Minang inWrap: Nasi Padang 'On The Go' Ala Burrito

Wednesday, October 2, 2019 - 14:13

Di era digital seperti sekarang, nggak bisa dimungkiri kalau media sosial punya peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal kuliner. Oleh karena itu, tanpa inovasi unik yang mampu mencuri perhatian para netizen, suatu menu atau restorannya sekalipun kemungkinan bisa terkesan ‘B aja’ dan ujung-ujungnya kalah saing dengan kompetitornya.

Di episode 12 kali ini, MLDSPOT punya rekomendasi produk kuliner otentik yang sempat viral di media sosial. Sebagian orang menganggap produk ini sangat inovatif, tapi ada juga yang justru merasa ‘terkhianati’ dengan konsepnya yang ciamik. Terlepas dari itu, buat lo yang ngaku pencinta nasi padang sejati, ada baiknya lo cobain dulu pilihan menunya.

Please welcome Minang inWrap. Sesuai namanya yang catchy, Minang inWrap menghadirkan inovasi berupa nasi Padang yang dibungkus dengan tortilla layaknya burrito atau makanan khas Meksiko. Tujuannya nggak lain dan nggak bukan untuk mempermudah pengalaman menikmati nasi Padang alias agar lebih praktis. So, lo bisa merasakan ‘Padang-to-go experience’ tanpa ribet, kapan pun dan di mana pun. Nggak ada lagi deh yang namanya nggak makan nasi Padang karena takut tangan kotor, Urbaners!

Ide untuk membuat Minang inWrap bermula dari kesukaan salah satu founder-nya, yakni Renzy. Waktu kuliah di Singapura, dia doyan banget makan buritto, tapi lama-lama bosan dengan filling yang itu-itu saja. Renzy kemudian mulai bereksperimen sendiri dengan masakan rumahan yang lebih random, ala-ala warteg gitu deh ceritanya.

Kenapa akhirnya nasi Padang? Well, menurut Renzi, alasannya karena nasi Padang sudah jadi makanan sejuta umat di Indonesia. “Nasi Padang juga comfort food dan rasanya nggak pernah salah,” tambahnya. Setelah brainstorming dengan tiga mantan parternya—yang salah satunya kebetulan pemilik restoran Padang, barulah dia mantap dengan filling nasi padang dan Minang inWrap resmi berdiri pada bulan Desember 2018.

Proses pembuatan Minang inWrap

 

Berinovasi Tanpa Meninggalkan Rasa Asli

So far, Minang inWrap menawarkan empat pilihan menu, yaitu   ) dengan harga Rp30 ribu per porsi. Dua menu favorit saat ini adalah Rendang Wrap dan Dendeng Balado Wrap.

Nggak usah khawatir rasa nasi Padang di tiap menu Minang inWrap bakal kebanting atau terpengaruh sama tortilla-nya. Soalnya, sejak awal Minang inWrap sudah mencari vendor khusus yang bisa memproduksi kulit tortilla setipis mungkin dan dengan rasa tepung yang bahkan cenderung tawar. Balik lagi berhubung tortilla di sini fungsinya hanya untuk pembungkus atau wadah untuk memudahkan lo makan nasi Padang, otomatis rasa nasi Padang-nya yang akan lebih dominan.

Tampilan menu Minang inWrap

Awalnya, Minang inWrap hanya berjualan di bazaar-bazaar sekolah. Seiring berjalannya waktu, review dan rekomendasi secara mouth to mouth serta melalui media sosial dan media-media besar membuat Minang inWrap semakin dikenal. Dalam jangka waktu 8 bulan, Minang inWrap berhasil memiliki 8 ribu followers dengan rata-rata pemesaran 30 wrap per hari. Amazing, right?

Oh iya, sekedar info nih, Urbaners. Customer-nya Minang inWrap nggak terbatas pada individu saja loh. Selain customer perorangan yang datang ke Cipete atau pesan satuan melalui ojek online, ada juga kantor-kantor atau event-event yang biasanya memesan Minang inWrap dalam jumlah banyak sampai lebih dari 100 wrap per order.

Well, untuk selanjutnya, Minang inWrap sebisa mungkin akan lebih banyak melakukan aktivitas di media sosial, baik itu dari segi promosi atau pemesanan. Kedai Minang inWrap di Cipete sifatnya cuma sebagai dapur dan pick up point doang. Minang inWrap pun akan terus berusaha menjaga konsistensi resep filling wrap-nya sambil tetap menghasilkan menu-menu baru supaya para customer-nya nggak bosan.

Renzy sedang supervisi pembuatan Minang inWrap

Di sisi lain, sekarang-sekarang ini Minang inWrap sedang banyak tawaran untuk franchise. Untuk franchise pertama, Minang inWrap sudah buka di kawasan Karawaci. Dalam waktu dekat, Minang inWrap berencana pula untuk mengikuti event kuliner untuk memperkenalkan konsep menunya ke market yang lebih luas.

Gimana, Urbaners? Lumayan ‘kan buat menu makan siang lo? Kalau mau tahu lebih lanjut seputar Minang inWrap, tonton obrolan kami bersama Renzy di MLDSPOT TV Season 4 episode 12 dengan tema “Foodism” di YouTube Channel MLDSPOT TV. Don’t forget to subscribe, and get yourself inspired!

 

Bagikan
Facebook Twitter Email