Komunitas yang konsisten memperkenalkan musik jazz - MLDSPOT

Komunitas yang konsisten memperkenalkan musik jazz

Selain kota pelajar, Yogyakarta juga terkenal sebagai kota seniman. Salah satu yang mendorong lahirnya bakat-bakat hebat di bidang seni adalah banyak komunitas menarik yang memfasilitasi anak-anak muda untuk lebih kreatif.

Jazz Mben Senen merupakan salah satu komunitas musik asal Yogyakarta yang sudah tersohor di seluruh Indonesia. Sesuai dengan namanya, pagelaran musik Jazz kecil-kecilan ini berlangsung setiap Senin malam di pelataran Bentara Budaya Yogyakarta. Hari Senin dipilih karena dianggap merupakan hari yang santai untuk musisi/seniman.

Tidak seperti pertunjukan Jazz umumnya yang diadakan di tempat mewah, Jazz Mben Senen hadir dengan konsep “merakyat”. Pengunjung datang dari berbagai kalangan dan tidak dikenakan biaya. Tapi pengunjung boleh memberikan uang sukarela yang bisa dimasukkan ke kotak sumbangan yang tersedia.

"Jazz Mben Senen bukan lagi komunitas, tetapi sudah seperti saudara sendiri. Hari Senin kalau enggak datang ke sini seperti ada yang kurang," ujar Anggry, salah satu anggota Jazz Mben Senen.

Selain itu, tidak ada aturan atau administrasi keanggotaan yang mengikat di Jazz Mben Senen. Seluruh kegiatan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama. Pengunjung yang datang tidak sekadar menikmati musik. Jika berminat, mereka bisa nge-jam bareng dengan penampil yang ada. 

Jazz Mben Senen bermula dari musisi dan pencinta jazz di Yogyakarta yang membentuk paguyuban Jogja Jazz Club. Mereka rutin menggelar festival Jazz Gayeng saban setahun sekali sejak 1999.

Lantaran waktu pagelaran yang terlalu lama, festival itu pun berevolusi menjadi sepekan sekali dengan nama Jazz Mben Senen. Gelaran ini lahir dalam pementasan Jazz on The Street di Boulevard Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dimulai pada 2007.

 

Sekarang, Jazz Mben Senen selalu hadir setiap Senin malam. Bagi wisatawan penikmat Jazz, jangan lupa jalan-jalan ke Yogyakarta sekalian nge-Jazz bareng pada Senin malam.