biaya dan bisa diakses di mana saja dan kapan pun yang lo mau. Nggak hanya sekadar jalan-jalan di area Walt Disney World, tetapi lo juga bisa ikut virtual ride yang membuat lo merasa seakan-akan sedang bermain langsung.

Lo bisa ikut naik Frozen Ever After, It’s a Small World, Monster, Inc. Mike and Sulley to the Rescue!, dan Pirates of the Caribbean. Ini bisa lo jadikan ide untuk kencan virtual selanjutnya bersama si doi. Kapan lagi bisa nge-date di Walt Disney World!

 

Yosemite National Park

Pemandangan danau dan bukit berbatu di Yosemite National Park

Bosan di rumah akan membuat lo punya keinginan besar untuk berpetualang di alam liar. Sayang sekali, masa karantina ini menghalangi lo untuk bepergian ke luar rumah. Tetapi, sekarang lo bisa mengunjungi Yosemite National Park langsung dari rumah lo sendiri. Berlokasi di California, Amerika Serikat, taman ini menyuguhkan pemandangan indah penuh bebatuan serta perairan yang indah dipandang.

Saat lo penat dengan pekerjaan atau ingin melihat pemandangan alam yang segar, lo bisa langsung klik di sini untuk segera mengunjungi Yosemite National Park lewat virtual tour. Selain Yosemite, terdapat juga virtual tour untuk Yellowstone National Park yang terkenal dengan geyser penuh warna.

 

Tembok Besar China

Potret Tembok Besar China dari atas yang sepi pengunjung dan dikelilingi bukit hijau.

Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang terletak di dataran China sekarang memang tidak memungkinkan untuk dikunjungi, terutama oleh turis dari Indonesia. Namun, lo tetap bisa menikmati jalan-jalan santai menyusuri Tembok Besar China melalui virtual tour yang kini tersedia untuk diakses kapan pun.

Destinasi yang terkenal ramai oleh pengunjung, bisa lo nikmati sendiri di rumah tanpa gangguan orang lain. Terlebih lagi, lo nggak perlu lelah berjalan selama tur, cukup duduk dengan tenang sambil menatap layar laptop.

 

Sistine Chapel

Interior di dalam gedung Sistine Chapel yang penuh dengan Raphael’s tapestries.

Saat berkunjung ke Italia, Sistine Chapel adalah destinasi top yang tidak boleh dilewatkan. Dibuka untuk umum, gereja bersejarah ini terkenal dengan gaya interior serta lukisan “The Last Judgment” di langit-langit bangunan. Selalu padat akan pengunjung, ini saatnya bagi lo mengunjungi Sistine Chapel di rumah untuk mengisi waktu luang.

Walaupun kini Italia sedang dalam masa lockdown, lo tetap bisa melihat sendiri keindahan bangunan Sistine Chapel lewat virtual tour. Siapkan laptop dan jaringan internet yang stabil sebelum memulai virtual tour, Bro!

 

Sources: goodhousekeeping.com, Washington Post, Lonely Planet