Museum MACAN, Wadahnya Pencinta Seni Kontemporer Sejati

Wednesday, February 28, 2018 - 14:54

Urbaners, pasti sudah pernah ke Museum MACAN kan?  Mengusung tema Seni Berubah, Dunia Berubah museum ini memiliki 4 bagian, Bumi, Kampung Halaman, Manusia, Kemerdekaan dan Setelahnya, Pergulatan Seputar Bentuk dan Isi serta Racikan Global. 

Museum ini dibuat agar masyarakat, khususnya pencinta seni kontemporer bisa menikmati hasil karya para seniman dunia. Di sini lo bisa lihat 800 hasil karya tangan-tangan seniman dari Indonesia, Asia, Amerika, dan Eropa. Enggak tanggung-tanggung, sejumlah koleksi tersebut dikumpulkan selama 25 tahun.

Di antara ratusan karya tersebut, salah satu yang menjadi primadonanya adalah Infinity Mirrored Room-Brilliance of The Souls. Hasil buatan Yayoi Kusuma, seniman asal Jepang. Saking antrenya lo cuma dikasih waktu 20 detik buat foto di area ini. Melihat cermin yang dipadu dengan LED, air, dan panel kayu yang menjelma jadi karya yang indah. Yang menakjubkan, di sini lo bakal diajak ke dalam hamparan ribuan lampu warna-warni. Karya ini pernah dipamerkan di New York pada tahun 1965 lho.

Ada lagi nih Urbaners, karya dari I Nyoman Masriadi, seorang seniman asal Indonesia yang memiliki pesan kritik sosial lewat karyanya yang berjudul Juling”, dalam lukisannya, I Nyoman menggambarkan manusia bermata juling sedang melihat handphone, lukisan yang dibuat tahun 2005 ini menjadi kritik sosial bagi para pecandu gadget di era sekarang.

Selain itu, lo bisa menikmati keindahan karya seni lainnya di atas bangunan seluas 4.000 meter persegi ini. Bangunan terdiri dari 2.000 meter persegi ruang galeri, 500 meter persegi taman patung indoor, serta area publik.

Bagikan
Facebook Twitter Email

Tertarik, Urbaners? Museum MACAN terletak di AKR Tower, Jalan Panjang Nomor 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Museum buka dari Selasa sampai Minggu, pukul 10.00-19.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp 50 ribu untuk orang dewasa, Rp 40 ribu untuk lansia dan pelajar, serta Rp 30 ribu untuk anak-anak.