Trending
Selasa, 03 November 2015

Wanita yang Mewakili Inggris di Kickboxing

  • Share
  • fb-share
Wanita yang Mewakili Inggris di Kickboxing

Urbaners, wanita sejatinya selalu berparas cantik, anggun dan juga bisa menarik perhatian pria lewat tingkah lakunya yang lemah lembut. Namun, hal itu sangat berlawanan dengan wanita bernama Ruqsana Begum. Siapakah dia? Yuk kenalan dulu sama petarung wanita yang satu ini.

 

British Muay Thai wanita

Bernama Ruqsana Begum yang lahir pada tanggal 15 Oktober 1983 di Inggris dijuluki sebagai warrior princess. Ruqsana merupakan wanita yang mewakili Inggris dalam kejuaraan kickboxing khusus, yaitu Muay Thai atau tinju Thailand. Bergabung bersama teamnya British Muay Thai Team ini dia mengikuti kejuaraan dalam kategori berat badan dari 48 sampai 50 kg.

Dia mengawali karirnya di dunia olahraga sejak berumur 18 tahun, di tahun 2002 dia sudah mengikuti kelas khusus kickboxing sepulang kuliahnya. Awalnya dia hanya menekuni kickboxing sebagai hobi belaka. Setelah lulus dari kuliah tahun 2006, dia sudah memberitahu keluarganya kalau dia sedang menekuni olahraga tinju lainnya selain kickboxing, yaitu Muay Thai.

 

Banyak menjuarai kejuaraan Internasional

Di tahun 2008, dia mulai fokus untuk menjadi seorang tinju Thai professional. Pada tahun 2009, dia berhasil membawa pulang medali bronze melawan petinju Malaysia di Bangkok, Thailand. Lalu, dia mengikuti British Muay Thai Atomweight Kickboxing Championship Professional pada tahun 2010 di Doncaster. Karena belum puas, dia mengikuti kembali kejuaraan European Clup Cup Amateur Muay Thay Championship di Latvia tahun 2011 dan akhirnya dia berhasil memenangkan medali emas.

Karena namanya semakin dikenal, tahun 2012 dia dinominasikan sebagai kapten dari tim British Muay Thai. Nggak hanya itu saja, dia kembali menjuarai medali perak di kejuaraan International Federation of Muaythai Amateur (IFMA) World Championship di Rusia. Masih banyak lagi medali yang berhasil dia kantongi dari hasil jerih payahnya mengikuti berbagai macam kejuaraan Muay Thai. Selain menjadi pemain dan kapten tim, dia juga diutus untuk menjadi instruktur Muay Thai seminggu sekali di  London.

Yang mengundang perhatian karena dia ini satu-satunya wanita muslim yang berjuang demi negaranya, Inggris. Diantara teman sejawatnya, dia satu-satunya juga wanita keturunan Bangladesh.

Dia pernah merasakan bangku pendidikan di Uzbekistan, lalu meneruskannya ke bangku kuliah di Universitas Westminster dengan jurusan arsitek. Setelah itu, dia mengikuti beberapa pelatihan supaya kemampuan arsiteknya dapat diterima di perusahaan terkenal. Sayangnya, arsitek bukan jalannya, dia lebih menekuni Muay Thai.

Urbaners, memang nggak ada salahnya seorang wanita mendalami olahraga kick boxing yang sejatinya hanya untuk pria. Kalau kesuksesan yang didapat seperti Ruqsana, lo bakalan rela melihat wanita lo babak belur karena mengikuti berbagai macam pertandingan.

Source: https://en.wikipedia.org, http://sportstylefashion.com

 

 

Comments
Dhani gunawan ganjar atmojo
asyik bangey
fitrianingsih
asyik bangey