• Traveling
  • Museum Macan, Tempat Wisata yang Paling Digemari di Jakarta

Museum Macan, Tempat Wisata yang Paling Digemari di Jakarta

Fri, 06 July 2018
Museum Macan Jakarta

Museum MACAN Kebon Jeruk ini menjadi destinasi wisata baru yang lagi populer di Jakarta. Buat lo yang bosan melihat gedung-gedung bertingkat di Ibukota, pastinya tempat ini bisa jadi alternatif liburan yang menyenangkan. Tenang saja, Urbaners, di sini lo nggak bakal ketemu sama 'MACAN' hewan pemangsa yang menyeramkan itu.

Nama MACAN sendiri diambil dari singkatan Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum yang terletak di Jakarta Barat ini juga lagi hits banget, lho, di media sosial, terutama Instagram. Biar lo nggak ketinggalan hype, berikut fakta fakta menariknya!

 

Museum Macan yang Ramai Dikunjungi Pecinta Seni Kontemporer

museum macan, salah satu museum paling hits di jakarta

Perlu lo ketahui jika Museum ini adalah museum pertama di Indonesia yang menyimpan dan memamerkan beragam koleksi seni modern dan kontemporer asli Indonesia. Meskipun demikian beberapa karya yang dipamerkan juga ada yang berasal dari seniman internasional. Ada sekitar 90 karya seni rupa dalam bentuk lukisan kanvas, lukisan timbul dan patung yang bisa lo temukan di sini.

Seluruh lukisan tersebut merupakan koleksi pribadi seorang kolektor seni sekaligus pengusaha Indonesia, Haryanto Adikoesoemo. Menariknya, pria inilah yang juga menjadi dalang alias penggagas berdirinya Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara ini. Uniknya, meskipun lo sudah pernah ke sana dan melihat koleksi karya seni yang dipajang, belum tentu ketika berkunjung lagi di waktu yang berbeda, karya seni yang dipamerkan masih sama.

 

Karya Langka yang Nggak Pernah Lo Temui

Lo pasti kenal dengan nama-nama seniman nusantara, seperti Raden Saleh, Dullah, Henk Ngantung, sampai Affandi. Inilah sejumlah pelopor seni lukis kontemporer Indonesia yang karyanya sudah diakui dunia. Sayang, nggak banyak orang Indonesia yang bisa menyaksikan langsung karya lukis mereka, karena biasanya dimiliki oleh kolektor perorangan atau disimpan di museum luar negeri. Beruntungnya, saat ini lo bisa menyaksikan karya seni langka itu di Museum MACAN Jakarta Barat.

 

Memamerkan Karya-karya Yayoi Kusama

Urbaners, selain menampilkan karya-karya asli buatan seniman Indonesia, Museum MACAN Kebun Jeruk ini juga memamerkan karya-karya dari seniman internasional termasuk diantaranya Yayoi Kusama. Seniman asal Jepang yang khas dengan karya seni yang didominasi oleh motif polkadot ini juga sukses mencuri perhatian pengunjung. Salah satunya, Great Gigantic Pumpkin yang merupakan patung labu raksasa berwarna kuning yang dipenuhi polkadot hitam di setiap sisinya.

Nah, tepat di belakang Great Gigantic Pumpkin, lo bakal melihat beberapa bola berukuran raksasa yang dipajang sedemikian rupa. Warna bola-bola tersebut senada dengan warna patung labu, yaitu dengan dasar berwarna kuning yang juga dihiasi polkadot hitam. Pada salah satu bola tersebut, lo bisa mengintip dan melihat pantulan kaca serta bola-bola kecil di dalamnya.

 

Melihat Keunikan Narcissus Garden

banyak spot foto instagramable di museum macan kebon jeruk

Narcissus Garden masih menjadi bagian dari karya-karya Yayoi Kusama yang bisa lo jumpai di Museum MACAN Kebon Jeruk. Pada karya seninya yang satu ini, Yayoi nggak lagi menonjolkan motif polkadot seperti pada dua karya sebelumnya. Narcissus Garden terdiri dari bola-bola berwarna perak yang bisa memantulkan bayangan. Dengan jumlah bola yang begitu banyak, saat lo berdiri di depannya, maka bola-bola tersebut akan memantulkan bayangan lo dalam jumlah yang sangat banyak.

