Trending
Senin, 29 November 2021

Biar Cuma Konser Virtual, Prambanan Jazz Festival 2021 Sukses Digelar Seperti Tahun Sebelumnya

  • Share

Perhelatan yang ditunggu-tunggu pecinta jazz yaitu Prambanan Jazz Festival 2021 sukses digelar 19-20 November 2021 kemarin. Biarpun konser offline udah mulai banyak bermunculan, event tahunan yang mengambil latar epic Candi Prambanan ini tetap memilih untuk digelar secara virtual via iKonser Channel 459 SD dan 949 HD di UseeTV

 

Deretan nama-nama seperti Tulus, Pamungkas, Letto, Ardhito Pramono, Yura Yunita, Nadin Amizah, Swingayogya, Nita Aartsen & Eurasian Bigband ft. Tompi, Manjakani, Floo, dan Bellacoustic sukses memanjakan penonton di rumah dengan senandung syahdu beserta suguhan visual yang megah.

 

Hari pertama 19 November 2021 dibuka tepat pukul empat sore dengan tarian Dwi Muka oleh seniman tari legendaris, Didik Nini Thowok. Dilanjutkan live performance salah satu pemenang kompetisi Borneo Goes to Prambanan Jazz 2021 yaitu Bellacoustic. Suguhan menarik dari tampilan mereka yang memadukan musik pop ke dalam elemen etnik Dayak Kalimantan Tengah. Mereka bahkan pakai pakaian adat khas suku Dayak bernama Sangkarut buat nambahin feel etniknya.

 

Selanjutnya ada duo folk asal Pontianak, Manjakani, yang membawa udara sejuk di panggung terbuka Ramayana Ballet ke dalam petikan gitar akustiknya yang dingin. Saat waktu sudah menuju petang, saatnya Nadin Amizah mengambil alih stage yang kini memasukkan instrumen kendhang di beberapa lagu yang ia bawakan. Seperti yang dijanjikan sebelumnya bagaimana lo bakal enjoy melihat performance spesial pianis jazz ternama Nita Aartsen diiringi para musisi dari tiga negara tergabung dalam Eurasian Bigband yang berkolaborasi juga bareng Tompi. Hari pertama Prambanan Jazz 2021 ditutup oleh solois pop yang sedang naik daun dalam beberapa tahun ini yaitu Pamungkas dengan setlist single-single andalannya.

 

Floo, solois wanita asal Kalimantan yang sudah merilis tiga single sekaligus pemenang Borneo Goes to Prambanan Jazz 2021 menjadi pembuka di hari kedua. Selanjutnya ada Yura Yunita dengan pesona musikalitas yang ia bawakan berhasil membuat Prambanan Jazz 2021 bikin greget. Waktu berganti malam sangat tepat pembawaan bersahaja dari musisi tuan rumah yaitu Letto untuk merubah ritme kembali menjadi dingin.

 

Penampilan keempat dengan alunan swing yang memukau cukup membius seketika oleh pendatang baru project dari KPH Notonegoro bersama musisi Joko “lemazh” Suprayitno dan Agung Prasetyo bernama Swingayogya. Tersisa dua penampilan selanjutnya ada Ardhito Pramono, sosok solois pria idaman kaum hawa masa kini berhasil menaikkan ritme ambiance dan kemudian ada Tulus sebagai penutup Prambanan Jazz 2021. Selain Yura Yunita dan Tompi, Tulus adalah salah satu musisi yang nggak pernah absen ditunjuk menjadi line up paling ditunggu di Prambanan Jazz.


Dari sekian line up yang lo lihat, penampilan siapa yang paling berkesan buat lo? Langsung aja tulis di kolom komen, bro.

Comments

Tuluss kerenn
Nice infonya