Lokananta, Pabrik Piringan Hitam yang Berubah Menjadi Perusahaan Rekaman

Wednesday, February 21, 2018 - 08:45

Sejarah perkembangan musik Indonesia tak lepas dari tempat ini, Urbaners. Lokananta, itulah nama dari perusahaan rekaman ini. Buat lo yang mau datang, lokasinya terletak di Jalan Ahmad Yani 387, Solo atau sekitar dua kilometer dari Stasiun Purwosari.

Sederet musisi kenamaan pernah melakukan rekaman di tempat ini, lho. Seperti maestro keroncong Waldjinah, Gesang, hingga penyanyi yang terkenal dengan lagu-lagu romantisnya, Glenn Fredly.

Urbaners, jauh sebelum itu, Lokananta yang didirikan pada 1956 awalnya bukanlah perusahaan rekaman musik, melainkan pabrik piringan hitam. Awalnya, Lokananta hanya menerima materi siaran RRI dan didistribusikan ke seluruh RRI seluruh Indonesia.

Baru pada 1961 keluar peraturan pemerintah yang menjadikan Lokananta sebagai record label satu-satunya milik negara. Awal mula nama tampat ini adalah Indofox, namun Presiden Soekarno keberatan dengan penamaan tersebut, maka dari itu, ia pun mengganti namanya dengan Lokananta yang berarti seperangkat gamelan dari Kahyangan yang dipercaya bisa berbunyi sendiri dengan merdu.

Karena menjadi satu-satunya record label di bawah negara, perusahaan ini mendapat tugas untuk memproduksi musik-musik tradisional, terutama musik keroncong. Tak hanya musik-musik keroncong, namun Lokananta juga mempunyai banyak koleksi dari audio musik-musik populer.

Jika berkunjung ke sini, Urbaners juga bisa melihat banyak banget koleksi pita. Sedikitnya ada sekitar 5.200 master pita, dan sekitar 30.000 keping dari berbagai genre masih disimpan di tempat ini. Dari sekian banyak master pita yang disimpan, salah satunya adalah piringan hitam dan  master pita dari pidato proklamasi. Tak hanya itu, rekaman resmi lagu Indonesia Raya yang masih berbentuk vinyl dan memiliki 3 stanza masih tersimpan rapi di tempat ini.

Bagikan
Facebook Twitter Email

Seiring berjalannya waktu, pengelola dari Lokananta mencoba beradaptasi dengan zaman, Lokananta kini memiliki akun resmi media sosial untuk mendekatkan diri dengan audiences, khususnya di kawasan Solo.

 

So, buat Urbaners semua yang ingin tau sejarah serta melihat-lihat koleksi-koleksi yang ada di Lokananta bisa langsung berkunjung ke tempat ini.