 

Punya Spot Foto yang Sangat Instagramable

Salah satu karya seni yang jadi favorit para pengunjung adalah Infinity Mirrored Room yang juga diciptakan oleh Yayoi Kusama. Berbentuk ruang kubus yang dihias dengan lampu warna warni, sebagai pengunjung yang ada di dalamnya lo bakal merasa seperti berada di dimensi penuh warna dan tanpa batas. Pasalnya, ruangan tersebut sudah dilapisi cermin sehingga cahaya yang terpantul seakan-akan nggak berujung.

Nggak tanggung-tanggung, spot yang satu ini bahkan sukses menciptakan antrian yang cukup panjang di dalam Museum MACAN. Sayangnya, walaupun sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk antri, lo cuma punya waktu selama 20 detik untuk foto di dalam ruangan, jadi lebih baik lo pikirkan terlebih dahulu pose atau angle foto. Oh ya, hati-hati saat berada di dalam ya, soalnya ada kubangan air yang mengelilingi lantai tempat lo berdiri.

 

Ada Pertunjukkan yang Bisa Diikuti oleh Pengunjung

Berbeda dari kebanyakan museum yang biasa lo kunjungi, di Museum MACAN lo nggak sekadar melihat karya-karya seni yang dipajang saja. Tempat ini juga sering mengadakan event dan program yang bisa diikuti oleh pengunjung. Mulai dari seni pertunjukan semi-teater, pertunjukan Music at the Museum, sesi bercerita dan bermain lewat media karya seni, sesi menggambar dan mewarnai dan masih banyak lagi.

 

Menyediakan Ruangan untuk Anak-anak

salah satu ruangan di museum macan jakarta

Urbaners, buat lo yang ingin datang bersama adik sepupu atau keponakan yang masih kecil ke Museum MACAN Jakarta tentu bisa banget! Di sini ada ruangan yang secara khusus didesain dan disediakan untuk anak-anak. Ruang Seni Anak yang diberi nama Floating Garden atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Taman Apung ini dirancang oleh seniman Entang Wiharso. Begitu memasuki ruangan, lo bakal terbawa ke sebuah dunia yang penuh warna-warna cantik.

Bagian menarik dari ruangan ini adalah cetakan aluminium di dinding yang berbentuk fauna, flora dan manusia. Tenang aja, adik sepupu atau keponakan lo nggak bakal bosan karena di ruangan ini mereka bisa membuat prakarya dengan peralatan yang sudah disediakan oleh pengelola Museum. Mulai dari membuat arsiran warna-warni, menggambar, dan lain sebagainya.

Aktivitas lain yang nggak kalah serunya juga bisa ditemukan di dalam museum ini adalah berburu harta karun. Jadi, permainan ini ditujukan untuk pengunjung di bawah 12 tahun dimana mereka bakal diberi selembar kartu Museum Guide for Children yang berisi petunjuk tentang “harta karun” yang tersembunyi di salah satu sudut museum. Seru banget deh!

 

Nongkrong dan Ngopi dengan View Keren

Puas berkeliling dan berfoto di dalam Museum, lo pasti merasa lelah dan haus. Tenang saja, tepat di seberang Infinity Mirrored Room lo bisa menemukan sebuah coffee shop yang dikelilingi oleh dinding kaca lengkap dengan pemandangan lanskap Ibukota Jakarta yang nggak pernah sepi.

Coffee shop yang juga cukup populer di media sosial ini bernama 1/15 Coffee. Brand kedai kopi yang satu ini bahkan sudah memiliki beberapa gerai di Jakarta dan Bali, jadi soal rasa nggak usah diragukan lagi. Soal harga masih sangat terjangkau, kok. Cukup menyediakan budget sekitar Rp30.000 untuk mencicipi secangkir kopi nikmat.

Urbaners, itulah tadi beberapa fakta menarik tentang Museum MACAN Jakarta yang lagi hits. Lokasinya sendiri berada tepat di Wisma Akr, Jalan Panjang No.5, RT.11/RW.10, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Buat lo yang ingin berkunjung, tempat ini buka setiap Selasa sampai Minggu dari pukul 10.00 WIB – 19.00 WIB.

