Darbotz: Menggambar Bukan Merusak Tetapi Membuat Lebih Indah

Thursday, October 5, 2017 - 17:44

Menjadi street artist sering dipandang sebelah mata, anggapan 'rebellious' selalu melekat untuk para seniman pilok satu ini. Tapi bagi Darbotz, hal ini bukanlah menjadi suatu hambatan dan masalah, bahkan ia memiliki tujuan yang berbanding terbalik dengan apa yang orang-orang pikirkan.

Dalam setiap karyanya, Darbotz tidak asal mencoret, tetapi merupakan salah satu bentuk ekspresinya terhadap kota yang disayanginya, yakni Jakarta. Yang lebih uniknya lagi, Darbotz sebisa mungkin menghindar dari referensi, dengan tujuan menciptakan sesuatu yang original.

 

Arti mural bagi Darbotz

Street artist yang memiliki ciri khas karakter "Monster Ball" dalam setiap karyanya ini memiliki pandangan sendiri akan sebuah gambar atau mural. Menurut Darbotz, hal tersebut bukan hanya karya seni tetapi juga kepuasan batin, ia merasa kosong kalau tidak menggambar. Mungkin bisa dibilang ini adalah salah satu aktivitas yang Darbotz diperlukan selain makan.

 

Tujuan Darbotz menggambar di tembok

Dari sekian banyak media, Darbotz lebih memilih sesuatu yang penuh dengan kontroversial dan segala pandangan negatifnya. Ia merasa dengan menggambar di tembok ia bebas melakukan apa saja, dan yang ia rasakan dapat terekspresikan dengan baik. Karena semua karya Darbotz merupakan alter ego-nya untuk mengekspresikan apa yang dirasakan tentang kota Jakarta lengkap dengan semua masalahnya.

Bagikan
Facebook Twitter Email

Cara Darbotz Membuat Kota Jakarta Lebih Indah

Darbotz tidak hanya asal mencoret dan mencemarkan lingkungan, karyanya selalu berkonsep, dengan tujuan semata-mata untuk membuat sudut yang teracuhkan oleh masyarakat menjadi lebih indah dipandang. Darbotz sempat sharing pengalamannya saat mural di suatu gerbang Gelanggang Olahraga tanpa izin, dan di tegur oleh pihak keamanan disana. Tapi saat melihat karya Darbotz, para pihak keamanaan tersebut malah membiarkan karya tersebut dan berterima kasih karena membuat gerbang tak terpakai tersebut menjadi lebih ‘layak’.

 

Master Piece terbesar Darbotz

Basic-nya Darbotz selalu menggambar di tembok, tapi sejalannya waktu banyak sekali ajakan kolaborasi dari mulai bersama seniman lain, sepatu, jam tangan, baju dan banyak lainnya. Kalau lo sering melewati daerah Sarinah, Jakarta Pusat, lo akan melihat sebuah hotel catchy penuh dengan mural, nah, itu adalah salah satu master piece Darbotz, Urbaners. Bisa dibilang ini adalah salah satu karyanya yang paling berkesan, karena untuk pertama kalinya membuat suatu karya sangat besar.

 

Kolaborasi Darbotz yang mendunia

Suatu kolaborasi merupakan hal yang biasa untuk Darbotz, tapi yang ini sangat berbeda dan tentunya membanggakan, Urbaners, kolaborasinya dengan brand sepatu DC Shoes lebih spesial karena edisi DC Shoes x Darbotz akan di release tidak hanya di Indonesia saja, melainkan worlwide! Bayangin aja sepatu ini akan ada di store DC Shoes berbagai belahan dunia, dan semua orang akan mengenal salah satu street artist asal Indonesia ini. Dengan mengangkat tema "Keep them dirty", Darbotz ingin memperlihatkan bahwa sepatu memang diciptakan untuk kotor, bukan hanya dipajang meskipun itu limited edition.

 

Keyakinan Darbotz akan menjadi Street Artist

Awal mula Darbotz terjun kedunia graffiti hanya untuk bersenang-senang karena kegemarannya akan menggambar, tetapi tanpa disadari hobby-nya ini menjadi lebih serius dan membuahkan hasil. Menurut Darbotz, apapun yang lo lakuin dengan hati, nothing to lose, konsisten dan 100% into it hasil akan datang dengan sendirinya. Hal ini nggak hanya berlaku bagi street artist tapi segala bidang. Terbukti, Darbotz sekarang sukses dikenal dengan karya-karya muralnya.