Terus Beraksi, Eksperimen Motor Kustom ala Sandi Salim Lewat Axietruz Garage

Wednesday, August 7, 2019 - 17:08

Minat terhadap motor kustom di Tanah Air sepertinya masih belum akan surut, Urbaners. Motor kostum telah sukses merambah berbagai kalangan, mulai dari rocker hingga presiden. Persebarannya pun nggak hanya terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali saja seperti di awal kemunculannya, melainkan sampai ke sejumlah wilayah sub-urban.

Lebih lanjut, jika dilihat dari sejarahnya, kustom sendiri pada dasarnya dapat diartikan sebagai mengubah bentuk asli menjadi sesuai dengan karakter si pemilik. Oleh karena itu, diperlukan peran builder untuk berkarya dalam merombak dan menciptakan sesuatu yang baru lewat rancangannya. Nah, kira-kira itulah yang dilakukan oleh Sandi Salim Sunardi.

Mulai menggeluti dunia motor kustom sekitar tahun 2000-an, Sandi bisa dibilang merupakan salah satu builder yang senang bereksperimen dengan gaya kustom yang lebih segar. Pria asal Bandung ini cenderung berkarya secara out of box dan sebisa mungkin terus berupaya menghindari tren yang sedang berkembang. Idealismenya sebagai seorang builder itulah yang kemudian membawanya kepada beragam tantangan dan pengalaman baru.

“In Speed We Need, In Axietruz We Trust”

Untuk lo ketahui, Urbaners, di awal kiprahnya Sandi langsung mengambil langkah yang cukup berani, yaitu dengan membuat garage-nya sendiri. Diberi nama Axietruz Garage, bengkel tersebut sejauh ini masih terus menghasilkan karya-karya unik yang lumayan banyak jumlahnya. Sebut saja beberapa di antaranya adalah Honda GL 100 “The Flammin Dice”, Suzuki GS250X “Daily Racer”, dan Honda CB 100 “Jepara Membara”.

Bukan hanya itu saja, Sandi bersama Axietruz Garage pernah menjadi juara jawara Kustomfest 2015 – Zeneos Powerplant Challenge. Dalam ajang bergengsi tersebut, para peserta diminta untuk membuat kustom Café Racer berdasarkan sketsa Yaniv Evan dari Powerplant Motorcycles, Amerika Serikat. Dalam waktu tiga minggu, Sandi akhirnya berhasil menaklukkan tantangan itu. Dia menghasilkan sebuah motor kustom bernama “Urban Power”, yang memiliki arti “Kekuatan Urang Bandung”.

Usai memenangkan Kustomfest 2015 – Zeneos Powerplant Challenge, Sandi lalu berkesempatan untuk menyaksikan langsung gelaran The 24th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2015 di Jepang. Dengan ditemani oleh Yaniv Evan sang idola, ia pun berjumpa sekaligus menimba ilmu bersama para builder ternama dan legendaris lainnya, seperti Keiji Kawakita, Dan Collins, dan Kaichiroh Kurosu. Saking berkesannya, dia bahkan mengibaratkan pengalaman tersebut “ibarat naik haji-nya modifikator”.

Namun demikian, keterlibatan Sandi dalam kaitannya dengan kustom kultur nggak berhenti sampai di kegiatan mengulik motornya saja. Selain menjadi builder dan memiliki garage-nya sendiri, dia juga ikut menyebarkan demam kustom kultur dengan mendirikan sebuah komunitas pecinta motor kustom bersama tiga orang temannya. Genap 15 tahun berdiri di bulan Agustus 2019, komunitas yang diberi nama Street Demon itu kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Well, sebenarnya masih banyak nih hal menarik yang kami bahas bareng Sandi Axietruz. Penasaran? Kuy, tonton video hasil bincang-bincang kami di MLDSPOT TV Season 4 episode 5 dengan tema “Skena Roda Dua”. Nggak usah tunggu lama lagi, lo bisa cari videonya di YouTube Channel MLDSPOT TV. Don’t forget to subscribe and get yourself inspired!

Bagikan
Facebook Twitter Email