 

 

Source:

idntimes.com

kompas.com

Tidak Biasa, 5 Kafe di Jakarta Ini Hadir dengan Konsep Anti Mainstream

Mon, 30 March 2020
Empat orang terlihat sedang menikmati waktu di sebuah kafe

Lima kafe di bawah ini mengusung konsep yang anti-mainstream. Berusaha menampilkan sisi distinct pada bisnis kafe yang marak di kota-kota besar, Jakarta salah satunya. Kelima kafe unik ini bisa jadi tujuan ‘pelarian’ lo, dengan mengambil jeda rutinitas ibukota yang selalu sibuk di keseharian.

 

Kayuh Clubhouse Café

Salah satu sudut kafe dengan beberapa pengunjung

Buat lo pencinta hidup sehat yang hobi ke mana-mana pakai sepeda, ada satu tempat yang cocok buat lo kunjungi, Kayuh Clubhouse Café. Kafe dengan interior rustic ini dibuat minimalis dan pastinya bisa bikin lo lebih nyaman saat nongkrong di sini. Dinding kafe yang dibiarkan tanpa dicat ini juga dihiasi tanaman rambat dan sepeda yang digantung.

Berlokasi di Jalan Cikajang, Petogogan, daerah Kebayoran Baru, suasanannya tenang dan nyaman. Kalau ke tempat ini, lo wajib coba Es Kopi Susu Gowes yang rasanya nikmat cocok untuk menemani lo bersantai. Harga menu di sini juga murah, bersahabat dengan kantong.

 

Haka Dimsum

Seorang pelanggan sedang menaiki tangga masuk Haka Dimsum

Haka Dimsum memiliki satu cabang di daerah Kemang yang buka selama 24 jam untuk memberikan lo kesempatan menyantap dimsum, makanan khas dari China Selatan. Kalau lo berkunjung ke sini saat sore, lo bisa lihat anak muda ramai menikmati dimsum di sini dengan rentang harga yang terjangkau pula.

Hal lainnya yang unik juga dari shop cabang Kemang ini adalah, salah satu dinding yang bersisian dengan tangga menuju resto mereka yang dipenuhi dengan poster-poster China. Kesannya lo sedang berkunjung ke salah satu resto di Hongkong. Buat lo yang penikmat chinese street food, Haka Dimsum nggak boleh kelewatan.

 

Sunyi Coffee

Staff kafe berinteraksi dengan bahasa isyarat

Nah, satu lagi kafe yang nggak biasa di Jakarta. Sunyi Coffee ini dioperasikan oleh teman-teman tunarungu. Dengan konsep kafe yang minimalis, dan kopi manis yang nikmat lo bisa menikmati suasana eskapis di sini, jauh dari keramaian ibukota. Ditambah mereka punya Aglio Olio ternikmat di sini.

Nggak cuma itu, di kafe yang berlokasi di Jalan Fatmawati ini lo juga bisa dapat manfaat tambahan dengan berinteraksi bersama teman-teman tunarungu yang bekerja di sini. Mereka akan dengan senang hati mengajarkan lo basic sign language, kalau lo mau.

 

Carburator Springs Cafe

Suasana kafe dengan beberapa orang duduk di pantry

Kafe yang satu ini jadi tempat nongkrong wajib dikunjungi untuk para bikers dan pecinta otomotif. Kalau lo salah satunya, lo harus sempatkan untuk datang ke sini dan nikmati menu grilled andalan Carburator Springs Café. Kafe ini berlokasi di Jalan Veteran, Bintaro, daerah Pesanggrahan.

Saat lo datang ke sini, nggak cuma kafe saja daya tariknya. Ada bikers station tempat lo bisa cuci mata melihat moge, dan toko khusus yang menjual line apparel serta perlengkapan bikers di sini. Beberapa malam juga diramaikan dengan live music, pokoknya dijamin asik.

 

Social Garden

Para staff resto tampak bekerja di pantry

Apa jadinya kalau taman dan resto dijadikan satu? Social garden jadinya. Kafe yang bertempat di Ground Floor Senayan City ini berhasil menarik perhatian banyak pengunjung mall karena tanaman tropis yang mendominasi interiornya. Memberi ambiance hangat dan teduh dengan unsur kayu di resto ini .

Lo bisa menyantap berbagai macam menu makanan saat bersantai sejenak di sini. Dari makanan Asia hingga Italia tersedia, termasuk makanan penutup yang gluten free. Menikmati makan siang di sini pasti bikin lo betah.

Jadi mana yang akan lo kunjungi untuk melepas penat dan refreshing diri? Atau coba semua? Boleh lah!

 

 

Sources: Qraved, Detik Food, Carburator Springs, Wolipop