Trending
Kamis, 27 Oktober 2016

Menyimak Dialog di Panggung Simak Dialog

  • Share

Simak Dialog kembali aktif. Kali ini, punya formasi yang lagi-lagi baru.

Beberapa waktu yang lalu, kelompok musik Simak Dialog kembali aktif setelah mati suri sebentar. Formasinya kembali berubah. Hanya pendirinya Riza Arshad yang masih sama. Sisanya berubah.

Selain Riza, Simak Dialog hari ini diperkuat oleh Jalu Praditina pada kendang, Rudi Zulkarnaen pada kontra bas dan Mian Tiara pada voices. Sebenarnya, semua sudah bermain bersama dalam berbagai macam kepentingan dalam bertahun-tahun terakhir ini. Namun sebagai Simak Dialog, baru kali inilah mereka bersatu.

Sebelumnya, Simak Dialog pernah diperkuat nama-nama seperti Tohpati, Ade Darmawan, Indro Harjodikoro dan Arie Ayunir. Jejaknya telah lama terekam di musik jazz Indonesia.

Mereka telah menghasilkan beberapa album yang semuanya menampilkan musik yang berbeda-beda. Semenjak satu dekade terakhir, Riza Arshad berhasil membawa ke sebuah perpaduan yang cemerlang; musik jazz kontemporer dicampur dengan bunyi-bunyi tradisional.

Keberadaan Jalu, sebagai pemain kendang, mengubah pakem bermusik mereka. Suara kendang yang sangat tradisional itu, terbukti bisa menyatu dengan baik dengan piano modern. Mungkin, itu juga yang menyebabkan Simak Dialog bisa berkelana ke banyak tempat di dunia memainkan musik jazz versi mereka.

Di beberapa kesempatan, masing-masing instrumen yang ada, bisa terdengar seperti orang yang sedang bercakap-cakap di atas panggung. Semua saling menimpali sehingga bisa menciptakan esensi berbincang yang kental. Persis seperti namanya.

Formasi baru ini beraksi kembali dengan baik di Prambanan Heritage Jazz Festival. Kendati mereka main di waktu yang nyaris berbarengan dengan Harvey Malaiholo di panggung utama, musik khasnya Simak Dialog tetap bisa bersaing menarik orang untuk menyaksikan mereka bermain.

Semoga, formasi ini segera kembali ke dapur rekaman dan merekam materi-materi baru untuk memperpanjang cerita Simak Dialog. Konon katanya, mereka juga akan kembali aktif bermain dari satu panggung ke panggung lainnya. Kalau memang benar, itu menarik untuk ditunggu. Bagaimanapun juga, tidak banyak band yang berani mencampur adukkan dua jenis musik berbeda kutub macam mereka.

Comments

So many living legend!
Ininnawa sabbara e