Home Traveling Posto Dormire, Hotel Butik Berbalutkan Konsep Museum
Posto Dormire, Hotel Butik Berbalutkan Konsep Museum

Posto Dormire, Hotel Butik Berbalutkan Konsep Museum

Saturday, April 13, 2019 - 14:51
Bagikan
Facebook Twitter Email

Sejak Oktober 2018 lalu, Jakarta punya satu hotel unik yang wajib dikunjungi, nih Urbaners! Dengan konsepnya yang nyentrik, Hotel Posto Dormire yang didirikan oleh Felix Hamdany dan Supardi Tan ini nggak butuh waktu lama untuk menarik pengunjung.

Hanya butuh waktu singkat sejak opening, masyarakat ramai berbondong ke hotel ini untuk melihat keunikan yang ada di dalamnya. Mau tau apa aja isi dari hotel butik ini? Check this out!.

 

Konsep Nyentrik dan Berani

Konsep Nyentrik dan Berani 

Dengan durasi 1 tahun pembangunan, Hotel Posto Dormire yang dibangun di daerah Grogol, Jakarta Barat ini menawarkan konsep industrial, melalui perpaduan antara material antik dan modern. Felix mengungkapkan, bahwa tema besar dari hotel ini adalah museum. Jadi pengunjung nggak cuma datang dan menginap saja, tetapi juga mendapat ilmu karena bisa belajar sejarah dari detail hotel ini.

Ketika masuk ke dalam area resepsionis, lo bakal langsung disuguhi pemandangan tumpukan koper-koper antik yang didapatkan dari seluruh penjuru wilayah Indonesia. Nah, tepat di atas area resepsionis pula ada kolam renang transparan berbobot 40 ton yang digandrungi pertama di Indonesia dan sudah dapat rekor MURI juga lho!

Konsep Nyentrik dan Berani

Lalu, melirik ke samping kiri area resepsionis, ada restoran bernama 3rd Place dengan dekorasi yang bisa bikin jatuh cinta setiap pengunjungnya. 3rd Place sendiri memiliki makna sebagai tempat ketiga, setelah rumah dan kantor. Selain itu, terdapat beberapa spot mural besar yang ada di dinding area lobby dan restoran, yang bikin pengunjung nggak bosan buat berlama-lama disini.

Selain di public area, ternyata mural juga bisa lo temukan di dalam toiletnya lho, Urbaners! Menurut Felix, nggak sedikit pengunjung yang berfoto ria di dalam toilet juga karena detil lukisannya menciptakan kesan tersendiri bagi mereka.

Wah, totalitas banget ya!

 

Kolaborasi bersama Penggiat Seni dan Pengrajin Lokal

Kolaborasi bersama Penggiat Seni dan Pengrajin Lokal

Saat membangun hotel yang diambil dari bahasa Itali yakni “tempat tidur” ini, Felix dan Supardi nggak mau cuma berorientasi ke profit saja. Mereka ingin bisa turut memberdayakan para pengrajin dan pelukis lokal. Makanya, setiap interior dan detail dari hotel ini dipenuhi dengan produk dan karya anak bangsa.

Nggak tanggung-tanggung, sudah ada 20 pengrajin dan 3 pelukis yang bekerja sama dalam pembangunan ini. Felix menyebutkan, bahwa nggak sedikit pemilik hotel di Indonesia lebih memilih kontraktor dan produk dari luar negeri. Justru dengan langkah ini, ia ingin membuktikan bahwa kontraktor dan produk lokal juga bisa bersaing dengan mereka.

Banyak barang dan dekorasi yang ada di hotel Posto Dormire dibuat secara handmade dan hampir 98%-nya merupakan produk lokal. Contohnya seperti lampu, meja saji restoran, komponen lift, dan dekorasi yang berbahan dasar tembaga asli dari daerah Cepogo, Solo dan furniture yang berasal dari Jepara, Yogyakarta, dan Semarang. Adapun bantalan rel kereta api yang digunakan untuk menghiasi tampilan dari restorannya juga berasal dari kota para pengrajin tersebut.

Di hotel berisikan 80 kamar ini, terdapat juga fasilitas olahraga di lantai 3 yang bersebelahan dengan kolam renang gantung. Selain itu, ada juga café yang terletak di rooftop hotel ini. Café tersebut bernama Numinous Sky Bar.

 

Naik Kapal di Rooftop Hotel

Naik Kapal di Rooftop Hotel 

Selain Numinous Sky Bar, bagian rooftop hotel ini juga menyajikan konsep layaknya seperti berada di kapal pesiar. Setiap pengunjung akan langsung disuguhkan dengan tampilan cockpit kapal yang lengkap, tepat setelah pengunjung keluar dari pintu lift level rooftop.

Cockpit nahkoda ini berasal dari kapal bekas yang sengaja dibeli untuk sarana edukasi dan spot foto yang menarik bagi pengunjung. Di samping cockpit, ada juga kamar mandi berbentuk telur dinosaurus yang diberi nama Jurassic Park Egg. Setiap weekend, di rooftop hotel ini pula rutin diadakan live music atau penampilan dari DJ yang cocok dinikmati sembari melihat pemandangan indahnya kota Jakarta.

 

Diversifikasi Yang Konsisten

Diversifikasi Yang Konsisten 

Berkaca pada era krisis ekonomi tahun 1998, nyatanya banyak kolektor Indonesia yang menjual barang-barang peninggalan zaman dulu ke luar negeri. Hal ini sangat disayangkan sekali, karena barang tersebut adalah salah satu aset bangsa yang nantinya bisa menjadi saksi cerita bagi generasi yang akan datang. Maka dari itu, hotel ini akan mengusung tema besar museum secara konsisten.

Meskipun di luar sana banyak yang mengklaim hotelnya adalah hotel butik, namun nggak jarang detail yang mereka tawarkan hanya setengah hati. Berangkat dari hal tersebut, hotel ini menawarkan konsep yang totally different.

“Kalau bangun hotel dengan konsep yang hampir sama, ya nggak ada bedanya dan akan sulit bersaing. Tapi kalau dikemas dengan konsep ini, anak kecil pun bisa belajar sejarah juga,” ujar Felix.

Kini, Hotel Posto Dormire sudah bekerja sama dengan Traveloka, Agoda, dan Tiket.com untuk mempermudah calon pengunjung memesan atau sekadar melihat ulasan hotelnya. Melalui kerja sama ini juga, sudah banyak pengunjung hotel yang berasal dari luar negeri, lho! Diantaranya ada yang datang dari Rusia, Inggris, Belanda, Jepang, China, dan dari belahan dunia lainnya.

Konsep hotel ini menarik kan, Urbaners? Semoga ke depannya semakin banyak tumbuh bisnis beride kreatif seperti ini lagi ya diluar sana!