Trendings
Kamis, 30 April 2015

Project Fi: Google’s Latest Cell Phone Service

  • Share

Di penghujung bulan April tahun ini, Google resmi mengumumkan “Project Fi”, layanan nirkabel terbaru untuk telepon selular yang berfokus pada dua hal penting, yaitu biaya layanan yang murah dan konektivitas yang efisien. Kedua hal tersebut jelas menjadi magnet bagi para pengguna telepon selular yang mengidamkan kebebasan berkomunikasi dan mengakses informasi tanpa adanya beban biaya.

Bekerja sama dengan Sprint dan T-Mobile, Project Fi mampu menghubungkan telepon selular dengan jaringan Sprint, T-Mobile, atau Wi-Fi terdekat. Penyesuaian otomatis antara ketiga jaringan itu membuat telepon selular selalu didukung dengan sinyal terkuat yang ada. Jadi, lo bisa bebas mengirim SMS, mengakses internet, dan bahkan menelepon hingga ke 120 negara lain tanpa perlu khawatir akan sinyal yang buruk. Project Fi juga bakal menyimpan nomor telepon lo di “cloud”, sehingga lo bisa menggunakan layanan ini di mana aja.

 

Soal biaya, lo hanya perlu mengeluarkan $20 untuk layanan telepon dan SMS yang nggak terbatas, penggunaan mobile hotspot, international coverage, dan 24/7 support selama satu bulan penuh. Lo juga bisa menambah $10 untuk 1 GB data setiap bulannya. Kalau lo menggunakan data kurang dari  yang udah lo beli, maka Google bakal memberikan “kembalian”. Misalnya, lo mengeluarkan uang $30 untuk membeli 3 GB data selama satu bulan. Tapi, ternyata lo hanya menghabiskan 1,4 GB ($14) untuk satu bulan tersebut. Jangan merasa rugi $16 karena Google akan mengembalikan uang lo, sesuai dengan jumlah data yang lo gunakan.

Sayangnya, layanan Project Fi masih sangat terbatas di beberapa wilayah di U.S. Selain itu, penggunaan Project Fi mampu menguras daya tahan baterai hingga 20% lebih cepat dari biasanya. Project Fi juga membutuhkan device yang mampu mendukung performa Sprint dan T-Mobile sekaligus. Dan satu-satunya device yang mumpuni saat ini adalah Nexus 6, smartphone andalan terbaru dari Google.

Google sendiri mengklaim bahwa tujuan Project Fi bukan untuk menghasilkan uang, namun untuk mendorong inovasi yang harus diadaptasi oleh semua industri nirkabel. Kalau melihat pernyataan ini, seharusnya Project Fi bisa dikembangkan di berbagai device dan negara lain. Nah, sekarang tinggal waktu yang bisa menjawab apakah Project Fi bisa sampai ke Indonesia atau nggak.

 

 

 

 

Comments

wih kerennnn
sip mantap betul