Trending
Jumat, 18 Agustus 2023

Prank Manis The Cardigans di Ending The 90's Festival

  • Share
  • fb-share
Prank Manis The Cardigans di Ending The 90's Festival

The 90's Festival akhirnya mencapai klimaksnya. Aksi magis The Cardigans menutup rangkaian festival musik yang digelar selama dua hari pada 12-13 Agustus di Gambir Expo Kemayoran. Nah, ada yang beda dan berkesan nih, tepatnya pas band asal Swedia ini ngeprank raturan ribu penonton di akhir penampilan. Penasaran? Gas baca sampe abis! 

Tapi sebelum ke part plot twist yang nggak disangka-sangka di akhir konser, gue ceritain dulu deh ya alur cerita penampilan mereka yang nostalgia abis. Soalnya nggak cuma bikin semua penonton ngerasa kembali ke masa 90-an, tapi bener-bener ngasih experience festival jadi makin berkesan. So lesgoww!!

Tepat pada pukul 22.00 WIB, arena panggung utama The 90's Festival udah dipadati semua pengunjung yang datang di hari kedua. Jangankan area super festival yang persis depan panggung, sisi kanan-kiri hingga ke belakang arena juga penuh. Semua penonton dari berbagai generasi keliatan nggak sabar pengen cepet nonton aksi band yang lagu-lagunya sering dipake jadi soundtrack film-film besar. 

Hingga akhirnya Nina Persson (vokalis), Peter Svensson (gitaris) Magnus Sveningsson (bassis), Bengt Lagerberg (drummer), dan Lars-Olof Joh (keyboard) muncul dan bikin satu arena berteriak histeris nyambut mereka. Nggak pake basa-basi, band yang lahir pada 1992 ini pun tancap gas ngebawain "Paralyzed" sebagai lagu pembuka yang langsung disambung dengan "Erase/Rewind, "Live and Learn", hingga "You're the Storm". 

Ngambil jeda sebentar untuk nyapa penonton, The Cardigans kembali bernyanyi "For What It's Worth dan "Junk of The Hearts", sebelum menyambungnya dengan "Communication". Di sini keliatan banget sih kalo penonton bener-bener nikmatin suguhan musik dan vokal yang emang "Cardigans banget". Nuansa musiknya juga khas Skandinavia yang entah kenapa bikin lo serasa ngebayangin lagi melayang-layang di hamparan alam luas gitu. 

Makanya gue nggak heran sih kenapa karakter vokal Nina ini dibilang magis sama banyak orang. Soalnya nggak cuma merdu, nada-nadanya itu syahdu. Apalagi pas "Marvel Hill" dan "Hanging Around" dibawain dengan aransemen melankolis. Banyak penonton, terutama di barisan belakang, langsung milih duduk lesehan kayak lagi nikmatin konser intimate. Abis emang se-cozy itu dan bikin pengen nonton sambil santai sih. Tapi tetep nggak ngebosenin ya. Soalnya Nina tuh atraktif. Dia sering pake berbagai alat musik kayak harmonika, pianika, stick drum, dan beberapa lainnya yang menurut gue bikin konser makin berwarna dan menghibur. 

Nah, abis itu, suasana mulai dibangun jadi lebih berenergi dengan dinyanyikannya "I Need Some Fine Wine and You, You Need to be Nicer". Temponya kemudian dicepetin lagi di lagu "Rise & Shine" yang bahkan bikin beberapa penonton makin antusias dan udah mulai bergoyang. Sampai akhirnya momen yang paling ditunggu-tunggu tiba. Tau dong lagu apa? Yup bener, "Carnival" dan "Lovefool". 

Duh, dua lagu ini tuh emang beneran hidup banget ya! Beberapa penonton di barisan belakang dan samping bahkan sampe merapat ke tengah loh. Semua bernyanyi bersama dan melompat-lompat sambil mengangkat tangannya. Pokoknya energi yang ada di badan tuh kayak dilepas semua ke langit sampe bikin merinding! "Thank you for your energy!" kata Nina yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari semua penonton. 

Abis itu, Nina bilang ke penonton kalo lagu berikutnya yaitu "My Favourite Game" adalah lagu terakhir. Dia pun berterima kasih udah nemenin The Cardigans selama ini. Penonton yang tersentuh pun nggak mau menyia-nyiakan momen dengan berdiri dan nyanyi bersama lagu yang sempet lama menduduki chart Billboard global di era 90-an itu. 

Selesainya, lampu panggung kemudian dipadamkan. Semua personel turun dari panggung tanpa basa-basi apapun. Penonton seakan nggak puas dengan ending yang terasa kentang. Sayup-sayup "we want more" dari penonton cuma berbalas lambaian tangan dari The Cardigans. Beberapa penonton akhirnya meninggalkan arena dan mengira konser memang benar-benar sudah berakhir. 

Tapi tiba-tiba... The Cardigans naik lagi dong! Mereka ternyata cuma ngeprank dan langsung disambut teriakan histeris dari penggemar yang masih bertahan di arena. "Kami tentu nggak mungkin mengakhirinya seperti itu, ayo kembalilah," kata Nina sembari tertawa. Seketika itu pula penonton kembali merapat dan lagu "03.45: No Sleep" dinyanyikan. Semua lalu ikut bernyanyi bersama sambil melambaikan tangannya ke udara. 

Lagu itu pun jadi "lagu penutup yang sebenarnya". Semua personel band kemudian maju berjejer ke tepi panggung, bergandengan tangan, dan mengucapkan salam terima kasih sambil membungkuk. "Thank you Jakarta, I love you so much!" ucap Nina. 

Fiuuhh, bener-bener ending yang sempurna ya, Bro! Gimana menurut lo? Coba spill di kolom komen, lagu apa yang paling ngena buat lo dari The Cardigans?

Comments
Putra Pratama
Keren abis
Fadya Aulia
keren aksara panggungnya