Tomorrow People Ensemble: Band Jazz "Baru-Tapi-Lama"

Kalau berbicara tentang musik jazz, sekarang ini sudah semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas. Kalau dulu, banyak yang bilang jazz adalah musik orang tua, kini jazz semakin banyak diminati. Tidak hanya itu, musik jazz di Indonesia juga sudah sangat berkembang, terbukti dengan banyaknya penyanyi jazz muda bermunculan seperti MLD Jazz Project, Eva Celia Lesmana dan masih banyak lagi. Banyaknya festival jazz disetiap kota juga merupakan suatu pembuktian bahwa jazz sudah menjadi salah satu aliran musik favorit di Indonesia.

Kali ini, MLDSPOT akan membahas tentang salah satu band jazz, yang "baru-tapi-lama" yakni Tomorrow People Ensemble atau TPE. Kenapa bisa disebut "baru tapi lama"? Karena walaupun nama ini masih terdengar asing ditelinga, sebenarnya band jazz satu ini telah lama berdiri, dan seluruh personilnya merupakan musisi-musisi jazz papan atas Indonesia yaitu Nikita Dompas pada gitar, Indra Perkasa pada contra bass, Adra Karim pada keyboard dan Elfa Zulham pada Drum.

Pada sekitar tahun 2006 Adra Karim dan Elfa Zulham berangkat ke Belanda, sementara Indra Perkasa berangkat ke Los Angeles pada tahun 2007. Meskipun begitu tidak menjadikan TPE bubar ataupun vakum. Mereka menganggap TPE ini adalah sebuah "rumah", jadi meskipun terpisah, berpetualang ke tempat lain, pada akhirnya akan pulang juga ke rumah juga. Salah satu cara mereka mengembalikan kekompakkan dalam bermain adalah saat awal mula nge-jam, mereka akan bermain secara individu dan mengeluarkan apapun yang ada dipikiran masing-masing sebelum memainkan song-list yang sudah dipersiapkan. "Kita keluarin dulu apa yang ada di otak kita selama 2-3 menit dan menyamakan ritme secara natural, sebagai warming up", Ujar Nikita. Hal ini juga secara rutin dilakukan mereka setiap baru mulai manggung.

Nama Tomorrow People Ensemble ternyata memiliki filosofi nya sendiri, 'Tomorrow People' yang berarti selalu melihat ke depan tanpa menghiraukan masa lalu, dan 'Ensemble' yang berarti sebuah grup dari musisi bermain atau bernyanyi bersama. Mereka menyebut dirinya sebagai 'Retro Future'. Dengan semangat tersebut TPE tampil dengan gaya rock rebel, musik yang menghibur serta menghipnotis siapapun yang menontonnya.

Band ini memang beda banget Urbaners, karena di setiap acara jazz, meskipun mereka menggunakan alat-alat instrumen tradisional jazz, tetapi lagu-lagu yang mereka mainkan kebanyakan bukan merupakan lagu jazz, bahkan mereka lebih sering memainkan lagu-lagu rock seperti lagu dari Led Zeppelin dan juga Nirvana dengan disulap menjadi musik jazz.

Para personil TPE mengakui selain musik jazz yang kental, mereka juga terpengaruh oleh musik rock & roll, blues, reggae, klasik ataupun musik tradisional Indonesia. Nggak heran musik yang dibawakan oleh TPE selalu berbeda dan membuat takjub para penontonnya.